MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 09 Agustus 2019 10:20
Madi Gagal Edarkan Ekstasi
TERCIDUK: Madi sudah lima hari mendekam di balik jeruji besi Polsek Timur. | Foto: Polsek Timur for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Aksi jual beli narkoba yang dilakukan oleh Rahmadini alias Madi (24) terhenti ditangan polisi. Anggota Polsekta Banjarmasin Timur berhasil menciduknya, Minggu (4/8) malam lalu. Diduga menunggu pembeli di Jalan A Yani Km 4,5, Kelurahan Kebun Bunga Banjarmasin Timur.

Dari tangan pria yang tinggal di Jalan Meranti Raya 2 RT 35 Kelurahan Alalak Utara Banjarmasin Utara ditemukan 43 butir pil warna merah muda berlogo Barcelona. Diduga narkotika jenis ekstasi.

Begitu polisi mendapatkan barang tersebut, langsung melakukan interogasi. Dilakukan pengembangan kasus di tempat tinggalnya. Hasilnya kembali menemukan barang bukti lain sebanyak dua butir ekstasi dengan logo yang sama.

Di hadapan polisi, Madi mengakui semua barang haram yang ditemukan adalah miliknya.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Uskiasnyah melalui Kasi Humas Aiptu Partogi menyebut tersangka disangkakan pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Barang bukti kami temukan di dalam tas selempang. Barang bukti dikemas plastik klip yang hendak diedarkan. Kemungkinan juga tersangka Madi ini menunggu pembeli," terang Partogi kemarin (8/8).

Awalnya pengungkapan dimulai dari informasi masyarakat bahwa di TKP sering terjadi transaksi atau jual beli narkotika. Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur, Iptu Timur Yono memimpin langsung penyelidikan di TKP.

"Malam sekitar 22.00 Wita saat anggota melintas di TKP, melihat tersangka berada di tepi tembok dengan gelagat mencurigakan. Anggota kami langsung melakukan pemeriksaan badan. Hasilnya semua barang bukti 23 paket itu kami temukan, dan melanjutkan pengembangan hingga ditemukan kembali 2 butir ekstasi di rumahnya," kata Partogi.

Menurut Partogi, Madi diduga cukup lama menjadi pengedar. Kuat dugaan memiliki jaringan berantai. "Ini yang masih kami upayakan mengembangkan kasusnya. Dia masih dilakukan penyidikan," tambahnya.(lan/dye/ema)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:42

Dua Sahabat Terjerat Sabu

BANJARMASIN - Dua warga Alalak Selatan ditangkap personel Polsekta Banjarmasin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:38

Sepekan Ditangkap 45 Tersangka

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk sebanyak…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:50

Pembunuh di Terminal Cangkring Terungkap

RANTAU – Akhirnya, peristiwa berdarah yang menewaskan Rahmat Hidayat (31),…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:47

Pembakar Lahan Langsung Ditahan

AMUNTAI – Anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menangkap pelaku…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:45

Pengedar Sabu Alabio Diamankan

AMUNTAI - Muhammad Saufi (24) tidak menyangka, Senin (14/10) tadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:34

Kapolda Ikut Berjoget, di Aksi Buruh Tolak Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan

BANJARMASIN – Ribuan massa DPD Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:15

Karena AIDS, Waria asal Liang Anggang Meregang Nyawa

BANJARBARU - HIV/AIDS kembali merenggut nyawa warga Banua. Setelah beberapa…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:53

Ternyata Gara-gara ini, Mahasiswa Uniska Bawa Parang ke Kampus

BANJARBARU - Kasus perkelahian dan mahasiswa membawa senjata tajam di…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:58

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

BANJARMASIN - Berlagak sok jagoan, Abdul Hakim (21) warga Jalan…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:51

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

BANJARMASIN - Kasus kematian Rian Iman Taufik (20), anak buah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*