MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 10 September 2019 11:27
Didemo, Diminta Duduk di Aspal, Wajah Anggota Fraksi Partai Gerindra ini Memerah
SEMPAT EMOSI: Anggota DPRD Kalsel Lutfi Syaifuddin memilih masuk kembali ke gedung dewan setelah diminta duduk di aspal bersama mahasiswa. Pelantikan 55 anggota DPRD Kalsel digelar Senin (9/9) kemarin. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Wajah Lutfi Syaifuddin langsung memerah. Emosi anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalsel sempat tak terkontrol, lantaran mahasiswa meminta dirinya untuk duduk lesehan di aspal di siang hari pelantikan.

Lutfi bersikukuh tak mau menuruti permintaan mahasiswa yang memintanya agar duduk untuk mendinginkan suasana. Sebelumnya, mahasiswa bersama ormas menggelar aksi di depan Rumah Banjar.

Massa yang berjumlah sekitar seratusan, meminta kepada seluruh anggota dewan yang dilantik kemarin untuk menemui mereka. Namun, yang turun ke luar hanya empat orang. Diataranya, Lutfi dan Ketua DPRD Kalsel sementara, Supiah HK.

Usai anggota ormas menyampaikan aspirasi, giliran mahasiswa yang mengambil pengeras suara. Belum lagi berorasi, mereka sudah beradu mulut. Pasalnya, mahasiswa meminta kepada anggota dewan yang baru dilantik ini untuk duduk lesehan di aspal.

Para perwakilan anggota dewan ini bersikukuh tak mau menuruti permintaan mahasiswa. Alasan mereka adalah, pihaknya hanya menerima aspirasi yang ingin disampaikan. Bukan sampai duduk lesehan di atas aspal.

“Kalian ini menyampaikan aspirasi, atau menyuruh, memerintah kami duduk, saya menanyakan?” kata Supian HK yang diwarnai sorakan kecewa demonstran.

Mahasiswa terlihat tak terima lantaran permintaan mereka tak dituruti. Hingga Lutfi yang berada di samping Supian sempat terpancing emosinya. Lutfi sempat mengacungkan jarinya ke mahasiswa.

Dengan nada tinggi dan muka memerah, Lutfi meminta kejelasan instruksi duduk di atas aspal itu. “Apa bedanya kami duduk di sini, Kamu mahasiswa harus beradab,” tegas Lutfi.

--

Bisa ditebak, kericuhan dan aksi saling dorong pun tak terelakkan. Lutfi dan Supian HK langsung meninggalkan massa untuk masuk kembali ke rumah Banjar dengan pengawalan ketat aparat.

Usai ditinggalkan, massa semakin beringas. Aksi dorong semakin memanas. Untungnya, aparat keamanan tak terpancing. “Kami cuma minta duduk, mereka menolak. Kami ini adalah wakil mereka,” koar koordinator aksi, Rudy Wahyudi.

Dia berkilah, maksud permintaan duduk sama-sama tersebut bukan bertujuan merendahkan jabatan wakil rakyat. Melainkan hanya untuk mendinginkan suasana dan memudahkan dialog saat penyampaian aspirasi.

Secara simbolik, mahasiswa ingin menyerahkan korek telinga, tolak angin, dan kembang. Korek telinga ini disimbolkan agar wakil rakyat tak segan mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Sementara, tolak angin dimaknai, agar wakil rakyat yang duduk di kursi empuk dewan tak kemasukan hal-hal yang membuat rakyat dirugikan. Sedangkan kembang, dimaknai untuk selalu mengharumkan suara rakyat yang sudah mempercayakan jabatan kepada mereka.

--

Kericuhan akhirnya mereda, setelah Rosehan NB dari Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mendatangi mahasiswa. Bahkan, air mata Rosehan sempat menetes ketika menerima kembang yang diserahkan oleh mahasiswa kepadanya. “Saya ingat almarhum Ayah saya,” tutur Rosehan.

