MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 31 Agustus 2019 10:04
Kalo Gunakan Air PDAM, Jangan Pakai Mesin Pompa..! Bisa Rugikan Orang Lain
PERBAIKAN: Pegawai PDAM Bandarmasih memperbaiki pipa distribusi utama di depan IPA I Jalan Ahmad Yani. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Volume distribusi air bersih tak merata di Banjarmasin. Ada wilayah pelanggan yang kebagian kucuran deras. Adapula yang kerannya mengalir kecil.

Fakta itu diakui Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi. Bahwa tingkat kederasan aliran air di Banjarmasin memang tak merata. "Terus kami benahi. Termasuk perawatan dan penggantian pipa tua," ucapnya.

Tapi bukan itu intinya. Ketika air tak mengalir deras, ada problem sosial yang muncul. Yakni inisiatif warga yang kerap menggunakan mesin pompa demi melancarkan air di rumahnya.

Sebenarnya tak ada yang salah. Karena memang belum ada larangan. Selama warga menggunakan jaringan legal, maka sah-sah saja. Tapi Anda perlu tahu, bahwa cara itu justru memperburuk aliran air.

Yudha coba menjelaskan. Ketika mesin pompa dihidupkan, maka air di dalam pipa utama tersedot maksimal. Efeknya, aliran air di rumah-rumah yang tak menggunakan mesih bakal makin mengecil.

"Karena air akan tersedot secara paksa kearah mesin pompa. Jadi tekanan ke rumah-rumah lainnya mengecil," jelasnya.

PDAM ingin memberi pemahaman soal itu. Bahwa penggunaan mesin pompa bisa merugikan orang lain. Apalagi kalau aliran air sedang tak maksimal. , Sayang, tak ada regulasi yang membatasinya.

PDAM tak bisa berbuat banyak. Mereka cuma bisa mengimbau. "Mereka yang menggunakan mesin pompa kan tidak mencuri. Mereka menggunakan jaringan yang legal. Hanya saja untuk memperlancar aliran, mereka menggunakan daya mesin," kata Yudha.

Hanya saja dia menyayangkan ulah nakal pengguna mesin pompa. Yang kerap mengambil kesempatan ketika distribusi air sedang tersendat. "Kadang segelintir pelanggan menghidupkan mesin untuk menampung sebanyak-banyaknya air bersih. Kemudian dijual lagi kepada warga lainnya dengan mahal," pungkasnya. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers