MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 11 Juli 2019 10:18
Pemkab Tanah Bumbu
Bupati Hadiri Peluncuran Paparazi
MAKANAN BERGIZI: Penyerahan menu makanan bergizi oleh Ketua TP-PKK Tanbu Hj Sadariah (kiri) didampingi Bupati Tanbu H Sudian Noor kepada ibu hamil. (Foto Karyono/Radar Banjarmasin).

PROKAL.CO, BATULICIN - Bupati Tanbu H Sudian Noor menghadiri Peluncuran Penanganan Pencegahan Stunting melalui Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sadar Gizi (Paparazi).

Peresmian program tersebut dilaksanakan di Aula Puskesmas Batulicin, Selasa (9/7) dan dihadiri Ketua TP-PKK Tanbu Hj Sadariah, Kepala Dinas Kesehatan H M Damrah, dan 59 ibu hamil dari 7 desa dan 2 kelurahan di wilayah Kecamatan Batulicin.

Paparazi merupakan inovasi dari Puskesmas Batulicin dalam rangka penanganan pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Batulicin.

Inovasi Paparazi diprakarsai oleh Kepala Puskesmas Batulicin drg S Puji Lestari dan dilatarbelakangi upaya pemerintah untuk menekan serta mencegah terjadinya kasus stunting di Tanbu.

Bupati Tanbu H Sudian Noor mengatakan kesehatan ibu hamil menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena merekalah yang melahirkan generasi Tanah Bumbu yang menjadi penerus pembangunan daerah.

Terkait inovasi Paparazi, bupati berharap bisa diterapkan di lingkungan tempat tinggal ibu hamil sehingga setiap hari asupan gizi mereka tercukupi dan bayi yang lahir tidak stunting. “Inovasi ini sangat bagus dalam rangka meningkatkan gizi keluarga sehingga mampu mencegah stunting,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Batulicin drg S Puji Lestari, mengatakan salah satu faktor penyebab anak menderita stunting yaitu kurangnya asupan gizi saat ibu hamil. Dilatarbelakangi hal itulah maka ia meluncurkan inovasi pemanfaatan pekarangan rumah sadar gizi (Paparazi) agar asupan gizi ibu hamil terpenuhi.

“Sasaran inovasi Paparazi ini adalah pekarangan rumah ibu hamil ditanami sayur dan buah-buahan dengan harapan hasilnya dikonsumsi oleh ibu hamil sehingga berdampak pada kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya,” paparnya.

Dia berharap Paparazi ini dapat menginspirasi pemerintah desa untuk membuat peraturan yang mewajibkan setiap warga menanam sayur di halaman rumah ibu hamil.

Menurut Puji, banyak manfaat yang bisa dicapai dengan adanya Paparazi ini. Diantaranya manfaat bagi Puskesmas yaitu meningkatnya cakupan status gizi masyarakat, mencegah kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas, dan meningkatnya capaian standar pelayanan minimal.

Sedangkan manfaat bagi stakeholder yaitu meningkatnya status kesehatan desa dan kelurahan, mewujudkan Kecamatan Batulicin Sehat, dan menekan dan mencegah kasus stunting di Tanbu.

Sedangkan manfaat bagi masyarakat adalah mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pangan bergizi untuk di konsumsi keluarganya, mengurangi pengeluaran keluarga, mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis makanan bergizi bagi keluarga, meningkatkan pendapatan keluarga dan meningkatkan status gizi keluarga. (kry/ij/ram)


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 12:21

Parkir Baru Bandara Syamsudin Noor, Bisa Tampung 1.524 Mobil dan 720 Motor

Sebentar lagi terminal baru Bandara Syamsudin Noor akan beroperasi. Dengan…

Kamis, 21 November 2019 12:19

Lawan Petahana, Denny Optimis Dapat Perahu

BANJARMASIN – Meski belum mendapat kepastian tiket untuk maju di…

Kamis, 21 November 2019 12:16

Jadi Biang Macet, Warga Diminta Maklumi Proyek Jembatan Sungai Lulut

BANJARMASIN – Jembatan Sungai Lulut yang menjadi biang kemacetan di…

Kamis, 21 November 2019 12:11

Cinta dan Restu Orang Tua Saja Tak Cukup, Mau Menikah Harus Bersertifikat Dulu, Juknisnya Sedang Ditunggu

BANJARBARU - Mulai tahun 2020, menikah tak cukup hanya bermodalkan…

Kamis, 21 November 2019 12:02

Syarat CPNS: Prodi Tidak Harus Terakreditasi

BANJARBARU - Kabar gembira bagi pendaftar CPNS 2019 yang belum…

Kamis, 21 November 2019 11:55

Buku Soal CPNS Laris Manis, Banyak Toko Kehabisan Strok

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 membawa berkah bagi…

Kamis, 21 November 2019 11:51

BAHAYA..! Jembatan Kuin Mulai Miring, Pagar Tampak Rapuh, Besi Banyak Lepas, Papan Ulin Renggang

BANJARMASIN - Kampung Kuin terkenal berkat objek wisata religinya. Yakni…

Kamis, 21 November 2019 11:44

Proyek Rehab Pasar Tungging Terlambat, Masih Menunggu Pemindahan Tiang PLN

BANJARMASIN - Tiang-tiang penyangga rangka atap Pasar Tungging sudah mulai…

Kamis, 21 November 2019 11:40

IRONI..! Di Kota Seribu Sungai, Tak Ada Armada Pengangkut Sampah Sungai

BANJARMASIN - Dijuluki Kota Seribu Sungai, sayangnya, masih banyak sampah…

Kamis, 21 November 2019 11:35

14 Miliar untuk BPJS Warga Miskin, Dinsos Jadi Penjaga Gawang

BANJARMASIN - Pemko mengalokasikan Rp14,1 miliar untuk pembayaran iuran BPJS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*