MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 08 Agustus 2019 08:23
PT PLN Kalselteng
Kala “Penjaga Terang” Hubungkan Jaringan Kalselteng

Dikepung Asap dan Rawa, Ganti Konduktor Sepanjang 170,81 Km

TENGGELAM: Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) saat melintasi jalur rawa. | FOTO: PLN FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, PLN Unit Induk Pembangungan Kalimantan Bagian Tengah (UIP Kalbagteng) saat ini tengah melakukan pekerjaan rekonduktoring atau penggantian konduktor pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Trisakti - Palangka Raya. Medannya cukup berat.

-- Oleh: GERAL SUDYAPURAKA, Palangka Raya --

PANAS matahari begitu menyengat, Rabu (7/8) siang tadi. Tenggorokan terasa kering. Beruntung stok air minum masih cukup hingga sore hari. Namun yang tak bisa dihindarkan kepulan asap di bawah lahan yang terbakar. Terpaksa dihirup.

Beruntung jika lokasinya di daratan. Jika lokasinya di tengah rawa, air bisa mencapai setinggi leher. Praktis, personil harus berjibaku melangkahkan kaki sedikit demi sedikit hingga sampai ke Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Begitulah medan yang sering dihadapi personil tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Kendati beratnya medan, tak menyurutkan personil menyelesaikan pekerjaannya. Panas menyengat, rawa yang dalam, asap tebal, sepertinya menjadi “sarapan” mereka setiap hari.

“Kami bukanlah siapa-siapa. Kami belum mampu untuk membuat perubahan untuk negeri. Tapi ini lah kami. Kami hanya mampu mengabdi kepada negeri sebagai pejuang kegelapan. Semangat juang untuk Kalimantan terang sebagai pengabdian kami kepada negeri tercinta,” ungkap Ibnu, salah satu personil Tim PDKB.

Dijelaskannya, saat ini tim sedang melakukan pekerjaan rekonduktoring atau penggantian konduktor pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Trisakti - Palangka Raya.

Penggantian konduktor ini dilakukan untuk menambah kapasitas daya hantar listrik karena kapasitas arus konduktor yang lama sudah tidak memenuhi kebutuhan operasional sistem.

Oleh karena itu, harus dilakukan penggantian konduktor dengan kapasitas yang lebih besar sehingga kualitas maupun kuantitas arus listrik yang mengalir semakin terjaga dan handal.

SUTT 150 kV Trisakti - Palangka Raya ini terbentang sejauh 170,81 km, yang terdiri dari SUTT Trisakti - Seberang Barito sepanjang 5,34 km, SUTT Seberang Barito - Selat sepanjang 41,16 km, SUTT Selat - GIS Mintin sepanjang 27,51 km dan SUTT GIS Mintin - Palangka Raya sepanjang 96,81 km. SUTT Trisakti - Palangka Raya ini merupakan jaringan penghubung antara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Bahaya dan beresiko sudah menjadi konsekuensi kami, tidak sekalipun keluarga menyimpan resah saat kami bekerja,” ujarnya.

Meskipun begitu lelah dalam melakukan pengabdian ini, mereka tetap berjuang. Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) bisa dibilang pejuang. Pejuang kegelapan untuk Indonesia benderang.
“Bagi kami terang adalah harapan. Harapan keluarga, harapan masyarakat Kalimantan dan harapan kita semua untuk Indonesia terang. Listrik untuk kehidupan yang lebih baik,” ujarnya. (ist/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers