MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 09 Juli 2019 12:01
Gelombang Tinggi, KSOP Belum Terbitkan Larangan Berlayar
NORMAL: KM Dharma Kartika IX menunggu penumpang naik ke atas kapal di pelabuhan Trisakti Bandarmasih, Senin (8/7) sore. | FOTO: ENDANG SYARIFUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Meski sejumlah perairan mengalami gelombang tinggi, namun Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin masih belum mengeluarkan larang berlayar bagi kapal di Banjarmasin.

“Karena tinggi gelombang baru sekitar 1,25 meter - 2,25 meter, KSOP belum mengeluarkan larang berlayar,” kata Kabag Umum dan Humas KSOP Banjarmasin, Ichsan, Senin (8/7) siang.

Alasannya, tinggi gelombang yang terjadi di laut Jawa masih bisa dilalui kapal-kapal yang berlayar dari pelabuhan Trisakti Bandarmasih menuju Surabaya. Karena ukuran kapal yang cukup besar, mencapai 100 meter, gelombang masih dianggap normal.

“Gelombang setinggi itu masih kita toleransi, sebab masih bisa dilalui,” jelasnya seraya menambahkan kapal-kapal besar yang dimaksudkan seperti Niki Sae milik PT Berlian Lautan Sejahtera (BLS) dan Dharma Kartika XI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang sudah ada mengeluarkan peringatan gelombang tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Perairan selatan Kalimantan gelombang 1,25-2,50 meter (sedang) dan Laut Jawa yang menjadi perlintasan kapal tujuan Banjarmasin-Surabaya.

Rujukan larangan berlayar beber Ichsan, bukan hanya dari KSOP dan BMKG saja, tapi mengumpulkan informasi dari berbagai pihak. “Rujukan bisa dari Lanal, atau juga bisa dari nakhoda kapal. Karena mereka ini yang berada di lautan dan mengalami langsung,” jelasnya.

Dia mengatakan akan melihat kondisi. Jika cuaca atau gelombang di perlintasan kapal yang berlayar dari Banjarmasin - Surabaya memang sudah tinggi, KSOP Banjarmasin akan mengeluarkan larangan berlayar.

“Kalau KSOP sudah mengeluarkan larangan berlayar, itu harus dipatuhi,” jelasnya. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers