MANAGED BY:
KAMIS
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 24 Juli 2019 11:18
Arroyhani Asfah, Kembangkan Selada di Dataran Berawa

Untuk Buktikan Selada Tak Hanya Subur di Bromo

SUBUR: Arroyhani dengan sayuran seladanya yang dikembangkan di daerah terendah di Kalimantan Selatan. | FOTO: MUHAMMAD AKBAR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Arroyhani Asfah baru 21 tahun. Namun berkat keuletannya, selada khas dataran tinggi mampu dikembangkan di Kota Amuntai. Dia akhirnya menjadi pemasok sayuran untuk gerai burger dan kebab.

-- Oleh: MUHAMMAD AKBAR, Amuntai --

Tinggal di daerah dengan lahan rawa seperti Hulu Sungai Selatan membuat Arroyhani harus memutar otak untuk menanam sayuran semacam selada. Sayuran yang biasa dijadikan salad itu memang tidak akrab dengan dataran rendah.

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai akhirnya menyulap lahan pekarangannya menjadi kebun kekinian dengan metode Hidroponik dan rakit apung untuk jenis sayur selada, pakcoy sampai bayam merah.

Ketiga jenis sayur yang dikembangkan Roy tersebut, merupakan bahan utama kebutuhan gerai burger dan kebab yang ada di HSU, Tanjung Kabupaten Tabalong, Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, hingga ke daerah Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah.

"Saya tidak distribusi langsung. Namun pihak gerai burger dan kebab khas makanan Turki lah yang membagi sayuran ke lokasi gerai rekanan mereka," kata Roy dijumpai wartawan koran ini di rumahnya di sekitar Objek Wisata Purbakala Candi Agung di Kelurahan Sungai Malang.

Roy memilih mengembang sayur yang sulit dijumpai di lahan pertanian yang geografisnya rendah seperti di Amuntai, bukan tanpa alasan. Pertama, ia ingin membuktikan bahwa selada, pakcoy dan bayam merah yang tumbuh subur di daerah dataran tinggi bersuhu dingin seperti di perkebunan Bromo Jawa Timur, bisa dikembangkan melalui teknologi sederhana di HSU.

Alasannya selanjutnya, saat ini selada masih mengandalkan pasokan luar. Sayur-sayuran yang diminati didatangkan dari Jawa. “Ini menjadi peluang bisnis,” ucapnya.

Ketiga, dia sekaligus memotivasi masyarakat untuk gemar bercocok tanam. Tak perlu harus memiliki kebun dengan tanah yang luas. Dengan metode tertentu, lahan atau pekarangan yang minim juga bias menghasilkan.

Uniknya Roy mengambil jurusan Agribisnis Pertanian di bangku kuliah, bukan teknik pertanian. Dia belajar teknik pertanian dari buku-buku dan internet. Sistem hidroponik dengan metode DFT (Deep Flow Technique) juga diaksesnya melalui channel YouTube. Tak disangka dari iseng tersebut, tanaman rintisan berupa Selada bisa berhasil.

Roy mengatakan modal yang dikeluarkan pertama kali kurang lebih Rp 3 juta. Orang tuanya turut mendukung dengan memberi tambahan dana. Saat ini, dengan modal lebih dari 25 juta, pengetahuan Roy tentang teknik pertanian semakin kaya.

Dia menguasai metode rakit apung sampai Nutrient Flow Technique, yang semuanya mempunyai usia panen yang lebih cepat. Untuk pembibitan sampai berdaun membutuhkan waktu 13 hari. Lalu dipindahkan ke instalasi peremajaan yang membutuhkan waktu enam belas hari. Fase tiga, dilanjutkan pembesaran sekitar 16 hari. “Mulai proses pembibitan sampai panen memakan waktu 45 hari untuk rakit Apung,” jawabnya.

Sementara metode lainnya memakan waktu yang lebih lama. Semua sayur-sayuran ini tidak menggunakan pupuk kimia melainkan organik.

Roy mengatakan sayur selada miliknya sudah ada yang memesan meski belum dipanen. “Ini berkah. Dari keuntungan itu dikukuhkan untuk memperluas lokasi tanam," ungkapnya.

Terakhirnya Roy memberi kiat mudah dalam bercocok tanam dengan modal seminim mungkin bahkan bisa menggunakan limbah styrofoam atau gabus buah.

“Beri air pada gabus lalu gabus penutup diberi ruang tanam antara selada satu sama lainnya,” ucapnya. Ini lebih murah. Modalnya tak sampai Rp 10 ribu selama menggunakan limbah bekas. Untuk metode ini dari proses bibit sampai dengan masa panen membutuhkan waktu mencapai 60 hari.

Roy bersyukur. Berkat referensi baik buku maupun informasi website pertanian sistem, dirinya bisa mewujudkan mimpi menjadi petani."Kata Bob Sadino, Almarhum pengusaha sukses, banyak orang memiliki ide, namun banyak keraguan untuk memulai. Padahal usaha memang harus dirintis dari bawah,," sebut Roy yang mengagumi sosok pendiri bisnis toko swalayan Kem Chicks itu.(mar/ran/ema)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 10:43

Cetak Pemuda Berakhlak Demi Tangkal Radikalisme

Suasana Alam Roh, Kiram Park, kemarin (17/2) ramai sekali. Banyak…

Senin, 17 Februari 2020 11:02

Mengenal Legislator yang Suka Menulis: Sebagai Pedoman Sesama Anggota Dewan

Salah satu tugas anggota DPRD adalah membuat peraturan daerah. Apapun…

Minggu, 16 Februari 2020 06:58

Kalsel Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Semoga ini bisa menjadi solusi, agar sistem kelistrikan di Banua…

Sabtu, 15 Februari 2020 10:11

Perjalanan Biker Sirath Touring Borneo Lintas Tiga Negara

Hasrat mencapai puncak Pulau Kalimantan menggunakan sepeda motor akhirnya tercapai.…

Kamis, 13 Februari 2020 12:00

Gaduk, Minuman Oplosan yang Kebal Regulasi: Bisa Bikin Mati Mendadak, Tengah Malam Bisa Jual Lebih Mahal

Fungsinya sudah jelas. Alkohol tunggal dengan kadar mencapai 95% bukan…

Kamis, 13 Februari 2020 10:35

Biker Banua Terkesan Kemulusan Aspal Negeri Jiran

Perjalanan tiga anggota Biker Sirath dari Banjarmasin menuju Tip of…

Rabu, 12 Februari 2020 12:27

Nasib Bendungan Pipitak Jaya yang Direncanakan Bakal Tanggulangi Banjir Tapin

Dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak…

Selasa, 11 Februari 2020 11:36

Pamer Buah-Buah Langka, Ada Buah yang Tidak Bisa Diperjualbelikan

Marajai, desa yang terletak di lereng pegunungan Meratus ini, menunjukkan…

Minggu, 09 Februari 2020 10:08

Kebakaran Beruntun 4 Gedung Sekolah di HST: Curiga Disengaja, Datangkan Tim Ahli Forensik dari Surabaya

Kebakaran yang menghanguskan gedung sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah…

Jumat, 07 Februari 2020 14:20

Ketika Polisi Datangi SD: Ajari Pakai Helm, Tertib Sejak Dini

Keselamatan di jalan penting ditanamkan sejak dini. Misi itu yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers