MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:45
Kepala Dinas Ikut Berkontes di Pilkada HST, Bagaimana Status PNS-nya?
Bangunan ikonik yang menjadi pintu gerbang Kota Barabai, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Tengah. | Foto: sangkaicity.blogspot.com

PROKAL.CO, BARABAI - Salah satu kontestan yang digadang-gadang bakal meramaikan bursa Calon Kepala Daerah pada Pilkada Tahun 2020 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) datang dari kaum birokrat. Dialah Abu Yazid Bustami.

Saat ini, Abu Yazid Bustami menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) HST. Dia menyatakan mantap maju dalam Pemilihan Kepala Daerah HST melalui jalur perseorangan (independen).

Kepada Radar Banjarmasin, Abu Yazid mengklaim banyak dukungan yang datang dari masyarakat HST. Dengan gagasan yang baik untuk pembangunan dan kemajuan daerah, dia yakin bisa mengemban kepercayaan masyarakat agar memilihnya.

“Selama ini banyak yang menilai bahwa untuk menjadi pejabat membutuhkan dana besar atau harus kaya. Maka dari itu, saya mencoba maju melalui jalur independen atau non partai. Ibarat Pendukung Klub Persebaya, Saya Ini Bonek. Nekat,” ucapnya.

Abu Yazid mengatakan timya telah terbentuk dan tersebar di seluruh Kecamatan serta sebagian Desa di Kabupaten HST. Tentu misinya untuk mengumpulkan KTP dukungan sebagai persyaratan calon yang maju melalui jalur non-partai itu.

Dia mengatakan, setiap hari sedikitnya ada 50 hingga 100 copy KTP yang diterima. Baik yang diserahkan melalui tim maupun warga yang yang datang secara langsung padanya. Abu Yazid yakin 80 persen warga Kabupaten HST sudah mengenalnya karena namanya tertera di Kartu Keluarga, KTP, maupun KIA.

Untuk HST, seorang calon perseorangan perlu mengantongi kurang lebih 19 hingga 20 ribu KTP dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten HST yaitu sekitar 190 ribu Pemilih.

Lantas, bagaimana dengan statusnya sebagai ASN? Abu Yazid Bustami mengatakan akan mengajukan pensiun dini jika dukungan telah terpenuhi pada Oktober mendatang. Namun jika masih belum cukup pengumpulan dukungan diperpanjang sampai Januari.

Lantas, apakah dia bakal menutup diri apabila ada ajakan partai politik? Abu Yazid Bustami mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan ke depan, dia juga membuka diri untuk dukungan partai politik.

“Pembicaraan bersama partai politik juga ada dilakukan. Seperti halnya calon yag lain, visi misi ke depan yang utama adalah apa yang menjadi mayoritas keinginan masyarakat," tuntasnya.

---

Sementara itu, tanda dukungan dari bakal calon kepala daerah yang ingin mencalonkan diri melalui jalur perseorangan harus benar-benar bersiap dengan ketatnya administrasi. Tak hanya kopi KTP, pernyataan berupa tandatangan sebagai bukti memberikan dukungan juga akan diminta.

Tahun ini, bukti dukungan bakal diverifikasi secara faktual. Berbeda dengan pemilu sebelumnya yang hanya memeriksa sampel dari persentase dukungan warga di sejumlah kabupaten/kota.

“Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan ada wacana verifikasi sejumlah dukungan copy E-KTP semuanya. Tak hanya sampel,” beber Komisioner KPU Kalsel Divisi Teknis, Hatmiati kemarin.

Sesuai aturan, calon independen ini sebutnya, harus sudah menyerahkan surat dukungan 21 hari sebelum pendaftaran bakal calon. “Saat ini PKPU nya belum disahkan. Di aturan sebelumnya, surat dukungan harus sudah disampaikan sebelum masa pendaftaran,” terangnya.

Jumlah syarat dukungan yang harus disiapkan calon independen ini sebanyak 8,5 persen dukungan KTP dari penduduk Kalsel. “Bagi calon independen pemenuhan syarat lebih awal. Karena dukungan mereka harus diverifikasi terlebih dahulu,” tambahnya.

Sebagai catatan, jika satu saja ada yang dinyatakan tak memberi dukungan, bakal calon harus menambah dua kali lipatnya. “Misalkan 100 KTP tak benar. Bakal calon harus mengganti sebanyak 200 lembar dukungan kembali dan diverifikasi lagi,” tegasnya. 

Melihat jumlah dukungan sebanyak itu yang harus diverifikasi secara faktual, apakah KPU tidak kewalahan? Hatmiati meyakini tak akan ada kendala yang berat. Pasalnya, selain sebaran harus 50 persen di semua kabupaten/kota, tim verifikasi yang diturunkan berjenjang dari tingkat bawah.

“Semua dilibatkan, dibagi per daerah dukungan. Kalau ada Juknis boleh menambah atau merekrut verifikator, kami siap saja,” tukasnya. 

Dia mengakui, memang agak berat ketika dukungan tersebut datang dari warga yang berada di pelosok, belum lagi memastikan ada tidaknya yang bersangkutan. “Belum lagi jika ada yang sudah meninggal dunia,” imbuhnya. (war/mof/ran/ema)

 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 15:26
Pemkab Balangan

Ansharuddin Roads To Kampung

PARINGIN – Sebagai bagian dari penyerapan aspirasi dan pelayanan kepada…

Senin, 16 September 2019 15:11
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Bagikan Seragam Tahfiz Nurul Iman

TANAH LAUT - PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap melakukan penyerahan…

Senin, 16 September 2019 12:18

Sekcam pun Ingin Maju Pilwali Banjarbaru, 8 Orang Sudah Ambil Formulir ke PDIP

BANJARBARU - DPC PDI Perjuangan Banjarbaru kemarin telah menutup proses…

Senin, 16 September 2019 10:49

Lawan Karhutla: Suntik Tanah Gambut, Sebarkan Fatwa MUI

BANJARBARU – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen melawan kebakaran…

Senin, 16 September 2019 10:45

Pemprov Kalsel Kembali Dianugerahi WTN Wiratama

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menerima Anugerah Wahana…

Senin, 16 September 2019 10:34

Di Kalsel, 3 Kapolres Berganti

BANJARMASIN - Gerbong mutasi di Polda Kalsel dan jajaran Polres…

Senin, 16 September 2019 10:01

Wakapolres Batola Ikut Mutasi

MARABAHAN - Mutasi merupakan kejadian biasa dan berguna untuk penyegaran. Pernyataan tersebut…

Senin, 16 September 2019 09:50

Dishut Kalsel Gelar Salat Istisqa

BANJARBARU - Kalsel saat ini sedang memerlukan hujan, untuk mengurangi…

Senin, 16 September 2019 09:45

Sudah Beberapa Hari, Belum Ada Keputusan Resmi, Heli Masih Diperiksa KNKT

BANJARBARU - Dua hari sudah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)…

Senin, 16 September 2019 09:38
Pemko Banjarbaru

Tiga Tahun Berturut-Turut Raih Penghargaan WTN

BANJARBARU - Kota Banjarbaru tahun ini kembali meraih Penghargaan Wahana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*