MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 12 Juli 2019 11:09
9 Santriwati Sudah Mengaku Dicabuli Oknum Pimpinan Pesantren ini
Ahmad Junaidi Mukti

PROKAL.CO, BARABAI - Perjalanan tersangka kasus tindak asusila pencabulan Ahmad Junaidi Mukti (61), belum berakhir meski yang bersangkutan sudah ditangkap. Belakangan, ada lagi yang mengadukan perbuatan bejat oknum pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) itu.

Kapolres HST, Ajun Komisaris Besar Polisi Sabana Atmojo, melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Iptu Sandi, mengungkapkan pihaknya kembali menerima pengaduan dari keluarga korban.

“Ya, ada penambahan. Yang semulanya tujuh korban, kini bertambah dua orang. Total, jadi sembilan korban. Keduanya berasal dari luar daerah,” ungkapnya, ketika ditemui Radar Banjarmasin (11/7).

Berkas perkara Junaidi sendiri telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri HST pada 27 Juni lalu. Namun, setelah mempelajarinya, kejaksaan mengembalikan berkas tersebut ke penyidik untuk dilengkapi. Dalam ekspose internal kejaksaan, masih ada kekurangan pada berkas, atau P18.

“Sesuai dengan ketentuan, bila berkas perkara perlu dilengkapi maka kami selaku Kejaksaan harus mengembalikannya disertai dengan petunjuk,” urai Kepala Kejaksaan Negeri HST, Wagiyo Santoso, didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Nyoman Suji Agustina Aryartha.

Wagiyo Santoso mengatakan Junaidi sendiri bisa dituntut dengan pasal tentang perlindungan anak yang ancaman hukuman penjaranya 15 tahun, dan juga dikenai pemberatan ancaman hukuman yakni sepertiga dari ancaman pokok atau bertambah 5 tahun.

“Pemberatan di dalam undang-undang yang dimaksud, mengingat pelaku yang seharusnya memberikan perlindungan dan memberikan pendidikan, tetapi justru melakukan tindak pidana terhadap anak,” tuntasnya.

Kasus ini sendiri terungkap berkat adanya laporan dari keluarga korban berinisial pada 9 Mei lalu. Polres HST dengan tanggap melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi hingga akhirnya menetapkan Ahmad Junaidi Mukti sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan, pada 23 Mei lalu. (war/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:43

Rahman Bernyanyi, Nyamuk Cs Pemilik Paket Sabu Ditangkap

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan Polres Hulu Sungai Utara,…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:39

Sembunyi Sepekan, Residivis Dibekuk

BANJARBARU - Berhasil selama kurang lebih sepekan bernafas lega. Pelarian…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:54

Larangan Parkir Tak Ditaati, Komisi III: Dishub Jangan Kendor

BANJARMASIN - Larangan parkir apalagi bongkar muat di Jalan Pangeran…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:42

Dua Sahabat Terjerat Sabu

BANJARMASIN - Dua warga Alalak Selatan ditangkap personel Polsekta Banjarmasin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:38

Sepekan Ditangkap 45 Tersangka

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk sebanyak…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:50

Pembunuh di Terminal Cangkring Terungkap

RANTAU – Akhirnya, peristiwa berdarah yang menewaskan Rahmat Hidayat (31),…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:47

Pembakar Lahan Langsung Ditahan

AMUNTAI – Anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menangkap pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*