MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 10 September 2019 10:04
Maling 14 Rumah Kosong Diringkus: Residivis Berbahaya, Punya Pistol Rakitan
DITANGKAP: Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya (tengah) saat memperlihatkan barang bukti dari pencuri spesialis rumah kosong bernama Suparni (31) dalam jumpa pers di Mapolres Banjarbaru, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Tim gabungan jajaran Polres Banjarbaru dibantu Resmob Polda Kalsel berhasil membekuk pencuri spesialis rumah kosong bernama Suparni (31). Tak tanggung-tanggung, 14 rumah sudah dibobolnya untuk mengambil harta benda yang ada di dalamnya.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya, mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada Rabu (4/9) tadi di rumahnya, Kompleks Indragiri Mulya, Kelurahan Loktabat Utara.

"Sebelumnya kami menerima laporan masyarakat, bahwa banyak rumah kosong yang dibobol. Saat kami selidiki kasusnya, ternyata mengarah ke pelaku," katanya dalam gelar perkara di Mapolres Banjarbaru, kemarin.

Lanjutnya, petugas mencurigai Suparni karena memang merupakan residivis dalam perkara yang sama: pencurian di rumah kosong.

"Tapi saat dilakukan penggerebekan, dia malah berusaha melarikan diri dengan naik ke atas rumah. Beruntung 45 menit kemudian pelaku berhasil diamankan saat bersembunyi di atap rumah warga,” ceritanya.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian. Selain itu, aparat juga menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta 24 amunisinya di rumahnya.

Lantas, apakah senjata api ini pernah digunakan oleh pelaku dalam aksinya? Kelana Jaya menegaskan bahwa sampai saat ini senjata api tersebut belum pernah digunakan.

“Ini senjatanya juga tidak bisa dipakai. Pelaku mengaku mendapatkan senjata ini dengan membeli di online. Saat ini masih kita dalami terkait penjualan senjata api ini,” bebernya.

Selain barbuk hasil curian dan senjata api, dia mengungkapkan, pihaknya juga mengamankan satu tabung gas beserta alat semprot yang digunakan pelaku untuk melebur kaca rumah yang dibobolnya. "Alat semprot berbahan khusus ini untuk meleburkan kaca hingga emas," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, saat berhasil diamankan Suparni ternyata dalam pengaruh sabu-sabu. Ketika didalami, pihaknya kemudian mengamankan Ahmadi, yang merupakan penjual barang haram tersebut.

"Pelaku Ahmadi kami tangkap di kediamannya, di Kompleks Cempaka Indah. Saat digeledah, petugas menemukan 4,7 gram sabu yang disimpan dalam sangkar burung," terangnya.

Kembali ke Suparni, diakuinya bahwa aksi membobol rumah tersebut sudah dilakukan di 14 TKP di Kota Banjarbaru. Dia melakukan pencurian rumah kosong hampir kebanyakan seorang diri. Namun juga pernah bersama dengan temannya yang identitasnya sudah dikantongi dan dalam pengejaran petugas.

“Modusnya, pelaku saat beraksi memantau terlebih dahulu rumah yang menjadi incaran, kemudian menggunakan jasa ojek online untuk mengantar. Apabila banyak barang yang dibawa, pelaku menyewa mobil pikap. Bahkan berani bolak balik jika banyak barang curian yang dibawa,” pungkas AKBP Kelana Jaya.

Atas perbuatannya, Sarpani dikenakan pasal berlapis yakni UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 1 ayat 1 terkait kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman paling berat 20 tahun penjara.

Kemudian, pasal 363 ayat 1 ke 3,4 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 Tahun. Serta, UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka Ahmadi, dikenakan UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ris/bin/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:17

Begundal Sabu HSU Dibongkar

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan menggulung tiga pemakai sabu,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 08:56

Diganti Jika SIM Sudah Mati

BANJARBARU - Secara nasional, Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model…

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*