MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 15 Agustus 2019 11:03
Gara-Gara Ini, Distribusi Air PDAM Mulai Terancam
TAK OPTIMAL: Intake Sungai Tabuk tak bekerja optimal jika Sungai Martapura surut. | Foto: FACEBOOK

PROKAL.CO, BANJARBARU - Musim kemarau mulai mengancam pendistribusian air bersih PDAM Intan Banjar. Pasalnya, debit air Sungai Martapura tempat mereka mengambil air baku melalui Intake Sungai Tabuk mulai mengalami penurunan.

"Setiap pukul 12 malam sampai empat subuh, Sungai Martapura surut. Hal itu membuat Intake Sungai Tabuk tak bisa beroperasi dengan optimal," kata Plt Kabag Produksi PDAM Intan Banjar, Untung.

Dia mengungkapkan, surutnya air membuat pihak intake mengurangi daya hisap pompa. Sehingga, ketersediaan air baku berkurang. "Tapi untungnya pada dini hari sampai Subuh penggunaan air bersih di masyarakat tidak banyak. Jadi, meski air baku berkurang tidak berdampak ke pelanggan," ungkapnya.

Namun, kekhawatiran tetap mereka rasakan. Untung menuturkan, jika kemarau masih panjang ditakutkan debit air Sungai Martapura semakin surut dan membuat mereka kekurangan air baku pada siang hari. "Kalau cuaca seperti ini terus, bisa-bisa kejadian pada 2015 lalu terulang," tuturnya.

Diceritakannya, pada 2015 lalu Intake Sungai Tabuk yang melayani sekitar 40 ribu pelanggan di wilayah Sungai Tabuk, Kertak Hanyar, Gambut, Aluh-Aluh hingga Landasan Ulin dan sekitarnya setiap harinya harus menghentikan operasional selama empat jam. Akibat kurangnya ketersediaam air baku.

"Karena hampir setiap hari leding mati, saat itu kami harus mendistribusikan air bersih dengan mobil tangki," ceritanya.

Untuk itu, karena pendistribusian air tidak optimal diakibatkan oleh surutnya Sungai Martapura, Untung meminta agar pelanggan berjaga-jaga dengan cara menampung air sebagai persediaan. "Khususnya pelanggan yang berada di wilayah cabang satu Landasan Ulin dan Gambut. Serta, cabang dua wilayah Tambak Sirang dan Aluh-aluh kami minta agar menampung air," paparnya.

Lalu bagaimana dengan Intake Pinus yang melayani 40 ribuan pelanggan di wilayah Banjarbaru, Martapura dan sekitarnya? Dia menyampaikan, hingga kini masih aman. Sebab, debit aliran irigasi tempat mereka mengambil air baku masih normal.

"Kalaupun debit irigasi surut, sebenarnya tidak lagi berpengaruh. Sebab, kita bisa mengambil air dari SPAM Banjarbakula," bebernya.

SPAM Banjarbakula sendiri mengambil air baku langsung dari Mandikapau, Kabupaten Banjar. Sehingga, tidak berpengaruh jika irigasi surut.

Meski begitu, PDAM Intan Banjar tetap melakukan persiapan dan perencanaan untuk menghadapi musim kemarau tahun ini. Kepala Bagian SDM PDAM Intan Banjar, Muhammad Azwar menyampaikan, salah satu persiapan yang mereka lakukan ialah selalu memonitoring dan mengevaluasi jaringan.

"Jaringan jangan sampai bermasalah, apalagi untuk mendistribusikan air ke daerah yang kesulitan air," jelasnya.

Sementara itu, panasnya cuaca juga membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel meminta agar masyarakat siaga terhadap kemungkinan terjadinya kekeringan.

"Perkiraan dari BMKG, Agustus-September cuaca akan panas karena pengaruh El Nino moderate. Hal itu bisa mengakibatkan kekeringan. Jadi kami diminta menyampaikan ke masyarakat supaya siaga," kata Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin.

Dia mengungkapkan, masyarakat diminta siaga lantaran kasus kekeringan dapat menimbulkan berkurangnya ketersediaan air bersih. Serta, terjadinya kebakaran hutan dan lahan. "Semua harus diantisipasi sejak awal," ungkapnya.

Ditanya daerah mana saja yang berpotensi terjadi kekeringan. Pria yang akrab disapa Ujud ini menyampaikan, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya kabupaten/kota yang selalu mengalami kekeringan akibat musim kemarau ialah Kabupaten Banjar, Balangan, Kotabaru dan Banjarbaru.

"Di Kotabaru tahun lalu ada satu kampung yang kekurangan air bersih, lantaran mengalami kekeringan," bebernya.

Namun untuk saat ini, dia menyebut pihaknya belum menerima laporan adanya daerah yang kesulitan mencari air bersih. "Kekurangan air bersih belum ada. Hanya karhutla saja yang sudah mulai muncul," ujarnya.

Jika ada daerah yang kekurangan air bersih, Ujud menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan alat penyaring air portabel untuk mengubah air asam jadi layak minum.

"Kami punya tiga alat saringan portabel yang bisa menyaring air kotor jadi siap minum," ucapnya.

Lalu bagaimana jika di lokasi itu tidak ada air sama sekali? Dia menuturkan, pihaknya juga memiliki sejumlah mobil tangki yang bisa mengantarkan air bersih ke daerah yang terdampak kekeringan.

"Kalau kami dengar ada daerah yang kekurangan air, kami langsung mengantarkannya," pungkasnya.
Sementara itu, Mengantisipasi krisis, PDAM Bandarmasih memastikan ketersediaan air bersih di Banjarmasin aman.

“Hingga saat ini, air bersih masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Banjarmasin,” ungkap Humas PDAM Bandarmasih, Wahid, Senin (12/8).

Wahid menyebut, PDAM Bandarmasih memiliki dua Instalasi Pengolah Air (IPA). Pertama di Jalan A Yani. Air baku yang digunakan berasal dari unit Sungai Bilu, sedangkan di Jalan Pramuka air baku sebagian berasal dari irigasi.

Berdasarkan data yang diterimanya dari petugasnya di lapangan, hingga kemarin, kondisi kadar garam air dari unit Sungai Bilu, masih dalam kondisi yang aman.

“Sungai Bilu dibawah batas Permenkes 492 Tahun 2010 adalah 250 per mg/liter, saat ini 149 mg/liter, apalagi di unit sungai tabuk sangat aman,” jelasnya.

Kalaupun kadar garam air di unit Sungai Tabuk mencapai batas, Wahid meyakinkan kepada masyarakat jangan khawatir. Sebab pihaknya sudah punya cara dalam pengolahan air bersih. Masyarakat tetap dapat mendapat pasokan air bersih. “Kita akan mix dengan air dari Sungai Tabuk, jadi kami pastikan aman,” jaminnya.

Pasokan air bersih di Banjarmasin, tidak mengalami kendala. Hanya aliran air sampai ke rumah masyarakat saja yang cukup kecil di wilayah Basirih dan Pulau Bromo. Karena sebagian masyarakat menggunakan mesin air.

“Kita sudah imbau kepada masyarakat agar yang menggunakan mesin agar beingat-ingat, sehingga masyarakat lainnya bisa mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Salah satu warga Jalan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Abdul Hakim mengatakan pasokan air bersih di wilayahnya tidak mengalami kendala. “Air bersih di tempat saya tidak ada masalah,” tuturnya.

Hanya saja supaya aliran air ke rumah lebih deras, harus menggunakan mesin pompa air. “Kalau tidak mengalirnya kecil, cuma pastinya air tetap aman,” pungkasnya. (ris/gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 10:54

Teroris Berpotensi Masuk ke Kalsel, TNI-Polri dan Pemda Gelar Apel Kesiapsiagaan

Suara ledakan berulang kali terdengar di Lapangan Mako Satuan Brimob…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:50

SDM Jadi Fokus Pembangunan Kalsel 2020

BANJARMASIN – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPBD) Pemprov…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:46

LOWONGAN CPNS: Kalsel Siapkan 1.900 Kursi

BANJARMASIN – Pemerintah menyediakan 100 ribu kursi untuk calon pegawai…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:40

Kaltim Kandidat Ibukota Indonesia, Jokowi: Masih Tunggu Kajian Lagi

BANJARMASIN – Meski Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:37

Tunggu Usulan Ketua DPRD Sementara

BANJARMASIN - Pemenang pileg April tadi bakal dilantik 9 September…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:28

Jabatan Berakhir, Mobil Dinas Anggota Dewan Ditarik

BANJARMASIN - Masa jabatan anggota DPRD Kalsel akan berakhir. Semua…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:15

Banjarmasin Segera Punya Bus Trans, Target Beroperasi: Tahun 2020

BANJARMASIN – Bus Trans Banjarmasin mulai diwujudkan. Namun, bertahap. Dinas…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:49
SMK PP Negeri Banjarbaru

PWMP 2019, SMKPP N Banjarbaru Bentuk 15 Kelompok Baru

Banjarbaru - Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) SMK-PP Negeri…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:29

Demo Mahasiswa UIN: Ini Universitas, Bukan Pasar!

BANJARMASIN – Demo dilakukan puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:27

Putar Balik Makin Jauh, U-Turn VDP dan PJR Bakal Ditutup

BANJARBARU - Arus lalu lintas (lalin) di Kota Banjarbaru kian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*