MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 14 Agustus 2019 11:52
Menjamur di Banjarbaru, Banyak Spanduk Ucapan Hari Raya yang Melanggar Aturan

Satpol PP Bantah Ada Pembiaran

TAK TAHU ATURAN: Spanduk ucapan Hari Raya Iduladha 1440 H yang banyak ditemukan di beberapa titik di Wilayah Banjarbaru. Sayangnya, dalam pemasangan tidak memperhatikan aturan dan estetika, seperti di Jalan A Yani Landasan Ulin, seberang Bandara Syamsudin Noor ini, spanduk diikat ke batang pohon. Foto diambil Senin (12/8), sehari pasca lebaran Iduladha. | Foto; Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Momentum Hari Raya Iduladha kemarin dimaksimalkan banyak pihak. Salah satunya adalah dipasangnya spanduk atau reklame dengan konten ucapan selamat hari raya.

Ucapan ini tidak hanya datang dari Pemerintah Daerah maupun pejabatnya. Namun beberapa tokoh turut memajang nama dan fotonya dengan maksud ucapan selamat lebaran.

Sayangnya, meski secara niatnya ditujukan baik. Tapi masih ada beberapa proses pemasangan spanduk yang mencoreng estetika kota. Bahkan beberapa tampak melanggar Peraturan Daerah.

Diketahui sendiri, Kota Banjarbaru mempunyai Perda No 2 tahun 2011 yang mengatur tentang penyelenggaraan pemasangan reklame. Nah di dalam Perda ini, ada pasal yang mengatur jika pemasangan spanduk harus di tempat yang diperbolehkan.

Dari pantauan Radar Banjarmasin di lapangan. Spanduk-spanduk yang tampak menyalahi aturan terdapat di beberapa lokasi. Seperti di beberapa titik Jalan Mistar Cokrokusomo, A Yani, PM Noor hingga Trikora. Untuk terpantaunya pun spanduk ini dari beberapa hari sebelum dan sesudah Iduladha.

Dari yang kebanyakan ditemui di lapangan khususnya yang mencolok. Marak spanduk yang terkesan asal diikat. Dari tiang plang imbauan dan rambu hingga ada yang diikat di pohon sebagai pilarnya. Jelas tampak sekali semwarut.

Salah seorang pengguna Jalan A Yani, Aulia Hani mengaku cukup terganggu dengan pemandangan tersebut. "Jelek sih, kurang rapi. Apalagi di pohon, terlalu memaksa sekali. Setahu saya tidak boleh mengikat di pohon," katanya.

Hingga kemarin (13/8) siang, dari penelusuran Radar Banjarmasin. Beberapa spanduk khususnya di Jalan Trikora dan Mistar Cokrokusomo masih ada yang dibiarkan. Meskipun di beberapa titik di A Yani dan PM Noor telah ditertibkan aparat.

Atas hal ini, Satpol PP Banjarbaru selaku penegak Perda ketika dikonfirmasi tak menampik keberadaan spanduk-spanduk ini. Disebutkan jika beberapa yang menyalahi aturan memang telah diturunkan dan disita.

"Sudah ada yang kita tertibkan, totalnya 9 spanduk. Semuanya ucapan Iduladha dari beberapa tokoh. Ini kita temukan di Jalan PM Noor dan A Yani. Saat ini spanduknya di tempat kita," kata Kasat Pol PP Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat.

Dalam penertiban ini, spanduk-spanduk ini terang Yanto banyak yang diikat di batang pohon. Meski beberapa ada yang di plang imbauan ataupun secara penempatan mencoreng estetika.

"Sesuai Pasal 5 di Perda No 2 tahun 2011 jika pemasangan spanduk tidak boleh ditempelkan pada pohon penghijauan, tiang listrik milik PLN atau tiang telepon dan rambu-rambu lalu lintas. Juga ada pasal tentang pemasangan agar menciptakan tata ruang kota yang tertib, rapi, indah dan nyaman," bebernya.

Saat ditanya mengapa tidak ditertibkan sebelum pelaksanaan Iduladha dan terkesan menunggu setelah momen lebaran. Yanto mengakui jika memang penertiban tersebut belum sempat terakomodir personel akibat padatnya giat yang dilaksanakan.

"Kita tegaskan bukannya pembiaran, hanya saja memang baru sekarang bisa ditindak. Sebab kemarin-kemarin kita banyak rutinitas dan pengamanan juga. Kita juga berterima kasih kepada. Masyarakat yang turut melaporkan temuan ini," katanya.

Lalu bagaimana nasib spanduk-spanduk ini? Yanto menjawab jika untuk sementara spanduk ini akan disita. "Sembari kita juga coba memanggil yang punya dan memberitahu soal Perda ini."

Jika diamati di lapangan, menurut Yanto ada ketidaktahuan pihak ketiga yang diminta memasang di titik tertentu. "Kemungkinan besar orang yang diupah untuk memasang ini yang sembarangan mengikatnya. Nanti juga kita tanya lebih jauh."

Soal masih ada spanduk yang menyalahi aturan tersisa. Satpol PP sebutnya akan segera menertibkan di titik-titik yang belum terakomodir. "Secepatnya kita turunkan. Sebenarnya kita juga berharap dari yang pemasang bisa menurunkannya, soalnya kan hari lebaran sudah lewat, tapi kenyataannya terkesan dibiarkan saja," sesalnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 03:23

Pemko Pikirkan Pakaian Honorer, Jenis dan Warnanya Digodok Bagian Organisasi

BANJARMASIN - Terkait pakaian tenaga kerja honor di lingkungan Pemko…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:20

Uji Coba BRT Tambahan, Nanti Bisa ke Bandara Naik BRT

BANJARMASIN - Tambahan Bus Rapit Transit (BRT) sudah terealisasi. Lima…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:18

CAT Seleksi Panwascam Tala

PELAIHARI - Sebanyak 183 peserta seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:17

Calon Independen Ramaikan Balangan

PARINGIN – Pilkada 2020 Balangan bukan cuma dimeriahkan bakal calon…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:09

Pentas Seni untuk Donasi Kebakaran Sebuku

BANJARBARU - Pemandangan taman air mancur di depan Minggu Raya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:07

Masih Masuk Musim Peralihan

BANJARBARU - Kerap diguyur hujan beberapa waktu terakhir. Banyak warga…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:06

Penerangan Bundaran Palam Dikeluhkan

BANJARBARU - Meski tergolong kawasan yang cukup ramai. Namun areal…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:00
Parlementaria Balangan

Raperda Inisiatif Penghargaan Bagi Pendiri Balangan Disepakati

PARINGIN - Raperda inisiatif tentang pemberian penghargaan bagi para pendiri…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:56

Makin Merajalela, Tambang Liar di Hutan Tabalong

BANJARBARU – Meski sudah pernah dirazia oleh instansi terkait, pertambangan…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:51

PT. Barito Putera Plantation Tunggu Mediasi Pemda

MARABAHAN - Terkait pemblokiran jalan lahan sawit PT Barito Putera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.