MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 22 Juli 2019 13:04
Pemilik Goyang Pecut Syuting Video Klip di Pasar Terapung

Lia Callia Coba Populerkan Bahasa Banjar

KEDADA CINTANYA: Lia Callia berpose untuk Radar Banjarmasin di Pasar Terapung, Siring Pierre Tendean, kemarin pagi. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Mata semua pengunjung Siring Pierre Tendean tertuju pada satu sosok. Penyanyi dangdut Lia Callia rupanya sedang syuting video klip di Pasar Terapung, kemarin (21/7) pagi.

--- Oleh: NOORHIDAYAT, Banjarmasin ---

LIA Callia adalah nama panggungnya. Nama sebenarnya adalah Noor Lia Evitasari. Lulusan SMAN 3 Banjarmasin itu mendobrak Jakarta melalui ajang pencarian bakat. Lia tersohor dengan lenggokan Goyang Pecut.

Lima tahun meniti karir di dunia hiburan ibu kota, Lia kembali ke Banjarmasin. Syuting video klip itu untuk lagu teranyar Lia. Judulnya 'Kedada Cintanya' yang sudah tayang di YouTube. Lagu berbahasa Banjar itu diciptakan oleh Jemmy Huzain.

"Saya asli orang Banjar. Dulu tinggal di Kampung Melayu. Keluarga kemudian pindah ke Banua Anyar," ungkap gadis kelahiran Banjarmasin 8 November 1991 itu.

"Saya ingin mengangkat budaya Banjar. Agar tak kalah dengan pedangdut lainnya yang sukses dengan lagu berbahasa daerah. Syuting di sini juga agar bisa mengenalkan objek wisata di Banjarmasin," tambahnya.

Bukan hanya Pasar Terapung yang menjadi lokasi syuting. Menara Pandang, Sungai Martapura, dan Pulau Bakut di Kabupaten Barito Kuala juga disambangi krunya.

"Saya bangga bisa mengenalkan budaya Banjar keluar. Agar follower saya juga tahu, ini lho bahasa Banjar. Ini lho budaya daerahku di Banjarmasin," tegas Lia.

Kapan hasil syuting itu bisa ditonton? Penggarapannya diperkirakan makan waktu sepekan. "Fans di Banjarmasin bisa menontonnya nanti melalui channel YouTube TX Music Asia," tukasnya.

Produser TX Music Asia Ahmad Amsyar menambahkan, dia berharap besar video klip itu bisa menjadi tren baru di kancah permusikan nasional. "Agar tidak kalah dengan pedangdut lain yang mengangkat bahasa daerah. Contoh saja Via Vallen," sebutnya.

Namun, ditegaskan Amsyar, harapan itu bakal menjadi pepesan kosong belaka. Ketika tak ada dukungan dari pemerintah dan warga di daerah tersebut. "Saya bahkan berencana membuatkan Lia satu album penuh dengan semua lagu berbahasa Banjar," pungkasnya.

Seusai syuting, Lia sempat berbelanja di Pasar Terapung. Sembari membaur dengan pengunjung siring. Banyak yang meminta kesempatan berfoto selfie bareng Lia.

Menoleh ke belakang, perjalanan Lia untuk menembus industri hiburan tidaklah mudah. Pada ajang Kontes Dangdut Indonesia 2009, Lia berhasil lolos ke Top 22. Setahun sebelumnya dia bahkan cuma menyentuh babak 50 besar. KDI berlalu, Lia kembali mencoba peruntungannya di ajang Tarung Dangdut. (fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 11:52

TERUNGKAP..! Dari Pengidap AIDS di Banjarbaru: Banyak Pria Suka Pria Secara Rahasia

HIV/AIDS di Banjarbaru setiap tahunnya selalu merenggut nyawa. Jumlah kasusnya…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:29

Pontang-Panting Rumah Sakit Pikirkan Skema Pembiayaan BPJS

Tunggakan klaim BPJS Kesehatan memusingkan banyak rumah sakit di Indonesia.…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:03

Ofisial, Pelatih, dan Panitia Baku Hantam di Kejuaraan Karate

Keinginan Lemkari Kabupaten Banjar untuk menyelenggarakan kejuaraan karate bergengsi untuk…

Senin, 14 Oktober 2019 12:25

Berbincang dengan Kolektor Oeang Tempo Doeloe

Banting tulang siang dan malam demi Rupiah. Gali lubang lalu…

Minggu, 13 Oktober 2019 07:21

Lantunkan Ayat dengan Jari: Sudah Bisa Khatam, Ingin Terus Dalami Kitab Suci

Memiliki keterbatasan, bukan berarti kehilangan semangat. Buktinya, puluhan anggota persatuan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:01

Gratiskan Honor untuk Safrah Amal, Bila Tak Manggung Jualan Es Keliling

Banua kehilangan satu lagi seniman gaek yang konsisten di jalurnya,…

Selasa, 08 Oktober 2019 10:20

Kalayangan Pagat, Grup Band yang Kampanyekan #SaveMeratus

Melalui dua lagu berjudul Merakus dan Rimba Terakhir, band bergenre…

Selasa, 08 Oktober 2019 09:48

Pengakuan Sang Penikam Ayah Tiri: Sakit Hati Melihat Ibu Disakiti

Sang penikam ayah tiri, Arafiq (22) telah dijebloskan ke sel…

Senin, 07 Oktober 2019 13:01

Melihat Cara PDAM-PDAM se-Banua Bertahan dari Krisis Air di Musim Kemarau

Musim kemarau membuat semua daerah di banua dilanda kekeringan. Warga…

Sabtu, 05 Oktober 2019 12:22

Bangkai Kapal Perang Belanda Onrust di Sungai Barito Timbul

Bangkai Kapal Perang Belanda Onrust yang tenggelam tahun 1859, timbul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*