MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 08 Agustus 2019 10:17
Duta Lingkungan Hidup Diajak Melihat Bekantan dan Menganyam Purun
BELAJAR KREATIF: Finalis Duta Lingkungan Hidup 2019 belajar bersama perajin di Rumah Pintar dan Kreatif Banjarmasin. Setelah ini, fase karantina malam puncak final telah menunggu. | Foto: Noorhidayat/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, SELUSIN finalis pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2019 mengikuti kunjungan lapangan, kemarin (7/8). Mereka diajak meninjau rumah perlindungan bekantan hingga belajar menganyam bakul purun.

"Ada 12 besar calon DLH yang kami boyong hari ini. Tujuannya untuk memperluas wawasan mereka," kata Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono.

Kunjungan lapangan ini sebagai bekal mereka menghadapi penilaian dewan juri pada malam grand final yang dihelat 13 Agustus nanti.

"Andaikan ada pertanyaan terkait komunitas pecinta lingkungan atau ekonomi kreatif, mereka tentu sudah lebih siap," imbuh Wahyu.

Lokasi pertama yang didatangi adalah Sahabat Bekantan Indonesia di Jalan Sungai Miai. Di sana, peserta menyimak cerita bagaimana satwa dilindungi itu bisa tiba di fasilitas rehabilitasi tersebut.

"Ada bekantan yang ditemukan hanyut di sungai. Ada yang ditabrak sepeda motor. Bahkan ada yang kesetrum karena nyangkut di tiang listrik," kisah penasehat SBI, Ferry.

Beberapa peserta sempat diberi kesempatan memberi makan bekantan. Syaratnya, mengenakan masker dan dilarang bersentuhan langsung guna menghindari penularan penyakit.

"Saya berharap adik-adik calon DLH ini menjadi agen perubahan. Suarakan tentang pelestarian bekantan. Ingat, ini maskot daerah kita. Bekantan juga merupakan spesies kunci yang berpengaruh terhadap ekosistem kita," pesan Ferry.

Berikutnya, rombongan mengunjungi Rumah Kreatif dan Pintar di Jalan Perdagangan. Peserta diajak belajar bareng perajin di sana. Seperti bagaimana menganyam bakul purun.

"Silakan peserta kalau mau melihat-lihat. Kalau mau langsung mencoba juga boleh," sambut pendiri Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin, Ariffin.

Terakhir, mengunjungi Bank Sampah Induk Banjarmasin di Jalan HKSN. Di sini peserta diajari mengenali sampah. Mana yang bisa didaur ulang dan tidak. Hingga patokan harga sampah untuk ditabung. Contoh, nilai sampah kertas dan plastik tentu berbeda.

"Harapan saya, anak-anak muda ini bisa menyadarkan masyarakat. Bahwa sampah juga berguna. Sampah bisa ditabung ke bank sampah dan membantu ekonomi keluarga," tukas pengurus BSI, Wati.

Sebelum menghadapi malam final, 12 peserta ini akan dikarantina. Hanya ada enam orang yang berhak menyandang predikat Duta Lingkungan Hidup Banjarmasin 2019. (mr-154/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*