MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 26 Agustus 2019 09:13
Dikalahkan Kotabaru FC, Peseban Gagal ke Perempat Final Liga 3, Pelatih: Wasit Sangat Merugikan dan Pemain Kami Kelelahan
Kotabaru FC vs Peseban

PROKAL.CO, KOTABARU – Pupus sudah harapan Peseban untuk melangkah ke babak perempat final Liga 3 zona Kalsel. Di laga pamungkas grup A Liga 3 zona Kalsel, The Yellow Alligator takluk atas Kotabaru FC dengan skor 3-0 di Stadion Bamega, Kotabaru, kemarin sore (25/8).

Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak Puji Nurhad (26), Firdaus (62) dan Deby Setya (64). Atas hasil ini Peseban hanya mengoleksi tiga poin, setelah tiga poin lainnya dipangkas karena terkena sanksi Komdis Asprov PSSI Kalsel.

Peluang Peseban makin sulit bersaing sebagai runner up terbaik. Pesaingnya di grup C, Persepan Pagatan juga kalah di kandang sendiri dengan pemuncak klasemen grup C, PS Kabupaten Tapin dengan skor 1-2. Meski kalah, poin Persepan masih unggul ketimbang Peseban.

Pelatih Peseban, M Noor mengungkapkan bahwa anak asuhnya cukup mengalami kelelahan dalam laga kali ini. Meski menguasai pertandingan di babak pertama, konsentrasi anak asuhnya sempat buyar saat Kotabaru melancarkan serangan melalui sepak pojok.

Berniat menghalau bola, tandukan Narius Saman justru mengarah kepada penjaga gawang Eko Budi. Usaha Eko Budi untuk melakukan penyelamatan pun gagal karena bola membentur badannya setelah mengenai mistar gawang.

“Namun saya sayangkan adalah kepemimpinan wasit yang sangat merugikan. Apalagi di babak kedua, meski anak-anak sudah tampil all out dan mampu mengimbangi permainan lawan, ulah wasit menjadi-jadi,” ungkapnya.

Dalam laga yang dipimpin wasit asal Tanah Bumbu M Jailani Malik itu, M Noor mengaku banyak keputusan yang dinilai keliru dan sangat merugikan mereka.

“Bahkan parahnya saat kami hanya bermain sepuluh orang akibat permainan keras lawan, wasit juga masih tidak bisa berlaku adil terhadap kami. Jadi hal ini tentu sangat disayangkan jika terus terjadi di persepakbolaan Banua,” kritiknya.

Kapten Peseban, Denny Indra Permana mengakui bahwa faktor kelelahan menjadi alasan mereka cukup keteteran meladeni permainan tuan rumah. “Meskipun secara permainan sudah ada peningkatan, kelelahan pemain dan kepemimpinan wasit cukup mengganggu konsentrasi kami di lapangan,” katanya.(bir/dye/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.