MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 23 Juli 2019 08:37
Pelajar Kelas 5 SD Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Besi Sungai Kuin
Menghilangnya Muammar Khadafi terjawab sudah. Pelajar kelas V SD yang baru berusia 10 tahun itu ditemukan mengapung di Sungai Kuin. Persis di bawah jembatan besi dekat lapangan Futsal BBB.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menghilangnya Muammar Khadafi terjawab sudah. Pelajar kelas V SD yang baru berusia 10 tahun itu ditemukan mengapung di Sungai Kuin. Persis di bawah jembatan besi dekat lapangan Futsal BBB.

Jenazah ditemukan pada Senin (22/7) dini hari. Sekitar 800 meter dari lokasi bermainnya. Kondisinya mengenaskan. Ada luka terbuka di perutnya. Diduga tercabik baling-baling mesin kelotok.

Insiden ini bermula pada Minggu (21/7) sore. Muammar menghilang. Keluarga hanya menemukan sandal dan baju berwarna biru di sebuah batang sungai. Persis di seberang Gang 315 Jalan Kuin Selatan tempatnya tinggal.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP John L Lettedara mengatakan, pencairan diawali dengan menanyai teman bermain korban. Hingga jam 12 malam, pencarian berujung nihil.

Relawan rescue pun turut bergabung membantu. Mereka bersiaga di sepanjang Sungai Kuin dan Sungai Pangeran hingga dini hari. Syukur, upaya itu membuahkan hasil.

"Luka di perut korban diduga terkena roda kelotok. Tapi belum bisa disimpulkan, perlu pemeriksaan. Sementara keluarga sudah menolak visum maupun otopsi," jelas John.

John mengakui, anak-anak di sana kerap nekat ketika bermain di sungai. Bergelantungan di kelotok yang lalu lalang melintasi sungai. Aksi itu bahkan sering membuat para motoris ketakutan.

"Polair sudah sering mengimbau dan menegur. Kami akan mempersering patroli di sana. Kami juga meminta tolong kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya ketika bermain di sungai," pungkasnya.

Dari informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, sore itu, korban dan teman-temannya berenang di Sungai Kuin. Ketika ada kelotok melintas, dua temannya menepi ke daratan. Muammar tak tampak. Semula mereka mengira korban sudah duluan pulang ke rumah. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*