MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 07 Juli 2019 10:49
Festival Budaya Banjar Tuai Kritik Tokoh Dayak
BERMAIN API: Komunitas Dayak dari lima provinsi di Kalimantan meramaikan pawai budaya di Jalan Sudirman, kemarin sore. | Foto: Noorhidayat/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Festival Budaya Banjar dan Pariwisata di Siring Nol Kilometer kemarin (6/7) menuai kritik dari tokoh adat. Salah satunya dari Ketua Umum Aliansi Dayak Kalimantan Bersatu, Dehen M Dehek.

"Apa sebenarnya yang mereka inginkan? Ingin mengangkat budaya atau apa sih," protes Dehen. Menurutnya, jika ingin mengangkat budaya daerah, budayawan dan masyarakat adat harus dilibatkan. "Malah semaunya sendiri. Birokrasinya kurang pas," tambahnya.

Dia juga mengeluhkan absennya para kepala daerah. Tak ada pidato sambutan atau seremoni pelepasan. "Misalkan wali kota yang olah gawe, dialah yang mestinya melepas. Masa cuma panitia yang melepas. Kalau pun wali kota sedang sibuk, wakilnya kan ada. Kalau tak bisa juga, baru sekretaris daerah," ujarnya.

Sungguh sayang. Karena Suku Dayak dari Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara berdatangan untuk memeriahkan pawai budaya tersebut.

Komunitas Dehen sendiri menampilkan tari perang. Diwarnai atraksi menyayatkan mandau ke badan. "Itu pesan bahwa Dayak tidak main-main. Anda sopan kami segan. Anda kasar kami hajar," selorohnya.

Festival itu masih satu rangkaian dalam acara Hari Keluarga Nasional ke-26. Kali ini Kalsel ditunjuk menjadi tuan rumah.

Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kalsel, Faisal Rizani mengatakan, festival itu juga diramaikan sejumlah lomba. Seperti menghias becak, sepeda antik, dan karnaval.

"Pesertanya dari semua kabupaten dan kota di Kalsel. Komunitas juga ikut. Kepada tamu-tamu Harganas kami ingin mengenalkan inilah budaya kita," kata Faisal.

Salah satu yang menarik perhatian penonton adalah lomba menghias becak. Menurutnya, lomba satu ini tak hanya menuntut daya kreativitas. "Tapi juga mengajak penarik becak untuk tertib berlalu lintas dan menjaga keindahan kota," tutupnya. (mr-154/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*