MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 14 Agustus 2019 10:37
Akses ke Jamarat Sempat Ditutup
GENDONG JEMAAH: Petugas kesehatan Kloter BDJ 10 saat menggendong jemaah lansia menuju Jamarat, untuk melontar jumrah. | FOTO: KEMENAG KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Memasuki hari kedua pelaksanaan prosesi haji lempar jumrah Senin (12/8) tadi, hujan deras mengguyur Mina. Beruntung hal itu tak berdampak negatif terhadap para jemaah haji asal Kalsel.

Hanya saja, Ketua Kloter BDJ 01 M Rafii menyampaikan hujan deras sempat membuat rencana mereka melontar tertunda. Lantaran, akses ke Jamarat ditutup sementara oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Pada pukul 13.00 sampai 16.30 WAS hujan benar-benar deras, sehingga rencana melontar pukul 16.00 tertunda. Atas instruksi maktab, akses ke Jamarat ditutup sementara karena sebagian air masuk ke terowongan membawa sampah," kata Rafii.

Dia mengungkapkan, setelah hujan reda akses ke Jamarat dibuka kembali pada pukul 17.30 WAS. Mereka kemudian langsung siap-siap menuju ke sana. "Pukul 17.55 WAS kami berangkat ke Jamarat dan melakukan lontar tiga jumrah," ungkapnya.

Karena saat berangkat dari tenda ke Jamarat hujan sudah reda dan dalam kondisi yang sangat terkendala, Rafii menuturkan bahwa semua prosesi lempar jumrah berjalan lancar. "Semua aman, hujan hanya mengakibatkan adanya penundaan," ucapnya.

Sementara itu, terkait kondisi jemaah haji Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi menyampaikan semuanya dalam keadaan sehat. Hanya saja, pada Minggu (11/08) tadi pasca wukuf di Arafah, seorang jemaah atas nama Siti Hawariyah Utuh Hasan, 93, asal Banjarmasin meninggal dunia.

"Dengan begitu hingga kini sudah ada dua jemaah yang meninggal, setelah sebelumnya jemaah asal Tabalong bernama Masram Saleh Saat, 61, meninggal pada 6 Agustus tadi," ucap Fahmi.

Dia mengungkapkan, Almarhumah Siti Hawariyah termasuk jemaah lansia tergolong sangat tua. Namun status kesehatannya sebelumnya memenuhi syarat untuk berangkat. "Almarhumah salah satu dari 30 jemaah di kloter BDJ 19 yang perlu pendampingan, karena sudah tua. Tapi layak untuk berangkat," ungkapnya.

Ditambahkannya, BDJ 19 merupakan kloter akhir yang terdiri dari jemaah gabungan beberapa kabupaten dan kota di Kalsel. Di mana, sebagian besar masa pelunasan tahap IV dari hasil penambahan kuota dengan materi jemaah sebagian lansia dan pendamping. "Jadi di sana banyak jemaah yang perlu perhatian khusus," tambahnya.

Terkait penyebab meninggalnya Siti Hawariyah, Dokter Kloter BDJ 19 dr Randi Aldata Alfin menjelaskan bahwa Almarhumah sebelumnya sempat dibawa ke Tim Reaksi Cepat (TGC) PPIH Arab Saudi di Arafah Sektor 5 dikarenakan mengeluh nyeri perut dan belum ada BAB sekitar tiga hari. “Setelah itu kondisi beliau membaik dan boleh kembali ke kloter," jelasnya.

Melihat kondisi jamaah membaik dan sadar penuh, maka petugas memutuskan untuk mengikutsertakan Siti Hawariyah bergerak menuju Muzdalifah bersama rombongan.

“Pukul 22.39 WAS saat di Muzdalifah Almarhumah dalam kondisi baik dan sadar penuh. Namun pada pukul 00.40 WAS pendamping melapor bahwa dia sudah tidak sadar. Setelah diperiksa ternyata meninggal dunia. Kemungkinan karena penyakit jantung," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:24

Dibanding Tetangga, Kebakaran Hutan di Kalsel Ternyata Lebih Terkendali

Dibanding provinsi di Kalimantan lainnya, Kalsel bisa diuntungkan dengan kondisi…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:17

Bus Rapid Transit (BRT) Tak Gratis Lagi, Ini Tarif Baru Bis Biru....

Usai disimulasikan selama enam bulan, mulai 14 Agustus tadi, Bus…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:13

Belum Resmi Ditetapkan, Supian HK Sudah Klaim Bakal Jadi Ketua DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Pelantikan Anggota DPRD Kalsel diagendakan pada 9 September…

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:10

187 Jemaah Sakit Bakal Di-Tanazul

MAKKAH – Pagi ini (17/8) pukul 08.15 WAS (12.15 WIB)…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:55

Dilarang Pelonco dan Paham Radikal, Selamat Datang Mahasiswa Baru

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat menggelar kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:28

Cemas, Tegang, Lalu Tertawa Saat Nobar Pidato Presiden

BANJARBARU - Wajah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan para pejabat…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:24
Pemko Banjarbaru

Pagi di Pembatuan, Mendadak Berwarna

BANJARBARU - Suasana pagi Jumat (16/8) di eks lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:21
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Kukuhkan Anggota Paskibra Tanbu

BATULICIN - Wabup Tanbu H Ready Kambo mengukuhkan 37 anggota…

Sabtu, 17 Agustus 2019 09:19
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Bekali Anggota Paskibra Tanbu

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengunjungi Pusat Pendidikan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:44
Pemko Banjarbaru

Undang Waria ke Acara di Banjarbaru, Kadis LH Minta Maaf, Begini Klarifikasinya...

BANJARBARU - Jagad dunia maya khususnya di wilayah Banjarbaru beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*