MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 16 Juli 2019 11:19
Padat Lalu Lintas, Sudimampir Bakal Dipasangi Pelican Crossing
TAK PERNAH SEPI: Ciri khas Jalan Pangeran Samudera adalah lalu-lalang pedagang dan pembeli yang menyeberangi jalan. Foto diambil di depan Masjid Noor. | Foto: Fahriadi Nur/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dinas Perhubungan Banjarmasin bakal memasang pelican crossing di kawasan Pasar Sudimampir Raya. Tepatnya di Jalan Pangeran Samudera dan Jalan Hasanuddin HM.

Dikenal sebagai pusat perdagangan, kawasan itu padat lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki. Pedagang dan pembeli hilir mudik. Hal itu dibeberkan Kepala Dishub Banjarmasin Ichwan Noor Chalik.

Di Jalan Pangeran Samudera, PCTL (Pedestrian Light Controlled Crossing) ini akan dipasang di zebra cross depan Masjid Noor. Sedangkan di Jalan Hasanuddin HM, ditaruh antara area parkir dan Pasar Sudimampir. "Di kawasan ini rawan sekali terjadi kecelakaan. PCTL ini untuk antisipasi," ujar Ichwan.

Ini bukanlah pelican crossing pertama di Banjarmasin. Fasilitas serupa sudah dipasang di Jalan Sudirman. Persisnya di depan gerbang utama Masjid Sabilal Muhtadin.

Bedanya, pelican crossing itu dipasang Kementerian Pekerjaan Umum. Bersamaan dengan pembangunan Siring Sudirman.

Rencana ini sebenarnya sudah mengendap cukup lama. Dishub sempat mengajak kerja sama seorang pengusaha reklame di Banjarmasin. "Hingga kini belum ada kabar. Jadi kami putuskan untuk memasang sendiri," imbuhnya.

Kapan dipasang? Ichwan belum bisa memastikan. "Kajiannya masih didalami," tukasnya.

Selain di kawasan masjid raya dan Pasar Sudimampir, lokasi depan kampus Universitas Lambung Mangkurat juga masuk kajian. "Tapi prioritas kami kedua titik itu dulu," tambahnya.

Perihal pelican crossing di depan masjid raya yang sepi pengguna, Ichwan mengakui posisinya kurang pas. Lantaran terlalu berdekatan dengan perempatan lampu merah Jalan Lambung Mangkurat.

"Kondisinya masih bagus, tapi tak ada yang menggunakannya. Bisa saja nanti dipindahkan ke Jalan Samudera atau Hasanuddin," pungkasnya.

Pelican crossing menyediakan tombol manual di kedua sisi jalan. Dengan menekannya, pejalan kaki bisa menyalakan lampu merah untuk meminta pengendara berhenti. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 03:23

Pemko Pikirkan Pakaian Honorer, Jenis dan Warnanya Digodok Bagian Organisasi

BANJARMASIN - Terkait pakaian tenaga kerja honor di lingkungan Pemko…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:20

Uji Coba BRT Tambahan, Nanti Bisa ke Bandara Naik BRT

BANJARMASIN - Tambahan Bus Rapit Transit (BRT) sudah terealisasi. Lima…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:18

CAT Seleksi Panwascam Tala

PELAIHARI - Sebanyak 183 peserta seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:17

Calon Independen Ramaikan Balangan

PARINGIN – Pilkada 2020 Balangan bukan cuma dimeriahkan bakal calon…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:09

Pentas Seni untuk Donasi Kebakaran Sebuku

BANJARBARU - Pemandangan taman air mancur di depan Minggu Raya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:07

Masih Masuk Musim Peralihan

BANJARBARU - Kerap diguyur hujan beberapa waktu terakhir. Banyak warga…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:06

Penerangan Bundaran Palam Dikeluhkan

BANJARBARU - Meski tergolong kawasan yang cukup ramai. Namun areal…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:00
Parlementaria Balangan

Raperda Inisiatif Penghargaan Bagi Pendiri Balangan Disepakati

PARINGIN - Raperda inisiatif tentang pemberian penghargaan bagi para pendiri…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:56

Makin Merajalela, Tambang Liar di Hutan Tabalong

BANJARBARU – Meski sudah pernah dirazia oleh instansi terkait, pertambangan…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:51

PT. Barito Putera Plantation Tunggu Mediasi Pemda

MARABAHAN - Terkait pemblokiran jalan lahan sawit PT Barito Putera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.