MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 22 Juli 2019 11:12
Ngeri, Pelajar Pria Diduga Cabuli Bocah di Kotabaru
Pelajar pria kelas satu SMA sederajat di Kotabaru diduga kuat telah melakukan percobaan tindakan cabul kepada dua bocah berusia lima tahun. | Foto: Ilustrasi

PROKAL.CO, KOTABARU - Sabtu (20/7) tadi, dua sekawan bocah berusia lima tahun MA dan FZ salat Magrib ke langgar dekat rumah mereka. Di Desa Mandin Kecamatan Pulau Laut Utara, sekitar enam kilometer dari pusat kota.

Sekitar pukul 19.00 mereka keluar langgar. Rencana mau pulang. Tiba-tiba datang seorang remaja berinisial AL dengan sepeda motor. Mengajak dua bocah itu cari makanan.

Walau tidak kenal, mendengar ajakan beli kue, dua bocah itu ikut. Namun bukannya dibawa ke warung, AL melaju ke arah jalan yang sunyi.

Dia menurunkan dua bocah itu di tepi jalan yang sepi. Ke semak-semak. AL coba memegang dan menggerayangi kemaluan dua bocah.

Kontan bocah-bocah itu menjerit. AL memukul dan mencekik. Agar bocah berhenti menjerit. Tapi mereka tetap menjerit. AL pun kabur memakai motornya.

Dua bocah itu pun menangis. Dan berjalan pulang. Di tengah jalan mereka ditemukan keluarga dan warga Mandin, yang sejak tadi rupanya sudah mencari.

Melihat bocah-bocah itu sembab dan luka, warga menanyakan apa yang telah terjadi. Berceritalah MA dan FZ.

Mendengar pengalaman mengerikan itu, Ayah korban pun marah. Bersama warga, dia segera melapor ke Mapolres Kotabaru.

"Malam itu juga ayah korban berinisial ZA melapor SPKT Polres Kotabaru," ujar Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto melalui Kasat Reskrim Iptu Iksan Prananto.

Malam itu juga, Iksan menurunkan Buser ke lokasi. "Perintah Kapolres harus segera dapat pelakunya," ujarnya.

Minggu (21/7) kemarin, AL berhasil dibekuk aparat di rumahnya. Di Desa Semayap, sekitar lima kilometer dari pusat kota.

Kata Iksan, AL membenarkan dia berusaha memegang kemaluan dua bocah itu. "Ditanya kenapa memukul? Dia bilang, karena korban tidak mau menuruti kemauannya," beber Iksan.

Polisi terus mengorek keterangan dari tersangka. Ternyata AL berperilaku menyimpang itu karena lingkungan. "Dia juga diperlakukan begitu oleh seorang temannya. Menular sepertinya," ucap Iksan bergidik.

Sekarang kasus AL katanya ditangani Unit PPA Polres Kotabaru. "Saya imbau, agar semua pihak terkait serius menyikapi ini. Jangan lagi ada kejadian serupa di Kotabaru," imbaunya. (zalema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*