Pantauan Radar Banjarmasin, pengamanan pelantikan 55 Anggota DPRD Kalsel kemarin berjalan ketat. Tak memiliki undangan, jangan harap bisa masuk ke area Rumah Banjar. Bahkan, dua kendaraan Barakuda milik TNI dan Polri disiagakan sejak pagi.

Untuk masuk ke halaman Rumah Banjar. Tamu diperiksa tujuannya. Tak sampai disitu, begitu ingin memasuki Ruang Rapat Paripurna, tamu harus melintasi metal detector. “Sangat ketat. Saya tadi padahal cuma ingin mengantar sesuatu ke dalam. Tapi tak bisa masuk karena tak memiliki undangan dan id card,” kuluh Andre.

--

Sementara itu, macam-macam dilakukan anggota DPRD Kalsel di hari pelantikannya. Misalnya M Yani Helmi yang datang ke Rumah Banjar dengan naik sepeda motor. Anggota DPRD Kalsel terpilih ini bahkan membonceng istri tercintanya.

Yani menjelaskan, hari pelantikan berbenturan dengan sejumlah agenda kegiatan di Banjarmasin. Banyak masyarakat Banjarmasin yang datang ke acara Haul ke-93 Mufti H Jamaluddin atau yang lebih dikenal dengan julukan Surgi Mufti. “Jalanan macet pagi, makanya saya pilih pakai motor, kebetulan saya juga hobi naik motor,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan hal itu untuk menyiasati area parkir yang terbatas. “Kalau parkir jauh, kasihan istri jalan, mending naik motor,” timpalnya. (gmp/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 12:19

Lawan Petahana, Denny Optimis Dapat Perahu

BANJARMASIN – Meski belum mendapat kepastian tiket untuk maju di…

Kamis, 21 November 2019 12:16

Jadi Biang Macet, Warga Diminta Maklumi Proyek Jembatan Sungai Lulut

BANJARMASIN – Jembatan Sungai Lulut yang menjadi biang kemacetan di…

Kamis, 21 November 2019 12:11

Cinta dan Restu Orang Tua Saja Tak Cukup, Mau Menikah Harus Bersertifikat Dulu, Juknisnya Sedang Ditunggu

BANJARBARU - Mulai tahun 2020, menikah tak cukup hanya bermodalkan…

Kamis, 21 November 2019 12:02

Syarat CPNS: Prodi Tidak Harus Terakreditasi

BANJARBARU - Kabar gembira bagi pendaftar CPNS 2019 yang belum…

Kamis, 21 November 2019 11:55

Buku Soal CPNS Laris Manis, Banyak Toko Kehabisan Strok

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 membawa berkah bagi…

Kamis, 21 November 2019 11:51

BAHAYA..! Jembatan Kuin Mulai Miring, Pagar Tampak Rapuh, Besi Banyak Lepas, Papan Ulin Renggang

BANJARMASIN - Kampung Kuin terkenal berkat objek wisata religinya. Yakni…

Kamis, 21 November 2019 11:44

Proyek Rehab Pasar Tungging Terlambat, Masih Menunggu Pemindahan Tiang PLN

BANJARMASIN - Tiang-tiang penyangga rangka atap Pasar Tungging sudah mulai…

Kamis, 21 November 2019 11:40

IRONI..! Di Kota Seribu Sungai, Tak Ada Armada Pengangkut Sampah Sungai

BANJARMASIN - Dijuluki Kota Seribu Sungai, sayangnya, masih banyak sampah…

Kamis, 21 November 2019 11:35

14 Miliar untuk BPJS Warga Miskin, Dinsos Jadi Penjaga Gawang

BANJARMASIN - Pemko mengalokasikan Rp14,1 miliar untuk pembayaran iuran BPJS…

Kamis, 21 November 2019 11:21

Listrik Naik, PLN Diserbu Massa

BANJARBARU - Kantor Wilayah PLN Kalselteng di Panglima Batur Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*