MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Rabu, 10 Juli 2019 11:52
'Dengarkan' Curhat Pak Rektor ULM Lewat “Membingkai Bayang-Bayang”
AUTOBIOGRAFI: Buku Membingkai Bayang tulisan Rektor ULM, Sutarto Hadi. | FOTO: FACEBOOK/SUTARTO HADI

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Buku setebal 389 lembar terus dipegang Prof Sutarto Hadi. Cover depan terpampang dirinya memakai jas hitam dengan judul “Membingkai Bayang-Bayang”. Buku ini adalah autobiografi Rektor ULM dua periode itu yang publish pada 24 Juni tadi.

Sutarto bercerita, banyak pertimbangan mengapa dia membuat autobiografi. Dari proses pemilihan rektor, hingga pengembangan ULM sekarang. Meski demikian, isi buku tak melulu soal civitas akademik.

Sutarto juga menulis sosok dirinya yang berangkat dari orang biasa berjuang mendapatkan beasiswa kuliah hingga menjadi seorang guru besar termuda matematika.

“Melalui buku ini saya ingin menyampaikan kepada anak muda, bahwa ketika kita serius dan tekun, kesuksesan akan dicapai,” ucap Sutarto kemarin.

Di dalam buku ini, lulusan University Of Twente Belanda itu mengungkap pemilihan Rektor ULM tahun 2018 tadi yang mengantarkan dirinya terpilih untuk kedua kalinya. Kala itu tudingan-tudingan miring mengenai dirinya, seperti melakukan karantina anggota senat di sebuah hotel hingga mengubah statuta.

“Daripada orang bertanya-tanya dan jadi simpang siur di luar. Saya berpikir dibuat saja buku mengenai apa yang terjadi pada proses pemilihan rektor lalu itu,” katanya.

Sutarto juga menulis proses pemilihan Rektor ULM sebelumnya yang berjalan dramatis hingga dia terpilih periode pertama. “Salah satu tujuan dari buku ini adalah, meluruskan pemberitaan yang terjadi seputar saya,” tukas pria kelahiran tahun 1966 ini.

Selama ini, tulisan-tulisannya di media sosial dinilai netizen menginspirasi. Itulah yang menjadi dorongan kuat Sutarto membuat sebuah buku.

Melalui buku ini, Sutarto juga ingin menyampaikan cerita perjuangan ULM membangun infrastrukur kampus sekarang. Dimana yang paling membanggakan adalah berdirinya 12 bangunan baru melalui Islamic Development Bank (IDB).

Ya, ULM mendapat bantuan sekitar Rp500 miliar lebih. Mendapatkan bantuan ini, tokoh-tokoh ULM diceritakan di buku ini. Salah satunya dirinya yang kala itu menjabat sebagai Wakil Rektor II.

Hanya berbekal selembar kertas dari salinan buku biru Bappenas, Sutarto mengkiuti rapat di kementerian pada 2010 akhir.

Alih-alih kabar baik akan mendapatkan bantuan tersebut, dirinya malah “disemprot” oleh Sekretaris Dirjen Dikti. Pasalnya, Perguruan Tinggi Negeri lain sudah siap dengan proposal mereka, sementara dia hanya membawa selembar kertas.

“Saya ketika itu malah disuruh keluar dan disebutkan, kalau tak siap, ULM ditinggal saja. Perasaan saya langsung tak enak. Untungnya saya masih bisa menahan diri. Kalau saya keluar maka hilang kesempatan ULM mendapat dana bantuan itu,” cerita Sutarto yang dikutipnya dari buku.

Cerita ini sebutnya merupakan yang paling ingin disampaikan kepada pembaca untuk kemajuan ULM hingga sekarang. “Ini sejarah bagi ULM, dan patut diketahui semua orang bagaimana perjuangan untuk mengembangkan ULM,” tuturnya.

Sebagai guru besar matematika, Sutarto juga menceritakan kondisi pendidikan matematika di tanah air. Dimana, mata pelajaran matematika masih menjadi momok bagi anak-anak. “Di dalam buku juga saya tulis cara guru matematika mengajar,” tukasnya.

Menariknya, untuk menerbitkan buku itu, Sutarto sempat menemui kendala. Kala itu, dia datang membawa naskah yang sudah diketik kesebuah penerbitan nasional. Rupanya, hari itu sedang libur, hanya ada sekuriti.

Untungnya ada salah seorang karyawan. Sutarto pun menitipkan naskah dan kartu nama kepadanya. Sutarto baru sadar, kontaknya di kartu nama tersebut sudah tak aktif lagi. Seminggu kemudian ada editor dari penerbit yang menghubunginya bahwa sudah menerima tulisan dirinya.

“Saya juga kaget, dia dapat dari mana kontak saya. Rupanya editor ini adalah editor handal. Dia juga editor buku Dahlan Iskan,” ujar Sutarto Hadi.

Melalui buku ini, Sutarto mengatakan dia ingin orang-orang mengenal ULM.

“Saya ingin ULM menyebar kemana-mana, dan semua orang tahu dengan ULM,” sebutnya yang mengaku sudah memiliki agenda launching buku. Yakni sekitar pada bulan Agustus mendatang.

“Sekaligus nanti buku ini dibedah. Alhamdulillah banyak testimoni menarik dari rekan-rekan mengenai buku ini,” tutupnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*