MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 03 Agustus 2019 10:27
24 Peserta Dieliminasi, DLH 2019 Berlanjut
Tak terasa, pemilihan Duta Lingkungan Hidup Banjarmasin 2019 memasuki babak 12 besar. Otomatis, 24 peserta harus tereliminasi. Setelah seleksi wawancara mendalam di Hotel Banjarmasin Internasional, Kamis (1/8).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Tak terasa, pemilihan Duta Lingkungan Hidup Banjarmasin 2019 memasuki babak 12 besar. Otomatis, 24 peserta harus tereliminasi. Setelah seleksi wawancara mendalam di Hotel Banjarmasin Internasional, Kamis (1/8).

"Ada lima juri yang menggali wawasan peserta tentang lingkungan, bahasa asing, psikologi, kepribadian, dan organisasi," jelas Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono.

Dewan juri membagi porsi tugas. Seperti Kepala DLH Banjarmasin Mukhyar untuk penjurian bagian lingkungan. Sementara Ketua DPRD Banjarmasin Ananda yang merupakan mantan finalis Puteri Indonesia sebagai juri kepribadian.

"Sedangkan bagian keorganisasian diserahkan kepada Yodhi Widhani. Dia jebolan DLH juga. Lalu Rusdi Rusli untuk bagian psikologi," tambah Wahyu.

Selusin peserta yang lolos ini akan diboyong lagi dalam kunjungan lapangan. Kali ini menengok fasilitas Sahabat Bekantan Indonesia.

"Setelah itu baru mereka dikarantina. Di sana akan diberikan materi tentang kepribadian, public speaking, dan penulisan karya ilmiah. Setelah itu persiapan malam grand final pada 13 Agustus nanti," bebernya.

Salah seorang juri, Ananda menegaskan, muda-mudi yang dicarinya adalah sosok yang mampu berdiri di garda terdepan kampanye lingkungan hidup.

"Suaranya bisa didengar masyarakat. Menjadi duta itu bukan perkara sembarangan. Karena ada beban moral setelah terpilih nanti," ujarnya.

Bukan hanya bersuara, tapi juga berperilaku. "Pemahamannya tentang lingkungan tercermin dari perilaku sehari-hari. Jadi bukan hanya omong doang. Misalkan dia mengaku duta lingkungan, tapi perilakunya malah bertolak belakang," kecamnya.

Dia berharap, pemilihan ini bisa digelar berjenjang. "Dari TK, SD, SMP, SMA, sampai mahasiswa. Sehingga virus-virus kebaikan tentang pelestarian lingkungan ini lebih cepat menjalar," tukas Ananda.

Salah seorang peserta yang lolos 12 besar adalah Sheva Yunita. Dia mengucapkan rasa syukur. Sheva memastikan, perjuangannya belum berakhir. "Masih ada tes-tes lainnya. Jadi saya masih harus belajar," ujarnya mantap. (mr-154/at/fud)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*