MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Jumat, 16 Agustus 2019 10:03
Didepak Timnas, Kapten Barito Minta Maaf dan Menyesal, Jadikan Sebagai Pembelajaran
BERKELAKUAN BURUK: Kapten Barito Putera, Rizky Pora terlihat memukul salah satu pemain PSM Makassar saat pertandingan berakhir. Hal ini membuatnya dicoret dari Skuad Timnas Indonesia.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy memutuskan untuk mencoret Rizky Pora dari pemusatan latihan skuad Merah Putih untuk tampil pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Rizky Pora dicoret dari timnas Indonesia karena perilaku buruk seusai pertandingan Barito Putera kontra PSM Makassar pada pekan ke-14 Liga 1 2019. di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (14/8).

Seusai pertandingan yang dimenangi PSM Makassar dengan skor 2-1 atas Barito Putera, Rizky Pora terlihat memukul Bayu Gatra hingga terjatuh.

"Kami mengharapkan tingkat disiplin tertinggi dari para pemain tim nasional. Ini telah dibahas beberapa kali dan para pemain telah diingatkan bahwa mereka adalah representasi dari seluruh pemain Indonesia. Para pemain tim nasional adalah contoh bagi semua. Ini prinsip dan saya tidak main-main dengan hal ini," kata Simon dalam laman resmi PSSI, Kamis (17/8/2019).

Sebagai pengganti, Simon McMenemy memanggil pemain sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi ke timnas Indonesia.

Menaggapi hal ini, Rizky Rizaldi Pora, menyampaikan permohonan maaf terkait sikapnya yang tidak pantas pada laga tersebut. Rizky menyadari telah melakukan perbuatan yang salah.

Dia pun legawa menerima keputusan dari pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy. McMenemy sendiri sudah memilih winger Persib Bandung, Febri Hariyadi, untuk menggantikan posisinya.

"Saya meminta maaf kepada semuanya atas insiden saya dengan Bayu Gatra. Saya juga telah meminta maaf langsung kepada Bayu. Saya juga minta maaf dan menghargai keputusan coach Simon McMenemy terkait pemanggilan saya di timnas Indonesia," kata Rizky Pora.

"Saya jadikan ini proses evaluasi dan pembelajaran bagi saya. Semoga ke depan saya tidak mengulangi perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan saya. Saya tetap dukung timnas Indonesia, serta semoga sukses di kualifikasi Piala Dunia," pungkasnya.(bir/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers