MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 14 Agustus 2019 10:37
Akses ke Jamarat Sempat Ditutup
GENDONG JEMAAH: Petugas kesehatan Kloter BDJ 10 saat menggendong jemaah lansia menuju Jamarat, untuk melontar jumrah. | FOTO: KEMENAG KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Memasuki hari kedua pelaksanaan prosesi haji lempar jumrah Senin (12/8) tadi, hujan deras mengguyur Mina. Beruntung hal itu tak berdampak negatif terhadap para jemaah haji asal Kalsel.

Hanya saja, Ketua Kloter BDJ 01 M Rafii menyampaikan hujan deras sempat membuat rencana mereka melontar tertunda. Lantaran, akses ke Jamarat ditutup sementara oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Pada pukul 13.00 sampai 16.30 WAS hujan benar-benar deras, sehingga rencana melontar pukul 16.00 tertunda. Atas instruksi maktab, akses ke Jamarat ditutup sementara karena sebagian air masuk ke terowongan membawa sampah," kata Rafii.

Dia mengungkapkan, setelah hujan reda akses ke Jamarat dibuka kembali pada pukul 17.30 WAS. Mereka kemudian langsung siap-siap menuju ke sana. "Pukul 17.55 WAS kami berangkat ke Jamarat dan melakukan lontar tiga jumrah," ungkapnya.

Karena saat berangkat dari tenda ke Jamarat hujan sudah reda dan dalam kondisi yang sangat terkendala, Rafii menuturkan bahwa semua prosesi lempar jumrah berjalan lancar. "Semua aman, hujan hanya mengakibatkan adanya penundaan," ucapnya.

Sementara itu, terkait kondisi jemaah haji Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi menyampaikan semuanya dalam keadaan sehat. Hanya saja, pada Minggu (11/08) tadi pasca wukuf di Arafah, seorang jemaah atas nama Siti Hawariyah Utuh Hasan, 93, asal Banjarmasin meninggal dunia.

"Dengan begitu hingga kini sudah ada dua jemaah yang meninggal, setelah sebelumnya jemaah asal Tabalong bernama Masram Saleh Saat, 61, meninggal pada 6 Agustus tadi," ucap Fahmi.

Dia mengungkapkan, Almarhumah Siti Hawariyah termasuk jemaah lansia tergolong sangat tua. Namun status kesehatannya sebelumnya memenuhi syarat untuk berangkat. "Almarhumah salah satu dari 30 jemaah di kloter BDJ 19 yang perlu pendampingan, karena sudah tua. Tapi layak untuk berangkat," ungkapnya.

Ditambahkannya, BDJ 19 merupakan kloter akhir yang terdiri dari jemaah gabungan beberapa kabupaten dan kota di Kalsel. Di mana, sebagian besar masa pelunasan tahap IV dari hasil penambahan kuota dengan materi jemaah sebagian lansia dan pendamping. "Jadi di sana banyak jemaah yang perlu perhatian khusus," tambahnya.

Terkait penyebab meninggalnya Siti Hawariyah, Dokter Kloter BDJ 19 dr Randi Aldata Alfin menjelaskan bahwa Almarhumah sebelumnya sempat dibawa ke Tim Reaksi Cepat (TGC) PPIH Arab Saudi di Arafah Sektor 5 dikarenakan mengeluh nyeri perut dan belum ada BAB sekitar tiga hari. “Setelah itu kondisi beliau membaik dan boleh kembali ke kloter," jelasnya.

Melihat kondisi jamaah membaik dan sadar penuh, maka petugas memutuskan untuk mengikutsertakan Siti Hawariyah bergerak menuju Muzdalifah bersama rombongan.

“Pukul 22.39 WAS saat di Muzdalifah Almarhumah dalam kondisi baik dan sadar penuh. Namun pada pukul 00.40 WAS pendamping melapor bahwa dia sudah tidak sadar. Setelah diperiksa ternyata meninggal dunia. Kemungkinan karena penyakit jantung," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 11 Desember 2019 08:33

Ruang Tunggu Lebih Jauh, Akses Jalan Jadi Keluhan, Tapi Terminal Baru Tetap Bikin Warga Penasaran

BANJARBARU - Selasa (10/12) kemarin menjadi hari bersejarah bagi Banua.…

Rabu, 11 Desember 2019 08:30

"Oh, Bandara Sudah Pindah Ya..." Ternyata Masih Banyak Penumpang yang Belum Tahu

Sementara itu, penumpang ternyata masih banyak yang belum mengetahui dipindahnya…

Rabu, 11 Desember 2019 08:30

Sahbirin Noor Berikan Atensi Khusus Infrastruktur Strategis Bandara

BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memberikan atensi khusus…

Rabu, 11 Desember 2019 07:41

Tanpa Parpol, Cabup Kotabaru Perlu 22 Ribu KTP

KOTABARU - KPU akhirnya mengeluarkan angka final jumlah KTP yang…

Rabu, 11 Desember 2019 07:39

Berprestasi, Hanif Raih Anugrah dari Presiden

BANJARBARU - Karena prestasinya yang terbilang cemerlang, Presiden Joko Widodo menganugrahkan…

Rabu, 11 Desember 2019 07:34

Ratusan Neon Box Usang di A Yani Dicopot

BANJARBARU - Ratusan neon box di median jalan A Yani…

Rabu, 11 Desember 2019 07:33
PARLEMENTARIA

Janji PUPR Selesaikan Gerbang Perbatasan Km 18 Ditagih

BANJARBARU - Meski sebelumnya sudah mewanti-wanti Pemko agar tidak memaksakan…

Rabu, 11 Desember 2019 07:27

Panwascam Tak Boleh Mantan Caleg

BANJARMASIN - Proses pendaftaran calon Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Banjarmasin…

Rabu, 11 Desember 2019 07:22

Walau Sudah Ditata, Kekumuhan Masih Bisa Kambuh

BANJARMASIN - Jika permukiman kumuh yang sudah ditata dibiarkan kembali…

Rabu, 11 Desember 2019 07:20

RSUD Sultan Suriansyah Jalani Survei Akreditasi Terakhir

BANJARMASIN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah, sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.