MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 31 Juli 2019 09:16
Hadapi Karhutla, Ribuan Personel Pusat Telah Tiba di Kalsel. Begini Prediksi BMKG...
UJICOBA: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beserta jajaran saat menguji coba alat pemadam terbaru BPBD Kalsel yang mengeluarkan busa, usai Apel Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Karhutla di Lapangan Setdaprov Kalsel, Selasa (30/7) kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Saat musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi momok di Kalsel. Dari data BPBD Kalsel, sudah 10 titik api terdeteksi hingga kemarin. Empat daerah menjadi penyumbang terbanyak. Meliputi, Kabupaten Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Banjar dan Kota Banjarbaru.

Bahkan, kebakaran hutan dan lahan sebut Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin terjadi tiap hari. “Secara akumulasi dari awal bulan Juli, hotspot mencapai 40 titik,” bebernya usai Apel Siaga Darurat Pemadaman Karhutla tahun 2019 di halaman Setdaprov Kalsel kemarin.

Dari sejumlah titik api yang ada tersebut, rupanya sudah membakar 19 hektare lahan. Angka ini masih jauh jika dibandingkan dengan Karhutla tahun lalu. Dari data mereka, lahan yang terbakar mencapai 3,9 ribu hektare. “Kami berharap, tahun ini angka tersebut bisa ditekan,” harapnya.

Berbicara pemicu, Karhutla yang terjadi di Kalsel disinyalir karena kelalaian manusia. Dia memberi contoh, seperti dilatari kebakaran sampah, puntung rokok hingga bekas camping. “Persentasenya 99 persen karena kelalaian manusia. Sisanya ada unsur kesengajaan,” sebut pria yang akrab disapa Ujud itu.

Unsur kesengajaan ini terangnya, masih ada terjadi. Pelakunya adalah korporasi. Modusnya adalah melibatkan oknum masyarakat dengan mengupah mereka. “Saat ini kami akui sudah kecil persentasenya lahan dibakar langsung untuk membuka lahan,” sebutnya.

Diungkapkan Ujud, dari sejumlah titik lahan yang terbakar, ada beberapa lahan yang sulit dijangkau oleh Satgas darat. Untungnya ada heli water bombing yang dikirimkan oleh BNPB. “Untuk diketahui, setiap hari selalu ada titik api,” tukasnya.

Sementara itu, apel siaga kemarin diikuti 4000 personel gabungan dari unsur TNI-POLRI dan para relawan. Dimana, 1.512 diantaranya merupakan personel TNI-Polri bantuan dari pemerintah pusat yang sengaja dikerahkan ke daerah-daerah rawan karhutla.

Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Komaruddin Simanjuntak menerangkan, ribuan personel gabungan tersebut akan ditempatkan di 100 titik untuk membantu pencegahan dan penanganan Karhutla. “Mereka akan melakukan pembasahan di area lahan maupun hutan yang rawan terbakar,” ujarnya.

Selama bertugas, ribuan personel ini akan mendapat insentif sebesar Rp145 ribu rupiah per hari untuk konsumsi dan keperluan lain. “Tahun ini lebih digiatkan pencegahan,” tandasnya.

Ribuan personel yang didatangkan oleh pemerintah pusat, diapresiasi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Menurutnya, sinergisitas antara pemerintah daerah dan pusat dalam penanganan Karhutla dapat menekan terjadinya Karhutla.

"Bantuan yang diberikan kali ini tidak hanya berupa peralatan, namun juga ribuan personel gabungan," ucapnya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat agar turut membantu pencegahan dan penanganan karhutla. Sehingga luasan area yang terbakar dapat diminimalisasi.

Usai pelaksanaan apel siaga karhutla, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beserta jajaran berkesempatan menguji coba alat pemadam terbaru milik BPBD Kalsel yang mengeluarkan busa, dalam simulasi pemadaman api.

Alat tersebut juga bantuan dari pemerintah pusat yang berjumlah lima unit, untuk memadamkan api di lokasi kebakaran hutan dan lahan yang sulit didatangi menggunakan kendaraan.

Sementara, PDAM Bandarmasih sudah mulai mempersiapkan pasokan air bersih jika terpapar intrusi air laut imbas terjadinya kemarau panjang. “Sampai saat ini masih aman.  Kadar garam masih sekitar 12 miligram per liter,” terang Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian kemarin.

Dia menjelaskan, kadar garam minimal adalah 250 miligram per liter. Lebih dari itu, otomatis akan dilakukan campuran agar menurunkan kadar garam. “Kalau kadar garam lebih 500 miligram per liter, produksi pun akan diturunkan 10-20 persen. Semoga saja kemarau tak panjang,” harapnya.

Sementara, BMKG Kalsel memprediksi, kemarau tahun ini akan panjang. Puncaknya hingga bulan September mendatang. “Puncak musim kemarau dari Agustus ini,” ujar petugas BMKG Kalsel, Wiji Cahyadi kemarin. (mof/ris/bin/ema)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 12:05

Verifikasi CPNS Diumumkan, Begini Hasilnya....

BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin telah merampungkan tahap…

Senin, 16 Desember 2019 12:03

11 SKPD Masuk Zona Merah, Siap-siap Tunjangan Pejabat Dipotong

BANJARMASIN - Dua pekan lagi, tahun anggaran 2019 ditutup. Faktanya,…

Senin, 16 Desember 2019 11:52

Segera Bahas RUU Kefarmasian

BANJARMASIN – Belum adanya payung hukum yang kuat terhadap profesi…

Senin, 16 Desember 2019 10:53

Bergerak Lintasi Desa Menuju Banjarbaru

BALANGAN – Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial (LBKS) telah melintasi Kabupaten…

Senin, 16 Desember 2019 10:49
Pemko Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Komitmen Dukung Pembangunan Kampus UIN Antasari

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan menghadiri kegiatan…

Senin, 16 Desember 2019 10:46
PARLEMENTARIA

Terus Galakkan Sosialisasi Penyakit Hepatitis A

BANJARBARU - Kasus virus hepatitis A yang menyerang puluhan siswa…

Senin, 16 Desember 2019 10:13
Pemkab Tanah Laut

Peringati Harjad Tala dan Bumi Makmur Dengan Berselawat

PELAIHARI - Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut (Tala)…

Senin, 16 Desember 2019 10:12
Pemkab Tanah Laut

Pendiri Tala Diabadikan Nama Ruangan RSUD Beojasin

PELAIHARI - Untuk mengenang jasa dari para tokoh pendiri Kabupaten…

Senin, 16 Desember 2019 10:11
Pemkab Tanah Laut

Gedung Baru RSUD H Boejasin Diresmikan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta meresmikan sekaligus menghadiri…

Minggu, 15 Desember 2019 16:04
Pemkab Balangan

KPU Balangan Launching Maskot Dan Jingle Pilkada 2020

PARINGIN – Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Balangan, dimulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.