MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 17 Juli 2019 10:16
Golkar Kalsel Pilih Airlangga
Golkar Kalsel | Foto: Jawapos.com

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kepastian waktu pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019 belum juga jelas. Namun dukung-mendukung calon ketua umum (ketum) membuat fungsionaris DPP dan DPD terbelah. Ada yang menyokong Airlangga Hartarto dan sebagian lagi membuat blok ke Bambang Soesatyo. Lalu ke mana arah dukungan Golkar di Kalsel?

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel Supian HK menegaskan, pihaknya sudah menentukan pilihan untuk Munas. Golkar Kalsel mendukung Airlangga Hartanto untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin itu.

Menurut Supian, kepemimpinan Airlangga cukup baik dan membuat banyak kemajuan. Di bawah kepemimpinan pria yang saat ini menjabat Menteri Perindustrian itu, suara Golkar naik dari 6 persen menjadi 13 persen dalam pemilu lalu.

Berdasarkan perhitungan hasil konversi perolehan suara menjadi kursi di DPR RI, Partai Golkar juga memperoleh 85 kursi, di bawah PDI Perjuangan yang memperoleh 129 kursi. Sedangkan Partai Gerindra berada di urutan ketiga dengan perolehan kursi sebanyak 78 kursi.

Capaian itu sebut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalsel itu, adalah sebuah prestasi luar biasa. “Kami juga tak sembarangan menentukan pilihan. Evaluasi atas kinerja beliau sudah kami lakukan,” terangnya yang mengatakan dukungan kepada Airlangga sudah bulat. “DPD Partai Golkar Kalsel tak lagi mengubah pilihan. Tetap suara kepada Airlangga,” tegas Supian HK kemarin.

Jika nanti Airlangga kembali menduduki Ketua Umum Partai Golkar, pihaknya berharap pada pemilu 2024 mendatang, Golkar akan memenangi suara secara nasional. “Jika ya, Golkar bisa mengusung kader sendiri menjadi presiden,” tandasnya.

Sementara itu, Bambang Soesatyo mengatakan gelombang dukungan untuk dirinya semakin bertambah. Dia mengklaim telah mengumpulkan 400 dukungan DPD se-Indonesia. Dia optimistis dukungan akan terus bertambah. ’’Dukungan nambah terus tiap hari,” kata politisi yang beken disapa Bamsoet, baru-baru tadi.

Ketua DPR itu lantas meminta Airlangga Hartarto sebagai kompetitornya bersaing dengan sehat. Bahkan menantang untuk free fight alias tarung bebas. ’’Saya mendorong untuk free fight. Ketum Golkar harus lahir dari munas yang demokratis,” imbuhnya.

Dia bilang, penentuan ketua umum tidak boleh terjadi karena aklamasi. Nah, indikasi ke arah itu, akunya, kini sedang terjadi. ’’DPD seolah-olah digiring mendukung satu calon sehingga muncul aklamasi. Dalam budaya Golkar itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Ketua DPP Golkar Bidang Humas dan Penggalangan Opini Tubagus Ace Hasan Syadzily memaklumi kondisi tersebut. Dikatakan, suhu persaingan calon ketua umum yang panas sudah biasa terjadi di tubuh Golkar. ’’Ini budaya demokrasi di tubuh Golkar. Setelah ini kan akan bersatu lagi,” ujar Ace Hasan.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, baik Bamsoet atau Airlangga pasti akan meminta restu Presiden Jokowi. Sebab dukungan presiden, papar dia, sangat menentukan arah dukungan. ’’Ketum terpilih sangat tergantung arah lirikan Pak Jokowi,” ujar Burhanuddin.

Disampaikan, sejarah Golkar selalu berada dalam barisan kekuasaan. Selalu ikut dalam gerbong pemerintah. Sehingga bakal selalu lengket dalam rezim pemerintah. ’’Jangan lupa, sejarah partai ini kan memang lahir dari rahim kekuasaan,” bebernya. Sebagai partai berpengalaman, fungsionaris Golkar juga akan melihat keuntungan politik. Terutama output 2024 nanti.

Di sisi lain, Munas Golkar sebaiknya juga harus mengevaluasi penurunan suara partai di pemilu 2019. Termasuk penurunan suara di basis Indonesia Timur.

Burhanuddin menilai, salah satu sebabnya karena ada beberapa tokoh yang loncat ke partai lain. Salah seorang tokoh yaitu Syahrul Yasin Limpo yang kini berlabuh ke Nasdem. ’’Ini salah satu penyebab turunnya suara Golkar di Indonesia Timur. Dampaknya banyak pemilih tua yang beralih pilihan,” papar Burhanuddin Muhtadi. (mof/mar/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 08:58

Cafe SIM: Menunya Unik, Tak Masalah Melayani Perpanjangan SIM di Malam Hari

BANJARBARU - Kabar gembira bagi masyarakat Kota Banjarbaru, yang selalu…

Senin, 26 Agustus 2019 08:49
Pemko Banjarbaru

Gotong Royong Bersihkan Sungai di Mentaos

BANJARBARU - Di tengah-tengah kesibukannya, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H…

Senin, 26 Agustus 2019 08:41
Pemkab Tanah Bumbu

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BATULICIN - Penyuluh Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan praktik mengolah…

Senin, 26 Agustus 2019 08:39
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Tiba dari Tanah Suci

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor bersama istri…

Senin, 26 Agustus 2019 08:38
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Sosialisasikan MHA

BATULICIN - Pemkab Tanbu melakukan Sosialisasi tentang Masyarakat Hukum Adat…

Minggu, 25 Agustus 2019 15:21

Semangati Petani, Paman Birin Bagikan Sepeda dan Alat Pestisida

BANJAR - Sebagai bentuk syukur atas melimpahnya hasil panen padi,…

Minggu, 25 Agustus 2019 14:51

Simpang LIK LA Darurat Traffic Light

BANJARBARU - Angka kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru cenderung tinggi.…

Minggu, 25 Agustus 2019 11:38

Pungut Sampah Plastik di CFD, Alfamart Dukung Gerakan Bebas Kantong Plastik

BANJARBARU - Puluhan orang berbaju merah terlihat memungut sampah plastik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:38

Dibantu Yusril Ihza Mahendra, Silo Group Gagalkan Upaya Pemprov Cabut Izin Tambangnya di Kotabaru

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel harus menelan pil pahit. Karena, upaya…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:31

Tarik Menarik Posisi Bupati: Wacana Koalisi PDIP-Nasdem di Kotabaru

KOTABARU – Politik di Saijaan makin dinamis. Para tokoh politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*