MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 07 Agustus 2019 06:50
Semakin Jejal, PKL Siring Mesti Didata Ulang
Siring Menara Pandang di kawasan Jalan Pierre Tendean.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Siring Pierre Tendean tak senyaman dulu. Tiap liburan akhir pekan selalu berjejal. Ditambah dengan munculnya pedagang kaki lima yang semaunya. Membuka lapak di badan siring dan taman hingga mengganggu pejalan kaki.

Setidaknya itulah yang dirasakan Selamat Riyadi. Warga Kayu Tangi itu hampir tiap weekend jalan-jalan ke sana. "Makin lama makin nggak enak. Apalagi kalau bawa anak. Bergerak rasanya susah. Karena area untuk berjalannya makin sempit," ucapnya.

Selamat jelas tak mengada-ada. Buktikan saja sendiri. Setidaknya separuh dari selasar siring diisi lapak kaki lima. Pengalaman serupa juga dirasakan Novi.

Warga Jalan Pramuka ini baru akhir pekan tadi jalan-jalan ke siring. Mood-nya hilang seketika ketika dipaksa ikut berjejal. "Capek juga. Belum lagi menjaga barang bawaan karena takut kecopetan," katanya.

Kegelisahan warga itu ditangkap Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah. Menurutnya, persoalan itu sudah didengarnya dalam rembuk di Rumah Anno 1925, beberapa waktu lalu.

"Dari catatan pemko, PKL di sana ada sebanyak 650 orang. Ini berbeda dengan data dari perwakilan PKL yang menyebutkan angka lebih dari itu," tuturnya.

Itulah yang diminta dewan kepada pemko. Agar mereka melakukan pendataan ulang untuk memastikan jumlah PKL di sana. Tanpa data akurat didapat, sulit untuk menata ulang. Tujuannya untuk menyebar penempatan PKL.

Dia sebenarnya tak meminta pemko untuk melarang PKL berjualan di sana. Awan justru menyarankan kawasan ini dibatasi bagi warga Banjarmasin. "Misal satu keluarga hanya boleh dijatah satu lapak saja, tidak boleh lebih," usulnya.

Aturan begitu, menurutnya penting. Agar jumlah PKL di Siring Pierre Tendean tak berlebihan. "Terpenting, PKL harus memperhatikan kebersihan di situ," pungkas politikus PKS itu. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:43

Tak Ada Solusi, Driver Online Kecewa Meski Sudah Bertemu Aplikator di Gedung Dewan

BANJARMASIN - Forum Driver Online (FDO) Kalsel yang berjuang mendapatkan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:36

Pasar Amuntai Digeruduk BPOM, Cari Garam Tak SNI

AMUNTAI - Pedagang Pasar Induk Amuntai, Jumat (16 /8) pagi…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:31

Jelang HUT, Aston Hotel Banua Sharing Program

BANJARBARU - Satu hari sebelum momentum HUT Proklamasi RI ke-74.…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:21

Menteri Pariwisata: Nomadic Tourism Cocok untuk Kalsel. Apakah itu?

Setelah berkeliling ke sejumlah objek wisata di Kalsel, Menteri Pariwisata…

Rabu, 14 Agustus 2019 11:35

Satpol PP Banjarmasin Dilaporkan ke Polisi oleh Motoris Kelotok Wisata

KOPERASI Maju Karya Bersama melaporkan Satpol PP Banjarmasin ke Satreskrim…

Sabtu, 10 Agustus 2019 11:32

Ponpes Al Anwar Setop Kegiatan, Ternyata Alasan Warga Bangun Wisata karena Hal Ini

BARABAI - Polemik pembangun objek wisata bernama Stajau Indah di…

Sabtu, 10 Agustus 2019 09:44

Rute Penerbangan BDJ-SBY Bertambah

BANJARBARU - Warga Banua yang kerap bepergian lewat jalur udara…

Rabu, 07 Agustus 2019 06:50

Semakin Jejal, PKL Siring Mesti Didata Ulang

BANJARMASIN - Siring Pierre Tendean tak senyaman dulu. Tiap liburan…

Rabu, 07 Agustus 2019 06:41

Baru juga Sehari Dibangun, Eh Dibongkar, Hermansyah pun Terkejut

BANJARMASIN - Baru sehari rampung, dermaga kayu yang dibangun Koperasi…

Selasa, 06 Agustus 2019 10:33

Pesantren Tolak Objek Wisata di Batu Benawa HST, Begini Alasannya...

BARABAI - Tak semua tempat wisata swadaya disambut dengan baik.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*