MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 09 Agustus 2019 10:55
Kawasan Bandara Aman Dari Karhutla

Kawasan Bandara Aman Dari Karhutla

DIKEPUNG API: Salah seorang personel BPBD Banjarbaru coba memadamkan api kebakaran hutan & lahan di wilayah Landasan Ulin pada Kamis (8/8) siang. Saat ini total luasan lahan di Banjarbaru yang terpapar Karhutla mencapai 70 hektare. | Foto: BPBD Banjarbaru for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski sudah muncul sejak Maret lalu. Intensitas kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Banjarbaru meningkat pada Juli hingga Agustus sekarang.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru. Sejauh ini di tahun 2019 sudah ada 66 kejadian Karhutla. Dengan dominasi wilayah terdampak ada di Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Suriannor Akhmad melalui Kasubbid Kedaruratan dan Logistik Bahrani menyebut luasan lahan yang terbakar sudah mencapai 70 hektare.

"Sampai sekarang ada 70 hektare dengan total kejadian Karhurla 66 titik. Namun untuk besaran luasan per titik tergolong masih kecil, paling 2-3 hektare," katanya.

Dalam sehari, kejadian bencana tahunan ini beragam. Dari mulai hanya sekali hingga menyentuh angka 7 kali dalam sehari. "Beberapa hari tadi ada sampai 7 kali dan personel melakukan pemadaman sampai malam."

Meski tampak intens, rupanya jika secara data. Karhutla tahun ini diakui Bahrani tergolong jinak. Sebab jika dikomparasikan di tahun 2018, persentase Karhutla tahun ini diprediksinya kuat bakal menurun.

Salah satu yang jadi tolak ukur terang Bahrani adalah wilayah terparah tahun lalu. Yakni wilayah Bandara Syamsudin Noor, khususnya di Guntung Damar dan Tegal Arum sekitarnya.

"Tahun ini sampai per tanggal 7 Agustus, wilayah sana tidak ada kejadian Karhutla. Makanya kita sangat yakin Karhutla tahun ini lebih rendah ketimbang dahulu," yakinnya.

Makanya diklaimnya jika wilayah Bandara masih "aman" dari kabut. Yang mana di tahun sebelumnya kabut asal di Bandara sangat berdampak. Selain ancaman kesehatan, operasional penerbangan juga sempat terganggu gara-gara kabut asap.

Adapun data tahun 2018 lalu, Banjarbaru menjadi salah satu daerah yang terparah terpapar Karhutla. Totalnya mencapai 650 hektare lahan yang terbakar dengan titik kejadian totalnya 266.

Melihat data tersebutlah dan juga beberapa upaya pencegahan lainnya. Bahrani memandang jika Karhutla di Kota Idaman tak akan separah dahulu.

"Dari prakiraan puncak musim kemarau beberapa bulan mendatang juga akan berakhir. Nah sampai sekarang ada 70 hektare yang terdata, tentu kalau dibanding sebelumnya (2018) masih lumayan jauh. Kita berharap semoga tidak ada peningkatan signifikan," harapnya.

Program pencegahan Karhutla yang dirasa berdampak instan kata Bahrani adalah program OPGRK (Operasi Pembasahan Gambut Rawan Kekeringan) yang digalakkan BRG (Badan Restorasi Gambut) dan Kementerian LHK RI.

"Karena tahun lalu lahan gambut yang sulit dan parah ketika diterpa Karhutla. Tahun ini dilakukan pembasahan di wilayah sana, terutama sekitaran Bandara. Makanya cara ini efektif untuk mencegah adanya karhutla," pandangnya.

Saat ini, selain BPBD Banjarbaru. Karhutla turut ditangani oleh pihak Damkar baik Pemda maupun swasta. Lalu juga aparat TNI-Polri turut dikerahkan mengepung Karhutla. Selain itu keterlibatan masyarakat dan relawan juga saling bahu membahu memadamkan amukan api karhutla. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 10:03
Parlementaria Banjarbaru

Upayakan Aspirasi Warga saat Reses Masuk APBD 2021

BANJARBARU - Anggota DPRD Banjarbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Windi…

Kamis, 05 Desember 2019 09:54

Daerah Diminta Tertibkan Nama Bangunan Berbahasa Asing

BANJARBARU - Pemerintah pusat benar-benar serius ingin menerapkan Peraturan Presiden…

Kamis, 05 Desember 2019 09:48

Kandidat Senang Masa Kampanye Singkat, Optimis Bisa Kejar Target Pemilih

BANJARMASIN - Masa kampanye pada Pilkada 2020 mendatang dipersingkat KPU…

Kamis, 05 Desember 2019 09:46

Adu Tagar Gaet Penggemar, Meriahnya Jelang Pilwali Banjarbaru 2020

Kontestasi politik di Kota Banjarbaru makin menarik. Empat kandidat bakal…

Kamis, 05 Desember 2019 07:17

Hari ini, Leding Mati 24 Jam

BANJARMASIN - Hari ini (5/12) PDAM Bandarmasih mulai memperbaiki pipa…

Kamis, 05 Desember 2019 07:15

Untuk Terangi Jalan, Pemko Banjarmasin Siapkan 5 Miliar

BANJARMASIN - Pemko menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar. Alokasi itu…

Kamis, 05 Desember 2019 07:08

H-1 Penutupan Lelang Jabatan Kadis HSS, Baru 10 yang Mendaftar

KANDANGAN – Sampai H-1 jelang penutupan lelang jabatan secara terbuka…

Kamis, 05 Desember 2019 07:05

Senjata Personel Diperiksa, Ada Apa..?

TANJUNG – Baru bertugas beberapa hari, Kapolres Tabalong AKBP M…

Kamis, 05 Desember 2019 06:57
Pemko Banjarbaru

Wawali Buka Jambore Kader Posyandu

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, didampingi…

Kamis, 05 Desember 2019 06:52
Pemkab Tanah Bumbu

Siapkan Langkah Penanggulangan HIV/AIDS

BATULICIN - Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Seminar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.