MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 07 September 2019 12:26
Ersya Purnama Sari, Peserta The Voice asal Banjarmasin

Menyanyi Bikin Bahagia

PROKAL.CO, Satu lagi perempuan asli Banjarmasin yang membawa nama baik bagi kota ini. Adalah Ersya Purnama Sari. Siapa dia?

-- Oleh: FAHRIADI NUR, Banjarmasin --

Ersya lahir di Banjarmasin 22 tahun silam. Dia anak pertama pasangan Syaifullah dan Raudatul Jannah.

Beberapa waktu lalu, Ersya tampil di panggung blind audition The Voice Indonesia. Membawakan lagu Soulmate yang dipopulerkan Kahitna.

Dalam audisi tersebut, suara Ersya membuat juri bersemangat. Hingga akhirnya Titi DJ, Vidi Aldiano dan Anindyo Baskoro memencet tombol di kursinya (tanda mereka memilih).

Mahasiswi Fakuktas Ekonomi Uniska itu akhirnya bergabung di tim Titi DJ. Kalau Anda pengin tahu lebih detail, silakan tonton sendiri di YouTube.

Sebelum menembus babak blind audition, Ersya menempuh perjalanan panjang. Dia mengikuti audisi di Banjarmasin beberapa bulan lalu. Bersaing dengan ratusan penyanyi lainnya.

"Saya pede saja. Pokoknya menyanyi saja. Sebulan setelah audisi, tiba-tiba masuk email, kalau saya lolos ke tahap blind audition," ceritanya.

Ersya rupanya bukan penyanyi dadakan. Dia sudah gemar menyanyi sejak SD. Kala bersekolah di SDN Kebun Bunga 4.

Kemampuannya menyanyi makin menjadi. Saat sekolah di MTs Mulawarman, ia mulai menerima tawaran mengisi acara. Sejak itulah skillnya makin terasah. "Boleh disebut, sejak itu sudah jadi pekerjaan," ucapnya.

Orang tua Ersya sebenarnya tak mengajarinya menyanyi. Dirinya juga tak pernah sekolah musik. Murni otodidak. Kebetulan ia dibesarkan dalam keluarga yang punya kemampuan menyanyi. "Mama suka menyanyi. Jadi ketularan deh jadi hobi," sebutnya.

Bagi Ersya, menyanyi itu obat segala-galanya. Membuat bahagia dalam situasi apapun. Senang ataupun sedih. "Pokoknya senang aja rasanya, menyanyi atau mendengarkan musik," ungkap penyuka warna hitam, biru dan merah itu.

Selama ini, menurut Ersya kedua orang tuanya mendukung hobinya itu. Tak pernah membatasi kegiatannya bermusik. "Mereka selalu mendukung," sebutnya.

Kenapa memilih jadi penyanyi? Jawabnya sederhana, menghasilkan. Bagi Ersya, hobinya itu bisa mendatangkan rezeki. "Saya menikmatinya. Kalau hobi bisa dijadikan penghasilan, kenapa tidak," ucapnya.

Tapi ada satu pesan orang tua yang selalu jadi panutan Ersya. Selalu bersyukur dengan atas apapun yang diraih.

"Pesan mamah dan papah, kamu mau jadi apa saja, yang penting ingat dengan agama. Harus selalu bersyukur, apapun hasilnya. Karena itulah rezeki kamu. Itu pesan ortu," tutur Ersya.

Ada hal spesial yang dilakukan Ersya sebagai peserta The Voice. Yakni membawa kearifan budaya Banjar ke panggung nasional. Apakah itu? Bakul purun dan Sasirangan.

"Mulai ikut audisi di Banjarmasin sampai di tahap blind audition, saya menggunakan Sasirangan. Saya juga kasih bakul purun ke bunda Titi DJ," kata pemilik akun Instagram @galuhsari15 itu.

Begitulah sekilas tentang Ersya. Dalam waktu dekat dia kembali tampil di babak knockout. Dirinya bakal berjuang merebutkan tiket ke battle round. "Saya mohon doa dari masyarakat Banjarmasin, agar bisa lolos ke babak selanjutnya," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*