MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 02 Agustus 2019 10:14
Ungkap Kisah Sutarto, Bisa Bikin Stroke

Bedah Buku Membingkai Bayang-Bayang Karya Rektor ULM

TANDA TANGAN: Rektor ULM Sutarto Hadi meluncurkan buku berjudul Membingkai Bayang-Bayang, kemarin. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Buku berjudul "Membingkai Bayang-Bayang” dibedah di Theatre Hall Gedung Baru Fisip Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kemarin (1/8). Isinya tentang apa sih?

-- Oleh: NOORHIDAYAT, Banjarmasin. --

Rektor ULM, Sutarto duduk santai di barisan pertama undangan. Sesekali tersenyum. Mendengarkan tiga orang berbicara yang duduk di atas panggung.

Saat sesi tanya jawab, Sutarto baru menjelaskan. “Menulis itu seperti candu,” jawabnya, ketika mendapat pertanyaan peserta kenapa membuat buku. Saking asyiknya menulis, Sutarto mengaku kadang lupa waktu. Bahkan kalau tidak disetop, bisa sampai Subuh.

Membingkai Bayang-Bayang itu memang karya Sutarto. Diluncurkan, kemarin (1/8). Isinya langsung dibedah. Tak kepalang tanggung, pembedahnya tiga orang top. Ada Rektor UIN Antasari, Mujiburrahman. Rektor Universitas Muhammadiyah, Ahmad Khairuddin. Ketua Prodi Sosiologi Fisip ULM, Setia Budhi. Bedah buku itu dipandu Varinia Pura Damaiyanti, akademisi ULM.

Buku setebal 368 halaman ini menceritakan tentang Sutarto. Perjalanannya dari lahir di Banjarmasin pada 31 Maret 1966 silam, hingga sekarang menjadi Rektor Universitas Lambung Mangkurat.

Isinya lebih menonjolkan kisah perjalanan hidup dan pendidikan seorang Sutarto. Meskipun yatim, tetap bisa meraih mimpi yang akhirnya sukses mengambil gelar Guru Besar bidang matematika di tahun 2008 lalu.

Berbagai macam pengalaman pahit dialami doktor jebolan Universitas Twente Belanda ini. Bahkan terungkap impiannya demi memajukan ULM menuju kampus yang memiliki daya saing, baik dari segi infrastruktur, sumber daya manusia, hingga proses mendapatkan dana dari Islamic Development Bank.

"Dalam buku tersebut ada cerita bagaimana akhirnya ULM mendapat sokongan dana dari Islamic Development Bank dengan berbekal selembar kertas dalam rapat untuk menyusun proposal,” ucapnya saat menceritakan sedikit kisah dalam buku tersebut.

Buku dengan 6 bab tersebut berisi beragam tulisan yang merekam angan, impian, asa dan cita, pemikiran dan gagasan, serta inspirasi yang menggugah semangat. Terutama untuk memompa semangat diri, keluarga, civitas akademika, dan barang kali berguna bagi banyak insan di luar sana.

"Dalam buku inilah tertera jelas bagaimana perjalanan ULM hingga menjadi Universitas yang terakreditasi A. Selain itu banyak mengupas dan membedah tentang jati diri maupun autobiografi, dan perjalanan karir saya sebagai seorang akademisi hingga dipercaya untuk memimpin ULM," jelas anak dari pasangan Siti Hadidjah dan R Sutarman ini.

Mujiburraahman mengakui Sutarto satu-satunya rektor yang berani menyampaikan segala cerita perjuangan mencapai mimpinya. "Inilah sosok yang harus dijadikan panutan. Sangat jelas terlihat beliau sangat penyabar," kata Rektor UIN Antasari itu.

Mujiburraahman bahkan sempat bercanda. "Andaikan saya yang mendapat serangan bertubi-tubi seperti itu (dialami Sutarto, Red), kemungkinan saya sudah terkena penyakit stroke," ucapnya.

Ahmad Khairuddin menilai buku yang dibuat Sutarto menjadi penyemangatnya sesama rektor. "Beliau mencontohkan sikap pemimpin yang baik. Buku ini menjadi penyemangat buat kami untuk bisa menjadi seperti beliau," tutur rektor universitas di bidang kesehatan itu.

Setia Budhi awalnya mengaku bingung dengan judulnya. "Setelah membaca sekilas, saya mengerti. Ternyata itu adalah bayang-bayang dari cita-cita Sutarto yang ingin menjadikan ULM sebagai universitas terbaik," ungkapnya. "Saya terharu membaca autobiografinya itu. Jadi saya menyarankan, bacalah buku karya beliau ini," tuntasnya.(dye/ema)

 


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 11:48

Guntung Damar, Ajang Pertempuran Tersengit Melawan Karhutla

Guntung Damar lagi-lagi menjadi salah satu lahan gambut di Banjarbaru…

Minggu, 15 September 2019 12:45

Mencoba Cantik dalam Kabut Asap

Kabut asap tak hanya menimbulkan permasalahan lingkungan. Bagi kaum hawa,…

Sabtu, 14 September 2019 09:38

Angkat Perjuangan Guru Terpencil Mempelajari IT

Kantor Pusat Radar Banjarmasin, kemarin kedatangan tamu salah seorang finalis…

Kamis, 12 September 2019 11:44

Posko Bantuan Alalak Selatan: Bantuan Datang dari Segala Penjuru

Dua hari setelah kebakaran hebat di Alalak Selatan, bantuan datang…

Senin, 09 September 2019 12:24

Ayo Gowes sampai Ban Bocor!

Kota Banjarmasin sedang jadi perhatian insan olahraga nasional. Sebagai tuan…

Sabtu, 07 September 2019 12:26

Ersya Purnama Sari, Peserta The Voice asal Banjarmasin

Satu lagi perempuan asli Banjarmasin yang membawa nama baik bagi…

Sabtu, 07 September 2019 12:16

Puluhan Tahun Hanya Diberi Janji, Begini Harapan Warga di Perbatasan HST-HSU

Janji tinggal janji. Itulah yang dirasakan Tatah Cagat Balimau, Desa…

Jumat, 06 September 2019 12:22

Penayangan Pedana Film Suami yang Menangis

"Kalau tidak mampu, lebih baik bersabar. Cukup dengan satu istri”.…

Kamis, 05 September 2019 13:19

Tergantung Leding, Tak Takut Lagi Surutnya Sungai Pas Kemarau

Tinggal di kota seribu sungai tak membuat Banjarmasin berlimpah air…

Rabu, 04 September 2019 11:34

Tarif Ojek Online Naik, Sayangnya Insentif Malah Turun

Tarif baru ojek online (ojol) dimulai serentak seluruh Indonesia sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*