MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 18 Juli 2019 12:13
Atasi Kebakaran Hutan, Aqua Anjurkan 5 Jurus Komunikasi
Pakar komunikasi dan motivator, Aqua Dwipayana. | Foto: unp.ac.id

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai kawasan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan. Bagaimana pemerintah menyikapinya? Terutama untuk daerah rawan seperti Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut dan Tapin.

Kasubdit Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel S Dinarja mengaku optimis bisa mengadang bahaya karhutla. Langkah tanggap darurat telah dilakukan, seperti mendirikan posko-posko penanganan karhutla.

"Ada lima posko di lima daerah potensi karhutlanya besar," ujarnya kemarin (17/7) di sela pertemuan pembekalan karhutla di Hotel Aria.

Paling disorot adalah kawasan Guntung Damar dan Liang Anggang di Banjarbaru dan Bati Bati di Tanah Laut. "Guntung Damar adalah fokus utama. Karena berdekatan dengan objek vital Bandara Syamsudin Noor," sebutnya.

Pos pemantau lalu didirikan dekat Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Sementara, 140 personel gabungan telah dibekali peralatan. Seperti mesin penyemprot air dan busa, plus baju tahan api.

Sementara itu, pakar komunikasi dan motivator Aqua Dwipayana menambahkan, karhutla adalah masalah menahun yang terus berulang. Ironisnya, dampaknya sampai terasa ke negara tetangga.

Apa masalahnya? Aqua menunjuk komunikasi yang bermasalah. Dia yakin, jika masalah ini berhasil diurai, risiko dan ongkos penanganan bencana bisa lebih murah. "Semua yang terjadi karena masalah komunikasi saja," tegasnya.

Maksudnya, pendekatan ke masyarakat. Sebelum berkomunikasi, pelajari dulu budaya dan kearifan lokal setempat.

"99 persen karhutla akibat ulah manusia. Sumber masalahnya pada manusia. Artinya lebih gampang mencegahnya. Yang penting, kita tahu siapa dan sebelum mereka beraksi sudah dicegah. Jika bandel, baru ditindak tegas agar jera," jelasnya.

Dia menyarankan aparat menggunakan jurus komunikasi. Yakni respek, empati, bahasa yang mudah dimengerti dan sederhana, plus rendah hati.

"Insya Allah, apa yang diinginkan bisa diperoleh. Karena pendekatan komunikasi lebih efektif daripada pendekatan senjata. Dampak positifnya juga tahan lama. Pendekatan senjata mungkin tampak cepat. Tapi akan membuat korban terluka batin secara mendalam," pungkas Aqua. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 11:53

4 Nama Pimpinan DPRD Kalsel Tunggu Disahkan

BANJARMASIN - Empat nama calon pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel…

Selasa, 17 September 2019 11:48

Di HST, Tiga Calon Sudah Mengambil Formulir

BARABAI - Para politisi mulai berebut tiket PDI P untuk…

Selasa, 17 September 2019 11:44

IP Jeblok, Beasiswa Ditarik

BANJARMASIN - Mahasiswa penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leade (IBFL)…

Selasa, 17 September 2019 11:41

Tak Selicin Trotoar Lama

BANJARMASIN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin…

Selasa, 17 September 2019 11:30

Hoax Sekolah Masuk Jam 9: Disdik Tegaskan Tak Pernah Sebar Kabar Lewat WA

BANJARBARU - Sejak Senin (16/9) pagi. Beredar pesan di aplikasi…

Selasa, 17 September 2019 11:27
Pemko Banjarbaru

Walikota Instruksikan SKPD Piket Karhutla

BANJARBARU - Naiknya status Karhutla dari Siaga ke Darurat membuat…

Selasa, 17 September 2019 10:57

PARAH..!! Bolos Kerja, 43 PNS Terjaring Razia

SATPOL PP merazia PNS yang keluyuran pada jam kerja di…

Selasa, 17 September 2019 10:50

Hibah Dana Pilkada Pertama Diteken

BANJARMASIN - Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur meneken perjanjian hibah…

Selasa, 17 September 2019 09:59

Paman Birin Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Dayak Pitap

BALANGAN- Perhatian Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam melestarikan kearifan…

Selasa, 17 September 2019 09:43
Pemko Banjarbaru

Kemah Bhakti Milenial dan MBL Sukses Digelar

BANJARBARU - Kegiatan Kemah Bhakti Milenial di lapangan di Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*