MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 13 Agustus 2019 09:15
Penutupan Paripurna DPRD Banjarbaru Sempat “Ricuh”,

Isu Keretakan Najdmi-Iwansyah Langsung Sirna

HARMONIS: Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani (tengah) di dampingi wakilnya, Darmawab Jaya S (kanan) memberikan suapan kue ultah kepada Ketua DPRD Banjarbaru, AR Iwansyah (kiri) selepas Rapat Paripurna pada Senin (12/8) siang. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sehari pasca libur lebaran. Pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Banjarbaru pada Senin (12/8) berakhir tak terduga. Kericuhan sempat terjadi dalam agenda rutin eksekutif dan legislatif ini.

Paripurna kemarin beragendakan Persetujuan dan Penandatanganan Kesepakatan. Yakni tentang Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Kota Banjarbaru tahun 2020. Kerap disingkat KUA-PPAS.

Paripurna dimulai dari pukul 10.30 Wita. Molor sekitar 30 menit dari dijadwalkan. Sama halnya seperti paripurna yang lewat-lewat. Rapat kali ini berjalan lancar hingga akhir.

Seusai Ketua DPRD Banjarbaru, AR Iwansyah menutup gelaran rapat. Yang dibarengi dengan para peserta rapat ingin berkemas. Dari bagian belakang ruangan rapat mendadak ricuh.

Rupanya, dua orang awak media yang meliput jalannya rapat cekcok. Umpatan dan aksi saling dorong tak terhindarkan. Sontak kejadian ini membuat seisi ruangan kaget.

Kericuhan terjadi beberapa menit. Personel Satpol PP dan keamanan yang bertugas terpaksa turun tangan. Rekanan awak media yang lainnya pun juga ikut melerai cekcok ini.

Suasana tegang tak terhindarkan. Tampak ketua DPRD, Walikota dan Wakil Walikota terdiam. Dari kericuhan tak jelas apa yang digumamkan. Beruntung tak sempat terjadi aksi saling hantam.

Saat kericuhan mulai memuncak. Dari sekitar area kericuhan satu persatu awak media mulai bertepuk tangan. Lengkap dengan nyanyian Selamat Ulang Tahun.

Rupanya, kericuhan tadi hanya sandiwara para awak media. Tujuan awak media ingin memberi kejutan tak biasa. Sebagaimana diketahui, sehari sebelumnya, Ketua Dewan, AR Iwansyah merayakan hari lahirnya.

Kejadian ini membuat suasana langsung berubah. Yang semula begitu tegang langsung lepas tertawa. Tampak beberapa juga mengelus dada. Tanda bahwa kericuhan hanya sekadar drama laiknya pertunjukan opera.

Kue ulang tahun berbalut cokelat datang. Salah seorang awak media senior, Rini beranjak ke depan ruang paripurna. Di sana tampak, Ketua DPRD masih menenangkan diri sehabis “dikerjai" awak media.

"Selamat ulang tahun pak Ketua. Mohon maaf tadi mengagetkan," kata Rini yang diikuti riuh tepuk tangan awak media lainnya.

Iwansyah tak kuasa menahan haru. Dari mata dan parasnya, terlihat sekali ia merasa bahagia. Meski dalam prosesnya, para jurnalis sempat membuat kaget kepalang. Apalagi mengingat ini momentum Paripurna.

"Ada-ada saja kalian (awak media) ini. Saya kira beneran ada perkelahian, kaget sekali saya. Tapi Alhamdulillah, terima kasih atas kejutannya," kata Iwansyah.

Senada, Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani beserta Wakilnya, Darmawan Jaya Setiawan juga tak kalah kaget. Menurut Nadjmi, kericuhan dikiranya benar-benar natural antar awak media.

"Wah saya kira beneran. Karena kaget sekali timbul-timbul ada teriakan dan kegaduhan. Ternyata bagian dari kejutan. Terima kasih, ini luar biasa kejutannya," bebernya.

Di tengah atmosfer pasca kejutan. Kue ultah mulai dipotong. Iwansyah memberikan potongan pertama sekaligus kepada rekan di pemerintahan; Walikota. Yang mana dibalas Walikota menyuapi Iwansyah. Lalu disusul dengan Wakil Walikota yang turut menyuapi Iwansyah.

Sontak momen ini membuat suasana begitu cair dan tampak harmonis. Mengingat diketahui sebelumnya, secara politis kedua pimpinan ini bakal berkompetisi di Pilkada 2020 serentak. Nadjmi akan maju kembali bersama Jaya sedangkan Iwansyah akan digandeng Aditya Mufti Arifin sebagai penantang.

Najdmi pun menyampaikan ungkapannya. Disebutnya kondisi tadi benar-benar dalam suasana yang harmonis. Tak lupa ia juga meminta agar jangan ada saling hasut dan adu domba menjelang musim politik di Banjarbaru.

"Pertama-tama, selamat Milad buat pak Iwansyah. Soal politik? Itu persoalan lain. Yang terpenting kondisi harus tetap harmonis dan juga kita harus bersama-sama membangun Kota ini," tanggap Nadjmi.

Memang kejadian tadi seakan membuat pandangan tidak-mesraan Najdmi dan Iwansyah pecah. Maklum, seusai Iwansyah mendeklarasikan bakal turut maju dalam Pilkada. Sempat santer pandangan jika hal ini akan mengganggu hubungan antara Legislatif dan Eksekutif. Yang sebagaimana kinerja kedua pihak ini masih akan terjalin hingga beberapa bulan ke depan.

Adapun, terkait hasil pembahasan paripurna. Baik eksekutif dan legislatif sepakat atas KUA-PPAS yang akan dibahas lebih lanjut.

Sesuai Permendagri Nomor 33 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2020 tentang mengatur alokasi dana minimal.

Dipaparkan Najdmi, jika dalam KUS-PPAS tahun 2020 nanti Pemerintah akan mengalokasikan dana minimal untuk fungsi pendidikan sebesar 20,6 persen, urusan kesehatan 18,76 persen. Yang mana persentase tersebut diambil dari total belanja daerah APBD tahun 2020.

"Kita juga mengalokasikan anggaran pengawasan penyelenggaraan Pemda kepada inspektorat sebesar hampir 11,9 Miliar Rupiah (tepatnya 11.833.601.530). Jika dipersentasikan didapat angka 0,95 persen dari total belanja daerah," katanya.

Diklaim Nadjmi, 0,95 persen sudah memenuhi bahkan melewati terkait surat edaran Kemendagri. Yang mana di surat tersebut memprioritaskan untuk alokasi pengawasan sebesar 0,75 persen.

Lalu, di KUA tahun 2020 ini, secara keseluruhan Pendapatan Daerah terang Najdmi telah ditetapkan. Angkanya sendiri mencapai 1,1 triliun rupiah. Atau tepatnya Rp1.135.572 433.330

"Itu terdiri dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang ditetapkan mencapai 240 M (tepatnya Rp241.220.508.075), lalu dana perimbangan tahun 2020 ditetapkan mencapai 766 M (tepatnya Rp766.996.341.910), dan terakhir lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai 123 M (tepatnya Rp127.355.583.345)," jelasnya.

Sementara itu, untuk kebijakan belanja daerah. Di rapat paripurna Nadjmi menyampaikan kalau ini dibagi atas dua kategori; belanja langsung dan belanja tidak langsung. Dengan total keseluruhan biaya belanjanya mencapai 1,2 Triliun Rupiah (tepatnya Rp1.241.629.516.350).

"Untuk belanja tidak langsung secara keseluruhan ditetapkan mencapai 474 M (tepatnya Rp474.557.799.420). Sedangkan belanja langsung ditetapkan mencapai 767 M (tepatnya Rp767.051.716.930)," sebutnya.

Terakhir, di KUA tahun 2019 turut dibahas juga soal kebijakan pembiayaan daerah. Yang mana disebutkan jika pembiayaan daerah ini ditetapkan mencapai 106 M (tepatnya Rp106.057.083.020).

Besaran tersebut papar Walikota berasal dari komponen penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp147.203.667.020 yang merupakan besaran sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran periode sebelumnya yang jumlahnya sebesar Rp55.300.561.020, lalu dari penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp71.903.106.000 dan pencairan dana cadangan sebesar Rp20 miliar

"Juga serta dari komponen pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp41.146.584.00 yang berupa penyertaan modal (investasi) sebesar Rp15 miliar dan pembayaran pokok utang sebesar Rp26.146.584.000," tukas Walikota.

Ketua DPRD Banjarbaru, AR Iwansyah mengatakan seusianya agenda paripurna tadi. Maka selanjurnya akan memasuki tahapan pembahasan RAPBD (Rancangan APBD).

"Kita targetkan semua tahapan bisa tuntas dalam waktu dekat. Sehingga bisa tuntas sebelum masa pergantian anggota dewan yang baru," tutup Iwansyah. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:24

Dibanding Tetangga, Kebakaran Hutan di Kalsel Ternyata Lebih Terkendali

Dibanding provinsi di Kalimantan lainnya, Kalsel bisa diuntungkan dengan kondisi…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:17

Bus Rapid Transit (BRT) Tak Gratis Lagi, Ini Tarif Baru Bis Biru....

Usai disimulasikan selama enam bulan, mulai 14 Agustus tadi, Bus…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:13

Belum Resmi Ditetapkan, Supian HK Sudah Klaim Bakal Jadi Ketua DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Pelantikan Anggota DPRD Kalsel diagendakan pada 9 September…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:10

187 Jemaah Sakit Bakal Di-Tanazul

MAKKAH – Pagi ini (17/8) pukul 08.15 WAS (12.15 WIB)…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:55

Dilarang Pelonco dan Paham Radikal, Selamat Datang Mahasiswa Baru

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat menggelar kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:28

Cemas, Tegang, Lalu Tertawa Saat Nobar Pidato Presiden

BANJARBARU - Wajah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan para pejabat…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:24
Pemko Banjarbaru

Pagi di Pembatuan, Mendadak Berwarna

BANJARBARU - Suasana pagi Jumat (16/8) di eks lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:21
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Kukuhkan Anggota Paskibra Tanbu

BATULICIN - Wabup Tanbu H Ready Kambo mengukuhkan 37 anggota…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:19
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Bekali Anggota Paskibra Tanbu

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengunjungi Pusat Pendidikan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:44
Pemko Banjarbaru

Undang Waria ke Acara di Banjarbaru, Kadis LH Minta Maaf, Begini Klarifikasinya...

BANJARBARU - Jagad dunia maya khususnya di wilayah Banjarbaru beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*