MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Rabu, 28 Agustus 2019 10:31
Viral di Medsos, Sebenarnya Bolehkah Ambulans Angkut Jenazah?
SIAP SEDIA: Ambulans di RSUD Ulin Banjarmasin terparkir di samping IGD Banjarmasin, Selasa (27/8). | FOTO: ENDANG SYARIFUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Video seorang pria menggendong jasad seorang anak karena Puskesmas menolak mengantarkan ke rumah duka menjadi viral di dunia maya. Banyak komentar miring dari para netizen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel, Muslim angkat bicara terkait penggunaan mobil ambulans. Dia menilai dari kasus di Tangerang itu, tidak bisa diambil kesimpulan jika ambulans tidak bisa melayani karena bukan peruntukannya. “Tergantung kondisi di lapangan, tidak ada rotan akar pun jadi,” kata Muslim, Selasa (27/8) sore.

Jika memang saat itu tidak ada transportasi yang digunakan untuk mengangkut jenazah, maka mobil ambulans bisa digunakan. Hanya saja yang harusnya mengeluarkan kebijakan adalah pimpinan puskesmas, bukan staf yang bertugas.

“Segala kejadian yang terjadi harus dilihat sejauh mana darurat atau tidaknya, dan yang bisa mengeluarkan kebijakan adalah pimpinan disitu,” jelasnya.

Jika dilihat dari fungsi, memang ada perbedaan antara ambulans dan mobil jenazah. Dalam mobil ambulans terdapat peralatan medis sementara mobil jenazah tidak. Kalau dipaksakan mungkin akan sulit jika harus memasukan keranda mayat ke dalam mobil ambulans. 

Di bagian lain, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Suciati memastikan ketersediaan ambulans dan mobil jenazah bagii kebutuhan pasien.

“Kita punya enam unit, tiga unit ambulans dan tiga unit mobil jenazah. Semuanya selalu siap jika sewaktu-waktu mau digunakan,” ujarnya.

Meskipun, tutur mantan Direktur Rumah Sakit Umum Ratu Zaleha Kabupaten Banjar ini, ada beberapa unit mobil ambulans yang usianya sudah uzur, tapi jika dalam keadaan mendesak masih layak pakai.

Suci, demikian dia disapa, mengatakan masyarakat kurang mampu yang memerlukan mobil ambulans maupun mobil jenazah tak perlu khawatir tak dilayani. Dia menjamin, masyarakat akan tetap mendapat pelayanan.

“Kita punya dana pendamping, syaratnya masyarakat kurang mampu, mereka bisa menggunakan mobil itu,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*