MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 06 September 2019 11:07
Semua Instansi Main 'Komitmen Fee', Sudah Jadi Tradisi
Ilustrasi: Detik

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Tradisi komitmen fee di kalangan pejabat daerah sudah menjadi sesuatu yang umum dilakukan. Meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap melakuykan penangkapan, tetapi kebiasaan meminta fee dari rekanan sejatinya dilakukan hampir semua pejabat daerah.

Setidaknya itulah yang diungkapkan pengamat hukum Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Fikri Hadin. Dia mengatakan di kalangan pejabat dan kontraktor modus ini sudah sangat familiar dan bukan hal baru.

Bahkan sebutnya, jika melihat dari kasus-kasus yang ditangani Kejaksaan maupun Kepolisian, kejahatan komitmen fee sudah direncanakan sebelum anggaran diketuk di dewan. "Ini bukan sesuatu hal baru. Modus ini masuk pasal suap menyuap," ujar Fikri kemarin.

Dosen Fakultas Hukum ULM itu menambahkan, permainan proyek menggunakan APBD dengan memanfaatkan fee proyek biasanya menggunakan rekanan yang dekat dengan pengguna anggaran. "Sudah direncanakan bersama dengan penyedia jasa," ungkapnya.

Fikri menyebut, permainan fee proyek ini susah diberantas jika tak ada komitmen yang baik dari pengguna anggaran. Memang aturan penunjukan langsung proyek dengan anggaran di bawah Rp200 juta menjadikan kesempatan menunjuk rekanan yang dekat. "Modus seperti ini sudah kelaziman kasus tipikor yang ada sekarang," tandasnya.

Dia menyebut contoh kasus Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif. Kontraktor melakukan suap dengan menyetujui fee 7,5 persen atau sebesar Rp3,6 miliar untuk pekerjaan RSUD Damanhuri Barabai. Salah seorang kontraktor pekerjaan jalan dan jembatan mengaku, komitmen fee ini sudah berjalan sejak lama.

Tanpa komitmen fee sebutnya, mustahil pekerjaan akan diberikan. Kecuali melalui lelang pekerjaan. Lelang pun bukan berarti tanpa celah.

Salah seorang rekanan pemerintahan yang ditemui Radar Banjarmasin mengatakan komitmen fee ini permainan di semua instansi. "Tanpa komitmen fee, tak mungkin ada proyek yang didapat. Semacam memuluskan," ujarnya yang hanya mau berbicara jika namanya tak dikorankan.

Nilai komitmen fee sebutnya bervariasi, ada yang nilainya mencapai 10 persen dari nilai kontrak pekerjaan. Ada pula yang hanya 5 persen. Tapi tak jarang ada pula yang lebih dari 15 persen. "Biasanya program-program pekerjaan tahun depan sudah disiapkan penyedia jasanya. Ini lumrah," pungkasnya.

Sekdaprov Kalsel Abdul Haris menepis anggapan bahwa komitmen fee ini biasa terjadi. Dia mengatakan modus komitmen fee tak terjadi di Pemprov Kalsel. Dikatakannya, lelang proyek di Pemprov berjalan sesuai aturan yang berlaku. "Pak Gubernur (Sahbirin Noor) juga sudah menegaskan, laporkan jika hal ini diterjadi. Di Pemprov saya tegaskan tak ada komitmen fee," tegas Haris. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:43

Rahman Bernyanyi, Nyamuk Cs Pemilik Paket Sabu Ditangkap

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan Polres Hulu Sungai Utara,…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:39

Sembunyi Sepekan, Residivis Dibekuk

BANJARBARU - Berhasil selama kurang lebih sepekan bernafas lega. Pelarian…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:54

Larangan Parkir Tak Ditaati, Komisi III: Dishub Jangan Kendor

BANJARMASIN - Larangan parkir apalagi bongkar muat di Jalan Pangeran…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:42

Dua Sahabat Terjerat Sabu

BANJARMASIN - Dua warga Alalak Selatan ditangkap personel Polsekta Banjarmasin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:38

Sepekan Ditangkap 45 Tersangka

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk sebanyak…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:50

Pembunuh di Terminal Cangkring Terungkap

RANTAU – Akhirnya, peristiwa berdarah yang menewaskan Rahmat Hidayat (31),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*