MANAGED BY:
SENIN
03 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 14 Agustus 2019 11:41
Malam Hari Raya, Mereka Harus Padamkan Api Hingga Subuh

Kisah Para Pelawan Api di Posko Karhutla

TETAP SIAGA: Kepala Posko AKP Husnil Mubarok (kiri) bersama Wakapolres Banjarbaru Kompol Andik Eko Siswanto (kanan) saat berada di Posko Operasi Karhutla Intan Polda Kalsel, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

Dia mengungkapkan, gara-gara titik api di Jalan Kurnia itu mereka harus menghabiskan sepanjang malam Hari Raya Iduladha, Sabtu (10/8) tadi di hutan. "Api muncul pada malam hari raya, kami tangani sampai subuh tapi tidak juga padam," ungkapnya.

Bahkan Husnil menuturkan, pemadaman langsung dikoordinir oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani dan melibatkan sejumlah unsur. Mulai dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni hingga Dishut Kalsel. "Sampai sekarang (kemarin) di sana masih mengeluarkan asap," tuturnya.

Menurutnya, tak masalah mereka memadamkan api hingga subuh pada malam hari raya. Sebab, mereka memang dituntut waspada selama 24 jam. "Saat hari raya pun posko tidak boleh kosong. Masih ada yang berjaga. Karena anggota bisa Salat Id di masjid dekat posko," ujarnya.

Dia menyampaikan, di Posko Operasi Karhutla Intan Polda Kalsel diisi oleh 98 personel gabungan terdiri yang terbagi menjadi tiga satgas. Di mana, ketiga satgas itu standby di posko secara bergantian sesuai shift yang sudah ditentukan."Ada dua shift, yakni dari jam 8 pagi sampai 8 malam dan jam 8 malam sampai 8 pagi," ucapnya.

Wilayah tugas para personel yang ada di posko sendiri ialah Gambut, Bati-bati dan Banjarbaru. Namun, mereka lebih mengutamakan penanganan karhutla di sekitaran Bandara Syamsudin Noor.

"Operasi ini sengaja dibuat memang untuk membantu menangani karhutla sekitaran bandara," ujar Husnil.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 12:06

Tanpa Mahasiswa, Warung-Warung Legendaris Sulit Bertahan; Pelanggan Jalan Cendana Direnggut Pagebluk

Pagebluk menghantam semua sektor. Deretan warung makan legendaris di Jalan…

Kamis, 30 Juli 2020 12:53

Kisah Guru Kunjung yang Membantu Pelajar yang Kesulitan Belajar Daring

Ini barangkali adalah jawaban bagi permasalahan penutupan sekolah masa pandemi.…

Senin, 27 Juli 2020 10:31
Usaha Keluarga yang Coba Bertahan di Tengah Pandemi

Digigit Bisa Belepotan

Kalau Semarang punya lumpia dengan isi rebung, telur, ayam atau…

Sabtu, 25 Juli 2020 10:27

Menyaksikan Pembukaan SMAN Baru di Landasan Ulin

Walau gagal membangun gedung SMA baru di Kecamatan Landasan Ulin,…

Rabu, 22 Juli 2020 11:21

Mengulik Metode Penyembuhan Pasien Covid di RS dan Pusat Karantina

Meski vaksin belum ditemukan, tetapi angka kasus sembuh Covid-19 di…

Selasa, 21 Juli 2020 10:49

Melihat Aktivitas Belajar-Mengajar Santri di Darussalam

Setelah beberapa kali pembatalan akhirnya Pondok Pesantren Darussalam Martapura pada…

Kamis, 16 Juli 2020 11:27

Bupati Kenang Sebagai Sosok yang Baik dan Menjadi Panutan

Ratusan orang mengiringi pemakaman jenazah H Andi Arsyad bin Conding,…

Senin, 13 Juli 2020 10:46

Perajin Cincin Coba Bertahan di Tengah Pandemi: Dulu 20 Juta Perbulan, Sekarang....

Semua perajin perak mengeluh. Dihantam dampak ekonomi dari pandemi. Tapi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:57

Kisah Tetangga Sekolah yang Sempat Ditolak Sistem Masuk Jalur Zonasi: Dibijaksanai Sekolah Setelah Melihat Langsung Rumahnya

Burhanuddin Efendi, seorang calon siswa di SMAN 2 Banjarbaru sempat…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:02

Menyaksikan Ritual Basasuruk Masyarakat Dayak Meratus Kecamatan Piani: Pengganti Aruh Adat, Tetap Ada Pamali

Banyak ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat Dayak Meratus Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers