MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Senin, 02 September 2019 09:58
Jalan Sehat 1 Muharram, Jangan Lupakan Sejarah
BENDERA START: Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina melepas peserta jalan santai di Kuliner Baiman, kemarin. Kian berkesan karena acara itu turut diramaikan para tokoh pendiri Taman Pendidikan Alquran di Kalsel. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, MENYAMBUT Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Alquran (LPPTKA) Kalsel menggelar jalan sehat, kemarin (1/9) pagi.

Start-nya dari Kuliner Baiman di Jalan Ahmad Yani kilometer empat. Dibuka langsung Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. Selain merayakan 1 Muharram, jalan sehat itu juga memeriahkan milad BKPRMI ke-42 dan milad LPPTKA ke-30.

"Jalan santai diikuti sekitar 700 peserta. Berbeda dari biasanya, peserta membawa bakul untuk memunguti sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Ahmad Yani," ucap Camat Banjarmasin Selatan M Yusrin.

Dari Kuliner Baiman, peserta putar balik di depan Hotel Banjarmasin Internasional. Panitia juga menyediakan ratusan hadiah kejutan. "Doorprize disediakan 186 TPA. Untuk dibagikan kepada pemenang undian jalan santai," tambahnya.

Pioner pendirian Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Kalsel, Ustadz H Chairani Idris juga hadir. Menjabat Ketua BKPRMI Kalsel pada tahun 1989, dia berbagi sedikit cerita.

"Itu inisiatif bersama-sama kawan pada 30 tahun silam. Dimulai dengan gerakan TK Alquran. Kala itu, memang tak ada satu pun TK Alquran di Kalsel. Pada akhirnya, tahun 1990, Kalsel justru menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia," ungkapnya.

Bahkan, Kalsel menjadi juara umum Festival Anak Saleh edisi pertama yang digelar tahun 1992. Belakangan, dia menggagas Tahfiz Anak Usia Dini (TAUD).

Program menghafal Alquran untuk anak-anak kecil. "Tempatnya di belakang kantor Kecamatan Banjarmasin Utara di Jalan HKSN. Usia pendaftar minimal 4 tahun," tukas Chairani.

Sementara itu, Ibnu mengaku bangga dengan sejarah perjuangan pendidikan Alquran di Banjarmasin yang bisa menginspirasi Indonesia.

Tiga dekade berlalu, Ibnu berharap LPPTKA semakin berkembang. "Kepada warga Banjarmasin, pada tahun baru ini, semoga hidup menjadi lebih baik. Kalau lebih baik, artinya tidak ada hijrah," pungkasnya. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*