MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10
Cegah Karhutla Pakai Cara Baru
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Titik -titik hotspot sudah mulai bermunculan di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel). Pemerintah pusat dan daerah mulai bergerak mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, ratusan personel TNI/Polri b siap diturunkan untuk melakukan pencegahan.

“Khusus di Kalsel personel yang akan diturunkan TNI sebanyak 500 orang, Polisi 205 orang,” ungkap Staf Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pusat, Mayor Jenderal Purnawirawan (Mayjen Purn) Komarudin usai membuka Satgas Patroli dan Pemadaman Darat dalam Rangka Penanganan Karhutla Tahun 2019 di Kalsel, di Aria Barito, baru-baru tadi.

Di lapangan, para personel TNI/Polri juga akan dibantu masyarakat yang menjadi mitra untuk pengendalian Karhutla. Jumlahnya sebanyak 310 orang. “Total yang diturunkan untuk pencegahan ini sebanyak 1.012 orang,” sebutnya.

Ratusan personel itu akan ditugaskan di sejumlah kabupaten yang menjadi kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan. Di daerah, para personel akan membaur dan memberikan imbauan pencegahan kepada masyarakat. Mereka juga akan melakukan patroli untuk melihat titik-titik api dan melaporkan kepada Satgas masing-masing. Pelepasan personel digelar 29 Juli mendatang.

Komarudin mengatakan dengan berbaur bersama masyarakat, pola penanganan karhutla saat ini mengalami perubahan. Dia menilai penerapan pola penanggulangan yang dilakukan selama ini tidak menyentuh akar permasalahannya.

“Menurut tokoh agama, masyarakat dan pemuda penyebabnya ternyata karena ulah manusia, makanya manusia itu yang kita ajak bersama-sama melakukan pencegahan,” ucapnya.

Kepala BPBD Kalsel Wahyuddin menyebut, berdasarkan tahun 2018, kabupaten yang sering terjadi karhutla adalah Kabupaten Tapin, Banjar, Banjarbaru, Batola, Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan (HSS).

Namun belakangan ini titik hotspot yang terekam hanya ada di tiga kabupaten/kota. Tala, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Yang terbakar pun bukan hutan dan lahan melainkan batu bara. “Itu kejadian alam, bukan pembakaran yang disengaja,” katanya.

Menurut Wahyudin, Karhutla di Kalsel ini cukup unik. Meski titik api cepat bermunculan, tapi cepat juga dipadamkan. Hal ini karena banyak Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) ikut membantu memadamkan. “Orang pusat saja heran, potensi hot spot tinggi tapi titik api malah sedikit,” katanya.

Titik api yang ada saat ini jumlahnya tidak banyak. Hanya berjumlah 30 titik api. “Paling banyak ada di Tapin,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 10:50

SDM Jadi Fokus Pembangunan Kalsel 2020

BANJARMASIN – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPBD) Pemprov…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:46

LOWONGAN CPNS: Kalsel Siapkan 1.900 Kursi

BANJARMASIN – Pemerintah menyediakan 100 ribu kursi untuk calon pegawai…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:40

Kaltim Kandidat Ibukota Indonesia, Jokowi: Masih Tunggu Kajian Lagi

BANJARMASIN – Meski Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:37

Tunggu Usulan Ketua DPRD Sementara

BANJARMASIN - Pemenang pileg April tadi bakal dilantik 9 September…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:28

Jabatan Berakhir, Mobil Dinas Anggota Dewan Ditarik

BANJARMASIN - Masa jabatan anggota DPRD Kalsel akan berakhir. Semua…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:15

Banjarmasin Segera Punya Bus Trans, Target Beroperasi: Tahun 2020

BANJARMASIN – Bus Trans Banjarmasin mulai diwujudkan. Namun, bertahap. Dinas…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:49
SMK PP Negeri Banjarbaru

PWMP 2019, SMKPP N Banjarbaru Bentuk 15 Kelompok Baru

Banjarbaru - Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) SMK-PP Negeri…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:29

Demo Mahasiswa UIN: Ini Universitas, Bukan Pasar!

BANJARMASIN – Demo dilakukan puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:27

Putar Balik Makin Jauh, U-Turn VDP dan PJR Bakal Ditutup

BANJARBARU - Arus lalu lintas (lalin) di Kota Banjarbaru kian…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:18

Disdik Cari Lahan 3 Hektare, Untuk SMP di Sungai Besar

BANJARBARU – Kebutuhan adanya SMP negeri di wilayah Kelurahan Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*