MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Kamis, 15 Agustus 2019 09:31
Kalah di Makassar, Posisi Barito Makin Sulit
Sudah memainkan 14 laga, Barito Putera hanya mengoleksi 12 poin. Kondisi ini makin menyulitkan The Yellow River untuk menjauhi zona degradasi setelah kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga 1 2019.

PROKAL.CO, MAKASSAR - Sudah memainkan 14 laga, Barito Putera hanya mengoleksi 12 poin. Kondisi ini makin menyulitkan The Yellow River untuk menjauhi zona degradasi setelah kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga 1 2019. Bertandang ke markas PSM Makassar, Rafael Silva dkk dipaksa menyerah 2-1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, kemarin (14/8) sore.

Jika dibandingkan dengan tim yang menghuni zona merah saat ini Semen Padang, Persija Jakarta dan Perseru Badak Lampung, ketiganya baru memainkan 11 hingga 12 laga. Hal ini tentu menjadi kerugian bagi Barito yang sudah memainkan 14 laga.

Kemenangan PSM Makassar dibuka melalui gol bunuh diri pemain Barito Putera, Donny Monim di menit ke-60 dan gol melalui titik putih yang dieksekusi Mark Klok di menit ke-75.

Sedangkan gol balasan Barito Putera tercipta melalui sepakan Lucas Silva, memanfaatkan bola rebound umpan Rafael Silva yang gagal dihalau dengan baik oleh Abdurrahman di menit ke-65.

Menanggapi hasil tersebut, pelatih Barito Putera, Yunan Helmi memberikan selamat kepada PSM atas tiga poin yang berhasil mereka amankan di kandang. Meski Yunan menilai sebenarnya pemainnya sudah mampu menjalankan strategi sesuai yang Ia instruksikan.

"Saya berikan apresiasi kepada seluruh pemain yang sebenarnya mampu bermain sesuai intruksi yang saya arahkan," ucap Yunan.

Akan tetapi, satu poin yang diincar Barito gagal karena penalti yang didapat tim tuan rumah. "Mengenai penalti, saya kurang begitu paham. Mungkin wasit menilainya adalah sebuah pelanggaran," jelas Yunan.

Pemain bertahan Barito, Andri Ibo mengatakan laga melawan PSM adalah pertandingan yang cukup menegangkan. Kedua tim saling berbalas serangan. Namun, Ia cukup menyayangkan dengan beberapa keputusan wasit.

"Semoga laga ini menjadi pelajaran bagi kami dan kita semua. Kita ingin sepak bola baju, namun kalau terus seperti ini kita bakal jadi seperti apa," pungkas Ibo.(bir/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 10:35

Rektor ULM Cup Resmi Dibuka, Sutarto Hadi Apresiasi Partisipasi Pecatur Putri

BANJARMASIN – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sutarto Hadi menyatakan…

Sabtu, 21 September 2019 10:33

Selamat Datang FIFA20..!

BANJARMASIN - Tepat sepekan turnamen FIFA19 End Game bergulir. Event…

Sabtu, 21 September 2019 09:52

Tuna Netra, Abdul Tetap Pede Lawan Pecatur Normal

BANJARMASIN – Diantara sekian banyak pecatur yang berlaga di Kejuaraan…

Jumat, 20 September 2019 10:12

Misi Tim Taekwondo Kalsel: Minimal Sampai Delapan Besar

BANJARMASIN – Tim taekwondo Kalsel mengusung misi merebut tiket PON…

Jumat, 20 September 2019 10:08

Pergatsi Optimis Gate Ball akan Dipertandingkan di PON

BANJARMASIN – Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Gate Ball Seluruh…

Jumat, 20 September 2019 10:05

Kejurprov Voli Duduk, Jadi Seleksi Atlet NPC

BANJARMASIN – National Paralympic Indonesia (NPC) Kalsel akan kembali menggelar…

Jumat, 20 September 2019 09:57

Djanur Kecam Kepemimpinan Wasit

MARTAPURA - Bermain dengan sembilan pemain di babak kedua, Barito…

Jumat, 20 September 2019 09:54

Martapura FC Mulai Lewati Masa Krisis

MARTAPURA - Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu,…

Kamis, 19 September 2019 10:59

Bidik Potensi Pecatur Pelajar

BANJARMASIN – Pengurus Percasi Banjarmasin tak menampik akan mempersiapkan pecatur…

Kamis, 19 September 2019 10:57

54 Tim Panaskan Togap Cup 2019

BANJARMASIN – Kejuaraan futsal antar klub bergengsi kembali dilaksanakan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*