MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10
Cegah Karhutla Pakai Cara Baru
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Titik -titik hotspot sudah mulai bermunculan di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel). Pemerintah pusat dan daerah mulai bergerak mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, ratusan personel TNI/Polri b siap diturunkan untuk melakukan pencegahan.

“Khusus di Kalsel personel yang akan diturunkan TNI sebanyak 500 orang, Polisi 205 orang,” ungkap Staf Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pusat, Mayor Jenderal Purnawirawan (Mayjen Purn) Komarudin usai membuka Satgas Patroli dan Pemadaman Darat dalam Rangka Penanganan Karhutla Tahun 2019 di Kalsel, di Aria Barito, baru-baru tadi.

Di lapangan, para personel TNI/Polri juga akan dibantu masyarakat yang menjadi mitra untuk pengendalian Karhutla. Jumlahnya sebanyak 310 orang. “Total yang diturunkan untuk pencegahan ini sebanyak 1.012 orang,” sebutnya.

Ratusan personel itu akan ditugaskan di sejumlah kabupaten yang menjadi kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan. Di daerah, para personel akan membaur dan memberikan imbauan pencegahan kepada masyarakat. Mereka juga akan melakukan patroli untuk melihat titik-titik api dan melaporkan kepada Satgas masing-masing. Pelepasan personel digelar 29 Juli mendatang.

Komarudin mengatakan dengan berbaur bersama masyarakat, pola penanganan karhutla saat ini mengalami perubahan. Dia menilai penerapan pola penanggulangan yang dilakukan selama ini tidak menyentuh akar permasalahannya.

“Menurut tokoh agama, masyarakat dan pemuda penyebabnya ternyata karena ulah manusia, makanya manusia itu yang kita ajak bersama-sama melakukan pencegahan,” ucapnya.

Kepala BPBD Kalsel Wahyuddin menyebut, berdasarkan tahun 2018, kabupaten yang sering terjadi karhutla adalah Kabupaten Tapin, Banjar, Banjarbaru, Batola, Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan (HSS).

Namun belakangan ini titik hotspot yang terekam hanya ada di tiga kabupaten/kota. Tala, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Yang terbakar pun bukan hutan dan lahan melainkan batu bara. “Itu kejadian alam, bukan pembakaran yang disengaja,” katanya.

Menurut Wahyudin, Karhutla di Kalsel ini cukup unik. Meski titik api cepat bermunculan, tapi cepat juga dipadamkan. Hal ini karena banyak Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) ikut membantu memadamkan. “Orang pusat saja heran, potensi hot spot tinggi tapi titik api malah sedikit,” katanya.

Titik api yang ada saat ini jumlahnya tidak banyak. Hanya berjumlah 30 titik api. “Paling banyak ada di Tapin,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 08:39
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Tiba dari Tanah Suci

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor bersama istri…

Senin, 26 Agustus 2019 08:38
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Sosialisasikan MHA

BATULICIN - Pemkab Tanbu melakukan Sosialisasi tentang Masyarakat Hukum Adat…

Minggu, 25 Agustus 2019 15:21

Semangati Petani, Paman Birin Bagikan Sepeda dan Alat Pestisida

BANJAR - Sebagai bentuk syukur atas melimpahnya hasil panen padi,…

Minggu, 25 Agustus 2019 14:51

Simpang LIK LA Darurat Traffic Light

BANJARBARU - Angka kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru cenderung tinggi.…

Minggu, 25 Agustus 2019 11:38

Pungut Sampah Plastik di CFD, Alfamart Dukung Gerakan Bebas Kantong Plastik

BANJARBARU - Puluhan orang berbaju merah terlihat memungut sampah plastik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:38

Dibantu Yusril Ihza Mahendra, Silo Group Gagalkan Upaya Pemprov Cabut Izin Tambangnya di Kotabaru

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel harus menelan pil pahit. Karena, upaya…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:31

Tarik Menarik Posisi Bupati: Wacana Koalisi PDIP-Nasdem di Kotabaru

KOTABARU – Politik di Saijaan makin dinamis. Para tokoh politik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:29

Berangkat Haji Sendiri, Nini Kayuh Meninggal di Pesawat

RANTAU - Duka mendalam diterima keluarga Noorjannah dan keluarga Kayuh…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:25

Pengesahan Raperda Retribusi Minuman Beralkohol Ditunda, Ibnu Hindari Polemik

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin menggelar rapat paripurna, kemarin (23/8) sore.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:21

Belum Dilantik, Anggota DPRD Sudah Minta Laptop

BANJARMASIN - Anggota DPRD Banjarmasin periode 2019-2024 baru akan dilantik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*