MANAGED BY:
KAMIS
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 07 September 2019 12:05
BUMD Minim Kontribusi akan Dievaluasi
TERTUTUP: Pemprov Kalsel melakukan rapat tertutup dengan agenda evaluasi kinerja BUMD Kalsel di Setdaprov Kalsel.

PROKAL.CO,

BANJARMASIN – Tak ingin terus merugi. Pemprov Kalsel selaku pemegang saham sebanyak 93 persen di PT Bangun Banua, melakukan evaluasi kinerja terhadap salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalsel ini, di Setdaprov Kalsel.

Dipimpin langsung Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris. Rapat evaluasi kinerja BUMD ini digelar tertutup. Tampak hadir kala itu, Plt Asisten II Setdaprov Kalsel, Hanif Faisol Nuropiq, Kepala Biro Sarana dan Prasarana Setdaprov, Ina Yuliani hingga jajaran BUMD Kalsel.

Usai rapat, Haris menyampaikan kepada awak media bahwa kinerja BUMD Kalsel menjadi fokus pihaknya saat ini untuk dimaksimalkan. Bahkan, secara blak-blakan dia mengatakan, jika dalam evaluasi yang dilakukan pihaknya ini harus merombak struktur organisasi di PT Bangun Banua, pihaknya bisa saja melakukannya.

Diakui Haris, selama ini koordinasi dengan BUMD belum berjalan dengan baik. Dengan evaluasi ini menurutnya, selaku pemegang saham dengan gelontoran penyertaan modal. Tentu Pemprov akan melakukan monitoring rutin kepada BUMD Kalsel. “Kami tak ingin membiarkan investasi yang ditanamkan di perusahaan ini hanya memberikan beban psikologi dan beban anggaran bagi Pemprov,” ujarnya.

Sekdaprov juga mengakui, hingga bulan Mei lalu, PT Bangun Banua bersama PT Askrida belum memberikan deviden kepada Pemprov. Namun, data terbaru hingga 5 September 2019 tadi, penerimaan dari BUMD mengalami perubahan. Dimana, PT Askrida memberikan deviden sebesar Rp350,4 juta dan PT Bangun Banua sebesar Rp828,2 juta. “Bisa saja jika setelah dievaluasi dan kinerjanya tak berubah kami meminta perombakan struktur,” kata Haris.

Meski pemprov tak bisa langsung mengintervensi kepada BUMD karena aturan Perseroan Terbatas (PT). Namun tegas Haris, selaku pemilik modal pihaknya memiliki kewenangan melakukan monitoring dan dorongan kepada BUMD. “Sebagai pemilik modal dan penanam saham kami memiliki kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers