MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 25 Juli 2019 10:48
Ribuan ASN Dipecat, Sebagian Besar Gara-gara Suap
JANGAN KORUP: Tumpak menegaskan sudah ribuan ASN dari level pusat hingga daerah yang dipecat karena perkara korupsi. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Indonesia dari dulu hingga sekarang tak luput dari cengkeraman masalah korupsi. Dari pemerintah pusat hingga daerah. Dari kasus suap hingga penyalahgunaan anggaran.

Hal itu disampaikan Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tumpak Haposan Simanjuntak selepas pembukaan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut TLHP (APIP) di Menara Pandang, Siring Pierre Tandean, kemarin (24/7).

Tumpak membeberkan, ada tiga modus korupsi yang mendominasi di lingkungan pemerintahan. Bahkan setiap tahun mencapai ratusan kasus dari level pusat hingga daerah.

"Kasus korupsi yang sedang mendominasi pemerintahan sekarang adalah kasus suap, kasus pengadaan barang dan jasa, terakhir penyalahgunaan anggaran," jelasnya.

Disebutkannya, sepanjang tahun 2018 ada 692 kasus korupsi. Rinciannya, 466 kasus suap, 180 kasus pengadaan barang dan jasa, dan 46 kasus penyalahgunaan anggaran (mark up).

Patut disayangkan, ratusan kasus itu melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). "Semuanya sudah tuntas ditangani KPK yang berkolaborasi dengan kejaksaan dan BPK," tegasnya.

Diterangkannya, hingga tahun ini jumlah ASN di seluruh Indonesia yang sudah dipecat berjumlah 2.357 orang. "Rata-rata tersandung ketiga jenis kasus itu," tukasnya.

Semakin menyedihkan karena hasil sigi LSI pada tahun ini, 61 responden menilai praktik korupsi di Indonesia semakin meningkat, tidak malah menurun.

"Angkanya naik. Dibandingkan dengan hasil sigi tahun 2018 yang mencapai 57 persen responden. Selanjutnya, ada 67 persen responden yang menilai pemerintah belum serius menangani korupsi. Ini harus diperbaiki," pungkas Tumpak. (mr-154/at/fud)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers