MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Rabu, 21 Agustus 2019 09:32
Tampil Moncer, Tim Dance Kalsel Pastikan Dua Tiket ke PON
PENUH PERSAINGAN: Suasana pertandingan dance sport Pra PON 2019 di Denpasar, Bali, belum lama tadi. Pada ajang tersebut, dancer Kalsel memastikan dua tiket ke PON XX 2020 Papua. | Foto: IODI Kalsel for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Penampilan dancer Kalsel di babak Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2019 di Bali, belum lama tadi terbilang moncer. Pasalnya, dalam laga memperebutkan tiket menuju PON XX 2020 Papua tersebut, tim Kalsel meraih satu medali perak dan lima medali perunggu. Prestasi ini sekaligus menempatkan tim dance sport Kalsel di peringkat ke lima di Pra PON 2019 tersebut.

Muslih, Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Dance Sport Indonesia (Pengprov IODI) Kalsel menjelaskan dari Pra PON 2019, tim dance sport Kalsel berhak atas dua tiket menuju PON XX 2020 Papua.

“Yakni, untuk medali perak yang diraih oleh pasangan Queennansya Tara dan Medina Islamita kategori syncronize latin. Sedangkan, satu tiket lagi menuju PON XX 2020 Papua bisa diraih dari hasil mendapatkan lima medali perunggu,” sebut Muslih.

Lima medali perunggu masing-masing diraih oleh pasangan Dinda Loveliza dan Ilham di kategori Free For All Slowfox, pasangan Marcella Jessica dan Marcelly Pricilla pada kategori syncronize standard, Fremuzar Aditya dan Zihan Haliza di kategori syncronize latin, Achmad Rama Rajasa dan Aniq Ishomi untuk kategori free for all jive, serta pasangan Marva Odelia dan Heriansyah kategori free for all cha cha.

“Nah, karena hanya satu tiket yang tersedia dari lima peraih perunggu ini, maka mau tak mau harus diperebutkan. Yakni, kami akan melakukan semacam kompetisi mini buat lima pasangan dancer Kalsel tersebut. Yang terbaik dari kompetisi mini tersebut, maka berhak tampil di PON XX 2020 Papua mewakili Kalsel,” sebutnya.

Diakui Muslih, hal ini memang berat. Namun, keputusan harus tetap diambil sesegera mungkin. “Soalnya, Pengurus Besar (PB) IODI Pusat menunggu pasangan dancer Kalsel yang mana yang bakal diutus ke PON XX 2020 Papua. Sekaligus untuk mendaftarkan entry by name dan entrey by number ke panitia PON XX 2020 Papua,” sebutnya.

Namun demikian, Muslih tak menampik dua tiket ke PON XX 2020 Papua ini memberikan peluang besar buat Kalsel untuk meraih medali. “Kami tak memasang target tinggi. Namun, setidaknya dengan persiapan yang matang, kami optimistis bisa meraih medali perak,” tandasnya.(oza/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.