MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 10 Agustus 2019 11:45
Mendengar Cerita Pemuda-pemuda Yang Terpilih di DPRD Tapin

Terinspirasi Ayah, Perjuangkan Olahraga dan Organisasi Pemuda

Gilang Firdaus Helmy dan Ayahnya dalam lima tahun kedepan akan bersama-sama berjuang di kursi DPRD Tapin | Foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Sekarang ini para pemuda berlomba-lomba untuk bisa duduk di kursi legislatif, namun setelah terpilih apa yang akan mereka perjuangkan untuk masyarakat?

-- Oleh: RASIDI FADLI, Rantau --

Dari 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapin yang terpilih, ada dua generasi muda yang nanti ikut andil membangun Tapin. Mereka dari partai yang berbeda.

Pertama Gilang Firdaus Helmy dari partai keadilan sejahtera (PKS) dan kedua Dedy Arief Budiman dari partai Golongan Karya (Golkar). Menariknya kedua pemuda ini dari Dapil yang sama yaitu dapil 3 meliputi Kecamatan Tapin Tengah, Bakarangan, Candi Laras Utara dan Candi Laras Selatan.

Sosok Gilang Firdaus Helmy mungkin masih belum banyak yang mengetahui, namun pemuda yang masih menempuh pendidikan Magister di STIE Pancasetia Jurusan MSDM Banjarbaru, lima tahun ke depan akan menghiasi kursi dewan. Berbeda dengan ayahnya yang bernama Zainal Helmy Noor lebih dulu terkenal, karena sudah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Tapin.

"Saya masuk politik praktis, karena termotivasi oleh orang tua saya," ucap Haji Gilang sapaannya, usai ditemui saat hari pertama turun ke kantor DPRD Tapin setelah dilantik.

Motivasi itu tumbuh, seiring seringnya pemuda berusia 24 tahun ini ikut ayahnya untuk terjun langsung ke masyarakat baik itu saat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat maupun dalam kegiatan sehari-hari.

"Tidak hanya itu, selama beberapa periode ini, PKS Tapin hanya mampu memperoleh satu kursi saja di DPRD, hal inilah yang menjadi tantangan buat saya agar bisa membuktikan bahwa PKS bisa lebih dari satu," ucap lulusan Universitas Lambung Mangkurat jurusan olahraga.

Apalagi sewaktu ia memutuskan untuk maju di dapil yang sama dengan orang tuanya, banyak yang meragukan bahwa ia bisa terpilih di dewan.

"Memang saya akui banyak yang meragukan, tapi dari situlah pemicu semangat untuk membuktikan walaupun saya di dapil sama dengan ayah, tapi saya harus bisa," kata bujangan kelahiran 24 Desember 1994.

Haji Gilang yang juga aktif di media sosial Instagram ini, mengaku saat kampanye tidak ada janji-janji muluk yang ia ucapkan kepada masyarakat. Tapi walaupun begitu mengembangkan olahraga menjadi misi utamanya.

"Hal itu jadi prioritas saya, karena basis saya di olahraga, apalagi dapil saya adalah daerah pesisir sungai, jadi olahraga renang dan dayung akan saya kembangkan," jelasnya.

Ditambah ia juga ingin memotivasi kepada pemuda bahwa darah muda dapat bersaing dengan para senior, yang sudah berpengalaman di dunia politik.

"Jadi walaupun sekolah tidak di ilmu politik, tapi kalau kita ingin terjun ke dunia politik, modal utamanya adalah keyakinan untuk bisa," ucap pemuda yang menyukai semua olahraga ini.

Sementara Zainal Helmy Noor mengaku sudah memprediksi bahwa ia dan anaknya akan terpilih, itu karena berdasarkan perhitungan yang sudah ia lakukan bersama tim sukses.

"Dalam mencari pemilih, saya bersama anak sudah membagi daerah-daerah mana saja yang menjadi titik kampanye," katanya, yang bersyukur dengan terpilihnya Gilang secara otomatis menambah daya dorong PKS di DPRD untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, kader muda Partai Golkar Tapin, Dedy Arief Budiman yang juga terpilih di dapil 3, putera Bupati HM Arifin Arfan ini dikenal sebagai aktivis organisasi pemuda.

"Misi utama saya yaitu akan memperbaharui organisasi pemuda yang vakum untuk dimunculkan kembali," ucap Dedy membuka pembicaraan.

Tujuannya tidak lain, lewat organisasilah pemuda bisa menyalurkan ekspresi dan kreativitasnya dalam berinovasi untuk memajukan Kabupaten Tapin.

"Jadi, saya akan mendorong organisasi kepemudaan untuk ikut andil dalam pembangunan Tapin," ucap pemuda berusia 26 tahun ini.

Lulusan Universitas Islam (UII) Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen ini menambahkan, sebagai kaum muda, banyak hal yang akan ia perjuangkan untuk kemajuan Kabupaten Tapin, melalui jalur legislatif.

"Dalam berbagai bidang memerlukan sentuhan anak muda untuk berhasil dan maju. Hal-hal itulah yang ingin saya bawa dan perjuangkan bersama eksekutif sebagai mitra kerja legislatif," paparnya, seraya berkata selama apa yang diperjuangkan itu baik pastilah pihak eksekutif mendukung.

Ketertarikan pemuda yang masih bujangan ini ke politik, tidak lain berkat aktivitasnya diberbagai organisasi seperti KNPI, HKTI, HIPMI, Karang Taruna, Pemuda Panca Marga dan Palang Merah Indonesia.

"Melalui organisasilah yang membuat saya banyak belajar, terutama bagaimana cara membangun komunikasi dan pendekatan pada masyarakat secara luas," katanya.

Mungkin karena inilah membuat pria kelahiran 27 Oktober 1992 silam bisa terpilih sebagai wakil rakyat. Karena, selama di organisasi ia sering bertemu dan bersosialisasi dengan masyarakat luas.

"Lama kelamaan saya bisa menjaga hubungan yang lebih luas dengan masyarakat secara langsung. Mungkin ini salah satu sebab saya bisa terpilih," pungkasnya.

Lanjut Dedy yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara KNPI Kalsel ini bahwa minatnya untuk terjun ke politik salah satunya melihat perjuangan ayah (Bupati Tapin saat ini), yang membangun karir dari bawah hingga berhasil sampai sekarang.

"Jadi, saya ingin mengikuti jejak beliau dengan berjuang terjun ke politik praktis untuk ikut berpartisipasi menyumbangkan kemampuan demi kemajuan daerah," katanya. (bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 14:09

Persiapan Upacara Bendera di Bawah Laut di Pulau Kerayaan Kotabaru

Memang di level nasional. Upacara pengibaran bendera merah putih di…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:30

Peneliti Banjarbaru Uji Kandungan Akar Bajakah yang Viral Sebagai Anti Kanker

Doktor Eko sempat kaget. Tumbuhan yang pernah ia uji di…

Kamis, 15 Agustus 2019 11:12

Dalam Hal Ini, Wakil Menteri Ingin Provinsi Lain Tiru Kalsel

Tak hanya menghadiri Hari Jadi ke 69 Kalsel, Wakil Menteri…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:49

Jangan Sembarangan Promosi, Pahami Karakter Wisatawan

Kementerian Pariwisata menggelar workshop, kemarin (14/8). Membahas strategi pemasaran wisata…

Rabu, 14 Agustus 2019 11:41

Malam Hari Raya, Mereka Harus Padamkan Api Hingga Subuh

Menjadi bagian dari satgas penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Selasa, 13 Agustus 2019 11:55

Merayakan Iduladha di Pulau Bromo, Daging Kurban Jadi Makanan Langka

Suasana Iduladha masih terasa. Setidaknya bagi warga Pulau Bromo, Kelurahan…

Sabtu, 10 Agustus 2019 11:45

Mendengar Cerita Pemuda-pemuda Yang Terpilih di DPRD Tapin

Sekarang ini para pemuda berlomba-lomba untuk bisa duduk di kursi…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:24

Daliyati, Harapan Baru Juhu, Desa terpencil di Hulu Sungai Tengah

Gelar Ahli Madya Keperawatan akhirnya diraih Daliyati dengan predikat sangat…

Kamis, 08 Agustus 2019 11:26

Jembatan Barito Mulai Menua: Lantai Retak, Satker Giatkan Perbaikan

Tak terasa Jembatan Barito sudah lebih dari 22 tahun. Jembatan…

Kamis, 08 Agustus 2019 08:23
PT PLN Kalselteng

Kala “Penjaga Terang” Hubungkan Jaringan Kalselteng

PLN Unit Induk Pembangungan Kalimantan Bagian Tengah (UIP Kalbagteng) saat ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*