MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 07 Juli 2019 10:52
Punya Sampah? Ketimbang Dibuang Mending Ditabung
MASIH BERNILAI: Di Bank Sampah Baimbai, nasabah bisa mengambil tabungannya dua bulan sekali. Setoran sampah dibuka setiap akhir pekan. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Tidak hanya uang, sampah pun sekarang bisa ditabung. Ketimbang mengotori lingkungan, memang sebaiknya diuangkan. Bagaimana caranya? Sekarang di Banjarmasin sudah banyak berdiri bank sampah.

Salah satunya berada di Jalan Kuin Selatan Gang 315 RT 07 No 46. Namanya Bank Sampah Baimbai. Kebetulan, bank sampah itu berada persis di belakang sekretariat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Baimbai.

Salah satu nasabahnya adalah Ahmad Riyad. Dia sebenarnya baru memulai. Baru dua pekan terakhir rajin menabung sampah. Kini rekeningnya sudah terisi Rp25 ribu.

"Sekarang lebih pilih-pilih dalam membuang sampah. Mana yang bisa ditabung, saya simpan. Karena sekarang saya sadar ada sampah yang masih bernilai," ujar Riyad.

Direktur Bank Sampah Baimbai, Risa Amalia menjelaskan, mereka mulai beroperasi sejak 25 Mei lalu. Bank Sampah Baimbai didirikan atas ide Forum Kota Sehat dan Dinas Lingkungan Hidup. Penyetoran sampah dijadwalkan apda hari Sabtu dari jam 3 siang sampai selesai.

"DLH tidak hanya membantu mengeluarkan surat keterangan bank sampah, mereka juga memberikan kalkulator, alat timbangan, dan buku tabungan sampah," terang Risa.

Sampah yang diterima seperti kardus, kertas, botol plastik, besi, bahkan seperti minyak goreng bekas juga mereka terima. "Pada hari pertama kami kewalahan menerima setoran sampah yang membludak. Bahkan ada yang membawa kardus bekas seberat 50 kilogram," kisahnya.

"Hingga sekarang sampah yang paling banyak diterima seperti kertas HVS, kardus, botol, kaleng, dan barang bekas berbahan plastik," jelasnya.

Terkait aturan menabung di Bank Sampah Baimbai, para penabung wajib membawa buku tabungan agar setiap setorannya dicatat. "Uangnya bisa diambil dua bulan sekali. Karena setelah menyetor sampah di sini, kami menyerahkannya lagi ke Bank Sampah Induk. Di sana nanti uangnya dicairkan," pungkasnya. (mr-154/fud/ema)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*