MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 22 Juli 2019 10:10
Mengaku Polisi dengan Pistol Mainan, Begal ini Ditangkap
Tersangka

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Muhammad Rizki Ramadani alias Dani akhirnya diringkus. Selama beberapa bulan terakhir, lelaki 23 tahun itu meresahkan masyarakat Banjarmasin. Dia pembegal yang kerap mengaku-ngaku sebagai polisi.

Dani kini meringkuk di sel tahanan Mapolsekta Banjarmasin Timur. Sabtu (20/7) malam, dia diciduk dari rumahnya di Kompleks Herlina Perkara Mutiara V RT 19 Sungai Andai.

Pengejaran itu bermula dari laporan Rasid Imanudin. Warga Kalimantan Tengah itu dibegal di Jalan Pramuka, Jumat (19/7) sekitar jam 10 malam. Smartphone lelaki 20 tahun itu dirampas.

Dari keterangan korban, polisi memperoleh ciri-ciri pelaku. Bahkan, korban masih mengingat dengan baik nomor pelat kendaraan pelaku. Setelah berkoordinasi dengan Samsat, polisi berhasil melacak pemilik sepeda motor dengan nopol DA 6293 AFJ tersebut.

Ternyata, pemilik motor berbeda dengan ciri-ciri yang diungkapkan korban. Setelah diselidiki, rupanya pemilik motor itu memiliki hubungan keluarga dengan pelaku. Motor itu hanya dipinjam ketika beraksi.

Ketika diinterogasi, polisi sempat dibuat geram. Dani rupanya lihai bersilat lidah. Jurus terakhir, polisi memanggil korban. Setelah mukanya ditunjuk, pelaku pun tak lagi bisa mengelak.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Uskiansyah mengatakan, pelaku bermodal pistol mainan untuk melancarkan aksinya. Kepada korban, dia mengaku sebagai anggota Reskrim Polresta Banjarmasin.

"Incarannya adalah pengendara malam hari yang tak mengenakan helm. Dia pepet lalu tanyai tentang kelengkapan surat izin berkendara," ungkap Uskiansyah.

"Sambil menyebutkan tugasnya, pelaku memperlihatkan pistol mainan yang terselip di celana. Korban lalu disuruh memilih. Apakah motornya yang diamankan atau ponselnya saja," imbuhnya.

Selama dua bulan beraksi, pelaku berhasil memperdayai delapan korban. Paling banyak di Banjarmasin Timur. Di Kompleks Satelit, Jalan Mahat Kasan, dan Jalan Pramuka. Empat TKP lainnya tersebar di Banjarmasin Utara dan Barat.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, aksinya sebanyak itu. Hampir semua korbannya dirampas handphone," tukasnya.

Dalam gelar perkara itu, hadir pula Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi. Dia berharap, jika ada warga yang telah menjadi korban dalam aksi serupa untuk segera melapor.

"Laporkan saja, sekecil apapun kasusnya. Agar kami bisa memetakan kasus ini. Dan juga memudahkan penyelidikan polisi," ujar Ade.

Pelaku kini disangkakan tiga pasal sekaligus. Yakni pasal 365 jo 368 jo 378 KUHP tentang pencurian dengan ancaman kekerasan, pemerasan dan penipuan.

"Sehari-harinya pelaku bekerja sebagai mekanik panggilan. Dari keterangannya, pelaku memperoleh ide modus begitu dari tontonan televisi," tambah Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur Iptu Timur Yono.

Sebagai barang bukti, polisi telah mengamankan pistol replika, uang Rp300 ribu dari hasil penjualan barang rampasan, helm warna hitam dan motor Honda Beat warna putih dan Yamaha Mio warna kuning. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*