MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 26 Juli 2019 11:53
WASPADA..! Mewabah di Pacitan, Kini Hepatitis A Sudah Ada di Kalsel
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Hepatitis A sedang mewabah di Kabupaten Pacitan, Jawa Barat. Bahkan, pemerintah setempat menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus ini. Lalu bagaimana dengan di Kalsel?

Dinas Kesehatan Kalsel tetap mewaspadai mewabahnya Hepatitis A di Banua. Bukan tanpa alasan, Hepatitis A adalah penyakit yang mudah menular.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kalsel, Sukamto meyakini hepatitis A sudah ada di Kalsel. Akan tetapi tak banyak seperti di Cilacap. “Sebenarnya ada. Tapi tak sampai ratusan. Kami (Dinkes) saja sampai saat ini belum mendapat laporan dari rumah sakit di daerah-daerah,” terangnya kemarin.

Dia mengatakan, meski penyakit Hepatitis A ini tak mematikan langsung. Akan tetapi patut diwaspadai. Biasanya penyakit ini muncul dari pola hidup yang tidak bersih. Penularan yang paling cepat adalah melalui mulut. “Faktor yang paling rentan adalah orang yang tak memperdulikan lingkungan sekitar. Khususnya makanan,” ujar Sukamto.

Pihaknya mengingatkan agar warga selalu mencuci tangan dengan sabun baik ketika sebelum maupun sesudah makan. “Itu belum cukup. Dalam memasak pun warga harus memperhatikan airnya. Virus ini paling cepat menular melalui makanan dan minuman,” sebutnya.

Kendati begitu, dia mengatakan Hepatitis A tidak seperti Hepatitis C yang mematikan. “Hepatitis A ini bukan penyakit mematikan dan tidak dalam kategori penyakit berbahaya. Hanya saja cepat sekali menularnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Suciati menyebut, pasien yang berobat karena keluhan Hepatitis A masih sangat rendah. Bahkan dapat dikatakan hanya hitungan jari. “Kalau ada paling 1-2 orang. Tak seperti mewabah di Pacitan,” terangnya kemarin.

Di RSUD Ansari Saleh pun kasus ini tak booming seperit di Pacitan. Diungkapkan Direktur RSUD Ansari Saleh Izaak Zoelkarnaen kasus ini memang ada. Tapi dalam tataran normal. dalam sebulan hanya sekitar lima pasien. “Tak bisa dipungkiri, kasus memang ada. Tapi sangat kecil,” ujar Izaak. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 12:34
PARLEMENTARIA

Anggota DPRD Balangan Ikuti Bimbingan Teknis

PARINGIN – 25 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Senin, 16 Desember 2019 12:05

Verifikasi CPNS Diumumkan, Begini Hasilnya....

BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin telah merampungkan tahap…

Senin, 16 Desember 2019 12:03

11 SKPD Masuk Zona Merah, Siap-siap Tunjangan Pejabat Dipotong

BANJARMASIN - Dua pekan lagi, tahun anggaran 2019 ditutup. Faktanya,…

Senin, 16 Desember 2019 11:52

Segera Bahas RUU Kefarmasian

BANJARMASIN – Belum adanya payung hukum yang kuat terhadap profesi…

Senin, 16 Desember 2019 10:53

Bergerak Lintasi Desa Menuju Banjarbaru

BALANGAN – Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial (LBKS) telah melintasi Kabupaten…

Senin, 16 Desember 2019 10:49
Pemko Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Komitmen Dukung Pembangunan Kampus UIN Antasari

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan menghadiri kegiatan…

Senin, 16 Desember 2019 10:46
PARLEMENTARIA

Terus Galakkan Sosialisasi Penyakit Hepatitis A

BANJARBARU - Kasus virus hepatitis A yang menyerang puluhan siswa…

Senin, 16 Desember 2019 10:13
Pemkab Tanah Laut

Peringati Harjad Tala dan Bumi Makmur Dengan Berselawat

PELAIHARI - Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut (Tala)…

Senin, 16 Desember 2019 10:12
Pemkab Tanah Laut

Pendiri Tala Diabadikan Nama Ruangan RSUD Beojasin

PELAIHARI - Untuk mengenang jasa dari para tokoh pendiri Kabupaten…

Senin, 16 Desember 2019 10:11
Pemkab Tanah Laut

Gedung Baru RSUD H Boejasin Diresmikan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta meresmikan sekaligus menghadiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.