MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 14 Agustus 2019 10:37
Akses ke Jamarat Sempat Ditutup
GENDONG JEMAAH: Petugas kesehatan Kloter BDJ 10 saat menggendong jemaah lansia menuju Jamarat, untuk melontar jumrah. | FOTO: KEMENAG KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Memasuki hari kedua pelaksanaan prosesi haji lempar jumrah Senin (12/8) tadi, hujan deras mengguyur Mina. Beruntung hal itu tak berdampak negatif terhadap para jemaah haji asal Kalsel.

Hanya saja, Ketua Kloter BDJ 01 M Rafii menyampaikan hujan deras sempat membuat rencana mereka melontar tertunda. Lantaran, akses ke Jamarat ditutup sementara oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Pada pukul 13.00 sampai 16.30 WAS hujan benar-benar deras, sehingga rencana melontar pukul 16.00 tertunda. Atas instruksi maktab, akses ke Jamarat ditutup sementara karena sebagian air masuk ke terowongan membawa sampah," kata Rafii.

Dia mengungkapkan, setelah hujan reda akses ke Jamarat dibuka kembali pada pukul 17.30 WAS. Mereka kemudian langsung siap-siap menuju ke sana. "Pukul 17.55 WAS kami berangkat ke Jamarat dan melakukan lontar tiga jumrah," ungkapnya.

Karena saat berangkat dari tenda ke Jamarat hujan sudah reda dan dalam kondisi yang sangat terkendala, Rafii menuturkan bahwa semua prosesi lempar jumrah berjalan lancar. "Semua aman, hujan hanya mengakibatkan adanya penundaan," ucapnya.

Sementara itu, terkait kondisi jemaah haji Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi menyampaikan semuanya dalam keadaan sehat. Hanya saja, pada Minggu (11/08) tadi pasca wukuf di Arafah, seorang jemaah atas nama Siti Hawariyah Utuh Hasan, 93, asal Banjarmasin meninggal dunia.

"Dengan begitu hingga kini sudah ada dua jemaah yang meninggal, setelah sebelumnya jemaah asal Tabalong bernama Masram Saleh Saat, 61, meninggal pada 6 Agustus tadi," ucap Fahmi.

Dia mengungkapkan, Almarhumah Siti Hawariyah termasuk jemaah lansia tergolong sangat tua. Namun status kesehatannya sebelumnya memenuhi syarat untuk berangkat. "Almarhumah salah satu dari 30 jemaah di kloter BDJ 19 yang perlu pendampingan, karena sudah tua. Tapi layak untuk berangkat," ungkapnya.

Ditambahkannya, BDJ 19 merupakan kloter akhir yang terdiri dari jemaah gabungan beberapa kabupaten dan kota di Kalsel. Di mana, sebagian besar masa pelunasan tahap IV dari hasil penambahan kuota dengan materi jemaah sebagian lansia dan pendamping. "Jadi di sana banyak jemaah yang perlu perhatian khusus," tambahnya.

Terkait penyebab meninggalnya Siti Hawariyah, Dokter Kloter BDJ 19 dr Randi Aldata Alfin menjelaskan bahwa Almarhumah sebelumnya sempat dibawa ke Tim Reaksi Cepat (TGC) PPIH Arab Saudi di Arafah Sektor 5 dikarenakan mengeluh nyeri perut dan belum ada BAB sekitar tiga hari. “Setelah itu kondisi beliau membaik dan boleh kembali ke kloter," jelasnya.

Melihat kondisi jamaah membaik dan sadar penuh, maka petugas memutuskan untuk mengikutsertakan Siti Hawariyah bergerak menuju Muzdalifah bersama rombongan.

“Pukul 22.39 WAS saat di Muzdalifah Almarhumah dalam kondisi baik dan sadar penuh. Namun pada pukul 00.40 WAS pendamping melapor bahwa dia sudah tidak sadar. Setelah diperiksa ternyata meninggal dunia. Kemungkinan karena penyakit jantung," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 17:49

Lantik Puluhan Kades, Bupati Wahid: Kades Sangat Strategis

AMUNTAI  - Suasana khidmat berlangsung saat Bupati Kabupaten Hulu Sungai…

Selasa, 21 Januari 2020 07:51

Ungkap Sabu Jaringan Internasional, Sahbirin Noor Puji Kinerja Polda Kalsel

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memuji Keberhasilan Dit…

Selasa, 21 Januari 2020 07:47

Mati Lampu, Warga Berhak Kompensasi, Praktisi Hukum: Semoga Masyarakat Gugat PT PLN Kalsel-Teng, Akan Kami Bantu

BANJARMASIN - Dampak pemadaman aliran listrik Minggu (19/1) kemarin, diharap…

Selasa, 21 Januari 2020 07:36

Pilkada 2020 Sebentar Lagi, KPU Ingatkan Cuti Petahana

BANJARMASIN – Bagi kepala daerah yang tahun ini kembali bertarung…

Selasa, 21 Januari 2020 07:29

Rp50 Miliar Sudah Dianggarkan untuk Pelebaran Jalan Handil Bakti, Tapi Masih Terkendala Pembebasan Lahan

\BANJARMASIN – Meski Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah…

Selasa, 21 Januari 2020 07:26

Sempat Nyatakan Tak Ingin Maju Pilkada Lagi, Guru Khalil Berubah Pikiran

MARTAPURA - Bupati Banjar H Khalilurrahman sepertinya berubah pikiran. Setelah…

Selasa, 21 Januari 2020 07:20

Parkir Motor RS Idaman Belum Ramah Pengguna: Tanpa Selasar, Pengunjung Basah Kehujanan

BANJARBARU - Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru jadi…

Selasa, 21 Januari 2020 07:15

Kurangi Kantong Plastik, DLH Bagi Bakul di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko melanjutkan program pengurangan pemakaian kantong plastik di…

Selasa, 21 Januari 2020 07:00

Rawan Tergusur Pembangunan, 4 Sungai akan Dipasang Patok Beton

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin…

Selasa, 21 Januari 2020 06:58

Kaum Buruh Unjuk Rasa, Tolak Omnibus Law

BANJARMASIN - Rencana Undang-Undang Omnibus Law yang berhubungan dengan ketenagakerjaan…

Lantik Puluhan Kades, Bupati Wahid: Kades Sangat Strategis

Tak Punya Sirkuit, Pembalap Batola Gelar Latihan Bersama di Halaman Gedung Serbaguna

Ungkap Sabu Jaringan Internasional, Sahbirin Noor Puji Kinerja Polda Kalsel

Mati Lampu, Warga Berhak Kompensasi, Praktisi Hukum: Semoga Masyarakat Gugat PT PLN Kalsel-Teng, Akan Kami Bantu

Surat Penyidikan Sudah Terbit, Ketua KPU Banjarmasin Dipanggil Polisi

Pilkada 2020 Sebentar Lagi, KPU Ingatkan Cuti Petahana

Rp50 Miliar Sudah Dianggarkan untuk Pelebaran Jalan Handil Bakti, Tapi Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Sempat Nyatakan Tak Ingin Maju Pilkada Lagi, Guru Khalil Berubah Pikiran

Ketika Inul Daratista Diberi Pilihan: Cari Uang atau Punya Anak..?

Parkir Motor RS Idaman Belum Ramah Pengguna: Tanpa Selasar, Pengunjung Basah Kehujanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers