MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 26 Agustus 2019 09:41
Aksi Solidaritas Mahasiswa Farmasi: Protes Anies Baswedan dari Banjarmasin
Perwakilan 45 kampus farmasi se-Indonesia sedang berada di Hotel Palm untuk pekan ilmiah, dimana Banjarmasin menjadi tuan rumahnya. Mereka lalu mengundang media untuk membacakan pernyataan sikap.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) menggelar pembelaan atas nasib seorang apoteker yang disanksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tindakan Anies dinilai berlebihan. Aksi solidaritas itu bahkan menular sampai ke Banjarmasin.

Kasus ini berawal dari obat kedaluwarsa kepada ibu hamil yang berobat di Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, 13 Agustus tadi.

Apoteker yang tercatat sebagai PNS pemprov itu kemudian dibebastugaskan oleh Anies. Meski sanksi itu tidak permanen, Anies dituding telah berbuat tak adil.

Nah, kebetulan perwakilan 45 kampus farmasi se-Indonesia sedang berada di Hotel Palm untuk pekan ilmiah. Dimana Banjarmasin menjadi tuan rumahnya. Mereka lalu mengundang media untuk membacakan pernyataan sikap.

Sekjen ISMAFARSI, Muhammad Dzikri Ramadhan meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengecek praktik kefarmasian di puskesmas itu, sudah sesuai regulasi atau tidak. Acuannya adalah Permenkes No 74 Tahun 2016.

"Agar kasus ini lebih objektif, tidak menyudutkan salah satu profesi saja," ungkap Dzikri.

Tuntutan lain, Kemenkes harus menguatkan alokasi SDM di puskesmas di seluruh daerah. Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga dituntut lebih serius dalam melindungi apoteker di negeri ini.

Dzikri berharap, masyarakat bisa lebih tenang dalam melihat kasus ini. Menurutnya, vitamin B6 yang diberikan apoteker itu baru kedaluwarsa satu hari. Dia menjamin, kandungannya belum mencapai taraf berbahaya bagi si peminum.

"Kami menyesalkan pembebastugasan itu. Soal langkah selanjutnya, kami masih menunggu keterangan resmi polisi. Apakah tergolong tindak pidana atau tidak," pungkasnya. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers