MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 22 Agustus 2019 10:44
Publik Helsinki dan Tallin Antusias Simak Kisah Bekantan

Oleh-oleh Perjalanan SBI ke Eropa Utara

KONSISTEN: Kemanapun Amelia Rezeki pergi, dia konsisten mempromosikan misi konservasi Bekantan. Kali ini di Eropa Utara, tepatnya di Finlandia dan Estonia.

PROKAL.CO, Sekali lagi Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) berkesempatan mengenalkan Bekantan ke publik dunia. Kali ini ke Finlandia dan Estonia.

-- Oleh: FAHRIADI NUR, Banjarmasin --

TANGGAL 6 Agustus lalu, founder SBI, Amalia Rezeki berangkat ke Finlandia. Dia menghadiri peringatan Asean Day dan resepsi diplomatik perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Helsinki.

Dalam momentum itu, Amalia diberi kesempatan bicara. Dia memaparkan soal Ecotourism and Wildlife Conservation of South Kalimantan.

Amel, sapan akrabnya, berbicara tentang konservasi dan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kalsel. "Saya mengajak semuanya agar bijak dalam pelestarian dan pemanfaatan alam. Melalui pengelolaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," tuturnya.

Apalagi, publik dunia sedang dicemaskan rentetan isu lingkungan. Terutama perubahan iklim dan pemanasan global.

Dampak pemafaatan alam yang tak bertanggung jawab bakal merusak ekosistem. Habitat satwa terhimpit. Berujung pada kepunahan flora dan fauna. Termasuk si primata hidung panjang, Bekantan.

Sepekan kemudian, Amel menghadiri business forum di Estonia. Tepatnya di Kota Tallin. Di Nordic Hotel ia bertemu konselor dan beberapa asosiasi pariwisata negara tersebut. Termasuk juga para jurnalis.

Dosen Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat itu kembali membicarakan soal Bekantan. Tentang misi penyelamatannya hingga potensi wisata ekologi.

Ditekankannya, selamatkan dulu habitatnya. Lahan basah seperti hutan mangrove dengan vegetasi utama pohon rambai. Tanaman ini sering dijumpai di sepanjang pinggiran sungai di Kalsel.

"Hutan mangrove ini juga dapat menyimpan karbon lebih banyak dari hampir semua ekosistem di bumi. Ini berpotensi sebagai mitigasi pemanasan global," jelasnya.

Jika bisa menyelamatkan habitat Bekantan, peluang pariwisata alam berkonsep Wildlife Tourism pun terbuka. "Memberi kontribusi positif. Tidak cuma ekonomis, tapi juga bagi konservasi keanekaragaman hayati," tuturnya.

Itulah sekilas tentang perjalanan Amel selama sepekan di kedua negara tersebut. Keberangkatannya itu didukung Pemprov Kalsel.

"Usai menjadi narasaumber di forum sana, alhamdulillah direspons positif. Insyaallah ada feedback. Nanti ada kegiatan summercourse dari mahasiswa Finlandia seperti yang pernah dilakukan mahasiswa Newcastle Aussie," katanya.

Menurut Amel, dua negara yang dia kunjungi amat peduli terhadap lingkungan. Terutama Finlandia yang antusias menyimak paparan konservasi Bekantan.

"Finlandia memiliki sembilan kawasan percontohan permukiman yang terintegrasi dengan hutan, kebun buah dan bunga. Kawasan itu difungsikan sebagai penyerap karbon. Salah satu contohnya kawasan Kumpula Allotment Garden di Helsinki," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 09:38

Angkat Perjuangan Guru Terpencil Mempelajari IT

Kantor Pusat Radar Banjarmasin, kemarin kedatangan tamu salah seorang finalis…

Kamis, 12 September 2019 11:44

Posko Bantuan Alalak Selatan: Bantuan Datang dari Segala Penjuru

Dua hari setelah kebakaran hebat di Alalak Selatan, bantuan datang…

Senin, 09 September 2019 12:24

Ayo Gowes sampai Ban Bocor!

Kota Banjarmasin sedang jadi perhatian insan olahraga nasional. Sebagai tuan…

Sabtu, 07 September 2019 12:26

Ersya Purnama Sari, Peserta The Voice asal Banjarmasin

Satu lagi perempuan asli Banjarmasin yang membawa nama baik bagi…

Sabtu, 07 September 2019 12:16

Puluhan Tahun Hanya Diberi Janji, Begini Harapan Warga di Perbatasan HST-HSU

Janji tinggal janji. Itulah yang dirasakan Tatah Cagat Balimau, Desa…

Jumat, 06 September 2019 12:22

Penayangan Pedana Film Suami yang Menangis

"Kalau tidak mampu, lebih baik bersabar. Cukup dengan satu istri”.…

Kamis, 05 September 2019 13:19

Tergantung Leding, Tak Takut Lagi Surutnya Sungai Pas Kemarau

Tinggal di kota seribu sungai tak membuat Banjarmasin berlimpah air…

Rabu, 04 September 2019 11:34

Tarif Ojek Online Naik, Sayangnya Insentif Malah Turun

Tarif baru ojek online (ojol) dimulai serentak seluruh Indonesia sejak…

Selasa, 03 September 2019 11:49

Ibnu Sina Tantang Siswa Menulis tentang Banjarmasin

10 detik awal yang dilakukan 79 persen generasi milenial saat…

Minggu, 01 September 2019 09:59

Begini Sensasi Naik Helikopter Pengebom Air

Setiap hari di musim kemarau helikopter pengebom air berpatroli di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*