MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 30 Agustus 2019 10:16
Ketika PDAM Bandarmasih Putar Otak Saat Ingin Berubah Status

Ide Barter Uang Pemprov

DISKUSI: Pimpinan PDAM Bandarmasih ketika melakukan pertemuan dengan anggota DPRD Kota Banjarmasin, beberapa waktu lalu. | FOTO: FAHRIADI NUR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, PDAM Bandarmasih sedang memutar otak. Mencari solusi agar bisa berubah status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Apa persoalannya?

---

Ketentuan utamanya, PDAM mesti mengembalikan uang penyertaan modal yang diberikan Pemprov Kalsel. Supaya perusahaan air minum ini sepenuhnya bisa mandiri di bawah kendali pemko. Nominalnya tak bisa disebut sedikit. Sebesar Rp65 miliar.

Di sinilah persoalannya. Mereka tak punya anggaran sebesar itu. Apalagi jika harus dibayarkan langsung. Kecuali bertahap.

"Saat pertemuan dengan pemprov, disimpulkan bahwa uang penyertaan modal itu tidak mungkin dihibahkan. Artinya, jika memang begitu, kami butuh waktu untuk mengembalikannya," kata Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi.

Apalagi, PDAM saat ini sedang kesulitan. Keuangan mereka pas-pasan. Apalagi tak ada penyertaan modal dari pemko. Salah satu penyebabnya, karena status perusahaan yang belum berubah. Problem itulah yang coba mereka pecahkan.

Jujur saja. Sejauh ini PDAM belum dapat jalan keluar. Mereka butuh masukan. Yudha berharap akan ada solusi terbaik. "Kalaupun nantinya memang harus dikembalikan, ada keinginan dari pemko untuk mengembalikannya secara bertahap," ucapnya.

PDAM memang sudah saatnya berubah status. Supaya bisa mandiri di bawah kepemilikan pemko. Jadi lebih leluasa dalam melakukan pengembangan dan memaksimalkan pelayanan untuk masyarakat.

"Mudah-mudahan di awal tahun 2020 nanti, segala prosesnya bisa dituntaskan. Sekarang kami masih mencoba merumuskan dan mengomunikasikan dengan pemprov," harapnya.

Meski begitu, Yudha memastikan dengan keterbatasan mereka tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal. "Bagaimanapun pelayanan tetap yang utama," katanya.

Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini menyebut mereka memahami problem yang dihadapi PDAM. Untuk itu dia mendorong pemko untuk serius memikirkan solusi. Supaya kucuran dana investasi dari pemprov itu bisa dikembalikan.

"Jika pemprov ngotot tidak bisa menghibahkan, pemko wajib memikirkan skema pembayarannya. Kalau tidak bisa mencicil juga, coba cari cara lain. Misal, dibarter dengan investasi pemko yang ada di Bank Kalsel," katanya.

Yang Isnaini maksud adalah uang penyertaan modal dari pemko ke Bank Kalsel. Nominalnya mencapai Rp120 miliar. Menurutnya, itu bisa saja digunakan untuk membebaskan saham pemprov yang melekat di PDAM Bandarmasih.

"Langkah ini mungkin bisa jadi salah satu pilihan. Demi kelancaran proses perubahan status PDAM," sebut politisi Gerindra itu.

Anggota Komisi II lainnya, Muhammad Faisal Hariyadi juga sependapat. Bahwa dana yang diinvestasikan pemko ke Bank Kalsel layak dipikirkan.

"Ini adalah salah satu langkah yang bisa diambil pemko. Jangan sampai dengan keterbatasan PDAM saat ini, justru berdampak buruk pada pelayanan terhadap masyarakat," ucapnya.

Meski begitu, mereka tetap berupaya membantu pemko. Agar pemprov mau menghibahkan dana yang sudah mereka kucurkan ke PDAM. Kalaupun pada akhirnya tak bisa, maka menurut Faisal, langkah paling realistis dengan menarik investasi di Bank Kalsel.

"Kami akan mendorong pemko untuk melakukan itu. Supaya PDAM bisa membayar uang yang ditagih pemprov," tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Pemprov Kalsel berinvestasi sebesar Rp65 miliar ke PDAM. Terbagi menjadi dua. Rp54 miliar berupa dana, dan Rp11 miliar barang. Itulah yang diminta untuk dikembalikan agar pemko bisa memiliki sepenuhnya perusahaan air minum tersebut untuk menjadi Perumda.(nur/dye/ema)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 14:32

Misteri Pertemuan Paman Birin di Kiram, Nadjmi: Tak Etis Kalau Saya Bicara

BANJARBARU - Dalam beberapa hari terakhir di media sosial beredar…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:21

Meski BPJS Menunggak, RSJ Sambang Lihum Diuntungkan Pasien Narkoba

Tak hanya RSUD Ulin yang pusing dengan tunggakan BPJS. Uang…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:55

Rebutan Parpol di Kotabaru

KOTABARU - Perebutan kursi Parpol mulai mewarnai peta politik di…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:48

MIRIS..! Banyak Anak Alalak Putus Sekolah, Padahal kan Banjarmasin ini Ibu Kota Provinsi

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin kembali mendengar kabar miring. Kali ini…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:45

AWAS..! Dana Alokasi Khusus Bisa Dipangkas

BANJARMASIN - Memasuki triwulan ketiga, Dana Alokasi Khusus (DAK) kucuran pemerintah…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:26

DPRD Merasa Diabaikan Dalam Keputusan Pembangunan Taman Edukasi, Pemko: Kami Tak Gunakan APBD

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin merasa diabaikan oleh pemko dalam pembangunan…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:19

Pilwali Banjarmasin, Golkar Tunggu Haris Makkie

BANJARMASIN - Pengembalian berkas pendaftaran bakal calon Pilwali Banjarmasin melalui…

Rabu, 16 Oktober 2019 13:12

Dapat Banyak Dukungan, Muhammad Imam Satria Jati Mantapkan Diri, Pemilihan Ketua KNPI Mulai Panas

BANJARMASIN - Ketua Bidang Hukum DPD KNPI Kalsel, Muhammad Imam…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:44

Mungkinkah Gerbang Pal 18 Selesai 60 Hari..? PUPR Optimis

BANJARBARU - Nasib wacana pembangunan gerbang perbatasan wilayah di Km…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:40
Pemko Banjarbaru

Walikota Hadiri Jambore Kader PKK

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP…

Ofisial, Pelatih, dan Panitia Baku Hantam di Kejuaraan Karate

ULM Tambah Guru Besar, Sutarto Dorong Dosen-Dosen Meneliti

Bukan Hanya di Banjarmasin, di Kabupaten Banjar Juga Banyak Ikan Mati Mendadak, Pembudidaya Merugi Ratusan Juta

Tutupi Tunggakan BPJS, Direktur RSUD Tolak Pinjam Ke Bank

Dua Gusti Lamar Golkar Banjar, Wakil Gubernur Sepi Pendaftar

Hermansyah Marah-marah Lagi, Gara-gara Ada Kadis Keluar Negeri

Proyek Gedung Parkir Rp3 Miliar Dibatalkan, Dishub Incar Cungha Cunghui

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

Pipa PDAM Bocor Berjamaah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*