MANAGED BY:
SABTU
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 08 Juli 2019 09:51
Hobi Mahal, Ramai Bergantung Kondisi Perekonomian

Menengok Para Pehobi RC di Banua

Radio Control (RC) Car dalam beberapa tahun terakhir sangat digemari masyarakat. Tak terkecuali di Banua. Pehobi mobil mainan yang dikendalikan menggunakan remote tersebut semakin menjamur.

PROKAL.CO, Radio Control (RC) Car dalam beberapa tahun terakhir sangat digemari masyarakat. Tak terkecuali di Banua. Pehobi mobil mainan yang dikendalikan menggunakan remote tersebut semakin menjamur.

-- Oleh: SUTRISNO, Banjarbaru --

Banyaknya penggemar mobil RC di Kalsel, ditandai dengan hadirnya sejumlah komunitas RC. Salah satunya, RC Aventure Banjarbaru. Komunitas yang beranggotakan sekitar 50 orang tersebut, Minggu (7/7) kemarin menggelar Kejurda Kalimantan RC Adventure Seri 2 di Taman Pintar Banjarbaru.

Di sana puluhan penyuka RC berkumpul, untuk mengikuti event tahunan tersebut. Tampak, berbagai jenis RC beradu kecepatan dan ketangkasan di lintasan yang dibuat layaknya jalur balapan sungguhan: ada gundukan, lubang, bebatuan hingga tebing.

Para peserta tampak kewalahan menaklukkan rintangan yang ada di lintasan. Berulangkali RC mereka keluar dari lintasan. Bahkan, ada yang tergulung dari atas gundukan tanah.

Namun, semakin banyak yang gagal menaklukkan lintasan, suasana tambah ramai. Para penonton terlihat berteriak memberikan semangat untuk peserta.

Ketua RC Adventure Banjarbaru, Fuad mengatakan, kejuaraan RC sengaja mereka gelar untuk semakin memperkenalkan mobil mainan itu ke masyarakat. "Kalau banyak yang tahu, maka pehobinya akan bertambah," katanya.

Tak tanggung-tanggung, Fuad menyebut, kejurda diikuti oleh sejumlah peserta dari luar daerah. Seperti, Palangkaraya, Samarinda, Kotabaru dan Balikpapan. "Pehobinya tersebar di mana-mana, jadi saat ada kejurda banyak peserta dari luar daerah," ucapnya.

Khusus untuk di Kalsel, dia menuturkan RC mulai ramai pada 2012. Namun, trennya cenderung naik turun. "RC ramai tergantung kondisi perekonomian. Kalau ekonomi lemah, yang main menurun. Sebab, main RC disebut sebagai hobi mahal," ungkapnya.

Untuk bisa memiliki RC yang bisa digunakan untuk main di lintasan, Fuad mengungkapkan, harus menyediakan dana Rp15 juta sampai Rp30 juta. "Harga RC yang masih standar 5 sampai 10 jutaan. Modal upgrade-nya yang besar, bisa habis sampai 15 juta," ungkapnya.

Dia menuturkan, upgrade yang harus dilakukan untuk bisa main di lintasan yakni mengganti mesin, velg, ban dan lain-lain. "Yang terpenting itu rodanya, kecepatan, akselerasi dan suspensinya. Karena medan lintasan yang dilalui banyak rintangannya," tuturnya.

Sedangkan, jenis RC yang umum digunakan menurutnya ialah, RC Buggy, short course dan monster truck yang digunakan untuk speed off road (balapan di tanah). Serta, RC Adventure, Rock Crawler dan Rock Racer yang diperuntukkan untuk memanjat batu dan tebing.

Meski jadi hobi mahal, masih ada yang konsisten mengoleksi RC. Salah satunya Pongki. Anggota RC Adventure Banjarbaru ini mengaku punya tujuh unit. Dengan harga bervariasi, dari 10 sampai 20 jutaan.

Pongki mengaku hobi RC sejak 2008 lalu. Hobi itu muncul, karena apa yang bisa dilakukan mobil sungguhan, RC Car juga bisa melakukannya walaupun skalanya berbeda. "Jadi penghobi RC ini kebanyakan penghobi offroad. Sebab, sama-sama harus menaklukkan medan yang berat," katanya.

Modal besar menurutnya sebanding dengan kepuasan yang didapatkan, ketika mobil mainannya mampu melewati rintangan di lintasan. "Puas Mas, bisa melewati gundukan, lubang dan batu besar. Apalagi, ketika RC lain tidak mampu lewat. Tapi, punya kita bisa. Pasti sangat puas," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 November 2019 13:41

Menulis Cerpen di Bengkel Sastra: Belajar Karakter dalam Sebuah Cerita

Balai Bahasa Kalimantan Selatan menggelar Bengkel Sastra, Kamis (21/11) di…

Sabtu, 16 November 2019 11:37

Merajut Harmoni di Hunjur Meratus: Balian Tetap Lestari, Agama Lain pun Berkembang

Jauh dari hiruk pikuk dan keramaian kota, penduduk Desa Patikalain…

Sabtu, 16 November 2019 11:33

Menganut Agama Balian, Kepala Adat Patikalain: Tak Apa-apa Keluarga Pilih Agama Berbeda, Asal Diterapkan Sebaik-baiknya

MALAM mulai merayap di Desa Patikalaian, Jumat (8/11) pekan lalu,…

Sabtu, 16 November 2019 11:26

Sisi Lain Desa Patikalain: Indung Sambi, Sang Legenda Hidup

PENDUDUK Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)…

Sabtu, 16 November 2019 10:59

Margarita, Pejuang Pendidikan Usia Dini dari Pedalaman Hulu Sungai Utara

Bila di kota pendidikan anak usia dini telah menjamur, di…

Kamis, 14 November 2019 10:45

Selamat Jalan Pilar Smart City Banjarbaru

Kota Banjarbaru khususnya di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko) berduka. Kepala…

Selasa, 12 November 2019 11:10

Kisah Polisi Berbagi Bubur Tiap Jumat: Semua Gratis, Bisa Dibawa Pulang

Lengkap berpakaian dinas kepolisian. Tak ketinggalan senjata api menghiasi pinggang,…

Minggu, 10 November 2019 09:57

Tradisi Baayun Maulid di Kubah Basirih: Ada Peserta dari Riau dan Jakarta

Agar anak cepat tertidur, orang tua zaman dulu senang mengayunkan…

Minggu, 10 November 2019 09:25

Lady Fire: Awalnya Malu, Lalu Ketagihan

Namanya saja Lady Fire, jelas menyangkut kaum hawa. Di sini…

Sabtu, 09 November 2019 05:43

Mengunjungi Rumah Perajin Besi di Kuin Selatan: Dipejamkan Sakit, Melek Juga Nyeri

Kuin Selatan terkenal dengan kerajinan besinya. Di perkampungan asli Banjar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*