MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 18 Juli 2019 11:17
Sungai Tercemar, Anggaran Minim
BAHAS LINGKUNGAN: Suasana sosialisasi Program Kali Bersih (Prokasih) di Hotel Roditha, Banjarbaru, Rabu (17/7).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Banyaknya jamban apung di Kalsel menjadi penyebab utama sungai tercemar bakteri E-Coli. Akibatnya, masyarakat yang bermukim di sekitar sungai mudah terkena penyakit. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel untuk menanggulanginya. 

Karena dinilai semakin membahayakan, DLH Kalsel mulai melakukan upaya demi mengurangi akibat bakteri E-Coli di Kalsel.

"Salah satu program yang akan kami lakukan adalah dengan menyosialisasikan Program Kali Bersih (Prokasih). Sebelum action, kami mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk membahas Prokasih," ujar Ahmad Dadang, Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan DLH Kalsel di sela-sela sosialisasi Prokasih di Hotel Roditha, Rabu (17/7).

Ditambahkan Dadang, dalam program sosialisasi tersebut, DLH Kalsel mengundang beberapa pakar pencemaran lingkungan dan sungai.

"Antara lain Kepala Seksi Beban Pencemaran Direktorat Pengendalian dan Pencemaran Air Kementerian Lingkungan Hidup RI, Safrudin dan akademisi lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof DR Ruslan," paparnya.

Selain itu, DLH Kalsel juga mengundang perwakilan Bappeda Kalsel untuk membahas anggaran yang diperlukan Prokasih.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap akan terjalin sinergisitas yang baik dengan semua pihak. Sehingga, Prokasih bisa berjalan dengan mulus demi kebersihan sungai di Kalsel," sebutnya.

Untuk diketahui, biaya yang diperlukan dalam merehabilitasi sungai-sungai di Kalsel dari pencemaran sangat besar.

“Namun, untuk saat ini DLH Kalsel hanya dapat anggaran senilai Rp400 juta. Jumlah anggaran tersebut tentunya sangat minim. Pasalnya sungai-sungai tercemar di Kalsel sangat banyak dan beberapa diantaranya sudah parah dan mengkhawatirkan,” tandasnya.(oza/ema)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 10:54

Teroris Berpotensi Masuk ke Kalsel, TNI-Polri dan Pemda Gelar Apel Kesiapsiagaan

Suara ledakan berulang kali terdengar di Lapangan Mako Satuan Brimob…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:50

SDM Jadi Fokus Pembangunan Kalsel 2020

BANJARMASIN – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPBD) Pemprov…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:46

LOWONGAN CPNS: Kalsel Siapkan 1.900 Kursi

BANJARMASIN – Pemerintah menyediakan 100 ribu kursi untuk calon pegawai…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:40

Kaltim Kandidat Ibukota Indonesia, Jokowi: Masih Tunggu Kajian Lagi

BANJARMASIN – Meski Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:37

Tunggu Usulan Ketua DPRD Sementara

BANJARMASIN - Pemenang pileg April tadi bakal dilantik 9 September…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:28

Jabatan Berakhir, Mobil Dinas Anggota Dewan Ditarik

BANJARMASIN - Masa jabatan anggota DPRD Kalsel akan berakhir. Semua…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:15

Banjarmasin Segera Punya Bus Trans, Target Beroperasi: Tahun 2020

BANJARMASIN – Bus Trans Banjarmasin mulai diwujudkan. Namun, bertahap. Dinas…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:49
SMK PP Negeri Banjarbaru

PWMP 2019, SMKPP N Banjarbaru Bentuk 15 Kelompok Baru

Banjarbaru - Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) SMK-PP Negeri…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:29

Demo Mahasiswa UIN: Ini Universitas, Bukan Pasar!

BANJARMASIN – Demo dilakukan puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:27

Putar Balik Makin Jauh, U-Turn VDP dan PJR Bakal Ditutup

BANJARBARU - Arus lalu lintas (lalin) di Kota Banjarbaru kian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*