MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 01 September 2019 10:45
Kala ULM Bikin Mobil Listrik Penumpang Perdana di Banua
JAJAL MOBIL LISTRIK: Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Dino Patti Djalal (depan) berkeliling kampus bersama Rektor Universitas Lambung Mangkurat Sutarto Hadi, Sabtu (31/8). Kehadiran mantan juru bicara Presiden Indonesia ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono ini untuk melantik pengurus ADI wilayah Kalsel.

PROKAL.CO, Mobil listrik penumpang akhirnya hadir. Adalah Wasaka Team yang berhasil merealisasikannya. Kemarin di Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Team ULM Banjarbaru, mobil berwarna kuning ini diluncurkan secara resmi.

-------------------------

Pertama ditilik. Mobil listrik ini mengingatkan dengan mobil golf. Ya, bentuknya sangat mirip. Bagian samping dibuat terbuka tanpa pintu. Lengkap dengan kursi yang bisa menampung sampai enam orang.

Selidik demi selidik, bentuk mobil ini ternyata memang terinspirasi dari mobil golf. Yang membedakan, mobil ini punya bagian atap yang berbeda. Sebab, panel surya (surya cell) bertenaga 200 WP ditanam di atapnya.

"Jadi selain menggunakan baterai, mobil ini juga bisa memanfaatkan cahaya matahari lewat panel surya di atapnya. Jadi sambil parkir atau jalan bisa terus mengisi lewat paparan terik matahari," ujar Reynaldy Perdana, Manajer non Teknis Wasaka Team.

Ya, kemarin mobil ramah lingkungan dan polusi ini resmi diperkenalkan kepada publik. Buah tangan mahasiswa ULM Fakultas Teknik ini juga diresmikan Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi.

Berbicara mobil listrik, memang Wasaka Team pernah menelurkannya beberapa tahun lalu. Namun kapasitasnya bukan mobil sebagai penumpang massal. Melainkan mobil listrik yang diikutkan kontes di tingkat internasional.

Sejak proyek itu, pengerjaan mobil listrik penumpang hanya tinggal menunggu waktu. Reynaldy mengatakan untuk membuat satu purwarupa mobil ini dibutuhkan waktu satu bulan 15 hari. Namun untuk riset dan pengembangannya sudah dimulai dari Juni 2019 lalu.

"Kita (Wasaka Team) mulai awal sekali tahun 2015, tapi hanya untuk lomba. Makin ke sini terus melakukan riset, nah di tahun 2019 akhirnya bisa mulai mengerjakannya," bebernya.

Dalam pengembangan, mereka juga mengalami permasalahan klasik; kekurangan dana. Makanya kata Reynaldy, meski sudah mulai dari 2015, hanya di tahun 2019 bisa dieksekusi.

"Kita langsung dapat bantuan dan dukungan dari bapak Rektor di tahun 2019 ini, Alhamdulillah bisa selesai dan dipergunakan. Untuk biaya pembuatan totalnya 110 juta rupiah," infonya.

Meski telah melalui riset dan pengembangan, rupanya ketika proses pengerjaan, beberapa kendala sempat dialami tim. Salah satunya cerita Reynaldy ihwal pembentukan bodi mobil.

"Kalau ditanya paling susah, ya pembentukan bodi. Gimana agar bentuknya tetap estetik, terus aerodinamikanya hingga soal presisinya. Di bodi sih yang agak susah kemarin," kenangnya.

Meski secara pengerjaan desain dan bahan bodi ini dilakoni oleh Wasaka Team. Namun beberapa komponen inti harus didatangkan dari luar. Bahkan ada komponen yang dari luar negeri.

"Untuk baterai kita beli di Amerika, kapasitasnya 8000 watt. Lalu dinamo listriknya juga beli di liuar, namun masih dalam negeri. Kalau sisanya dibikin sendiri di sini," terangnya.

Mobil ini menggunakan terangnya menggunakan transmisi otomatis. Dalam proses mengisi dayanya, diperlukan waktu 5-8 jam. Dengan kapasitas baterai 8000 watt, mobil ini bisa digunakan hingga 60-80 kilometer.

"Kecepatannya maksimal hanya 20 kilometer perjam. Ini kita kira sudah sangat cukup untuk digunakan di lingkungan kampus," tambahnya.

Dalam pemaparan tim, mobil ini diklaim bisa melaju tanpa kebisingan dibanding mobil konvensional selama ini. Wartawan sendiri pun berkesempatan mencoba mengetesnya.

Selama dinaiki, memang tak ada suara deru mesin. Halus sekali. Untuk cara melaju, mobil ini juga cukup stabil. Hanya saja, memang di bagian keempukan suspensi kasar.

Pandangan senada turut diutarakan Sutarto Hadi. Menurutnya bagian suspensi harus lebih dikembangkan. "Iya, suspensi mungkin harus diperhatikan agar lebih nyaman ketika melewati jalanan yang kurang mulus. Namun selebihnya sangat bagus, mesinnya sangat halus dan tanpa bising," ucapnya.

Rektor mengaku sangat bangga atas raihan mahasiswanya ini.
"Kita memang selalu support inovasi yang dilakukan mahasiswa ULM. Apalagi mereka punya keinginan untuk mengembangkan mobil listrik, tentu kita sangat mengapresiasi," ujar Rektor.

Soal adanya keinginan dari Wasaka Team agar mobil listrik ini bisa diproduksi massal secara internal ULM, Sutarto mengatakan tiap-tiap fakultas bisa mempertimbangkan peluang mobil listrik ini.

"Saya kira setiap fakultas bisa menggunakannya sebagai operasionalnya. Yang jelas ada evaluasi ke depan, di bagian mana ada kelemahan, nah ini bagian dari riset dan perkembangan," kata Rektor.

Tak lupa pria yang baru saja meluncurkan buku biografi ini melihat peluang dari mobil listrik ini. Menurutnya, bisa saja mobil tersebut dilirik para investor yang ingin lebih mengembangkannya bahkan memproduksi secara massal.

"Mungkin jika ada yang tertarik bisa kita kerjasamakan dan pasarkan," ucapnya seraya mengatakan mobil ini juga cocok dipakai untuk operasional Pemda (Pemprov) di perkantoran.

Yang jelas, inilah mobil yang akan dipakai Sutarto Hadi berkeliling kampus. "Kemungkinan besar jadi operasional di Rektorat," ucapnya. (rvn/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 16:19
Pemkab Balangan

Uyau Moris Manggung di Pagelaran Seni Sanggam Buana

PARINGIN – Tidak kurang dari 15 grup tari dari beberapa…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:48

Kapal Tugboat Batubara Hantam Pasar Marabahan

MARABAHAN - Kapal tongkang pengangkut batubara kembali membuat masyarakat Marabahan…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:52

Lagi, Kalsel Tak Dapat Jatah Menteri, KPK Tandai Menteri-Menteri Jokowi

BANJARMASIN - Usai Prof Gusti Muhammad Hatta yang dipercaya menjadi…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:46

Pemprov Tunggu HASIL KASN

BANJARMASIN - Nama-nama calon pejabat pimpinan tinggi di lima SKPD…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:38

Kalau Cuma Menggusur, Gampang

BANJARMASIN - Tak kunjung jera. Begitulah warga penghuni kolong Jembatan…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:36

Usai Pelantikan Presiden, Herman Mulai Bergerilya

BANJARMASIN - Seusai pelantikan presiden, Hermansyah mulai bergerak. Wakil Wali…

Rabu, 23 Oktober 2019 07:49

Pilkada Banjarbaru Terbuka Peluang Poros Ketiga: Dokter Halim dan Rizqillah

BANJARBARU - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banjarbaru memastikan menggelar…

Rabu, 23 Oktober 2019 07:36
Pemko Banjarbaru

Wawali Buka Sosialisasi Penguatan Fungsi Pasar Rakyat

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…

Rabu, 23 Oktober 2019 07:32
Pemkab Tanah Bumbu

Kelurahan Batulicin Juara 2 Lomba Poskamling

BATULICIN - Kelurahan Batulicin meraih Juara 2 Lomba Poskamling tingkat…

Rabu, 23 Oktober 2019 07:31
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Kunjungi SMPN 1 Sungai Loban

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor mengunjungi SMP…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*